Apakah Astronot Perlu Menggunakan Tabir Surya di Luar Angkasa?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 21 April 2019 | 06:35 WIB
Apakah Astronot Perlu Menggunakan Tabir Surya di Luar Angkasa?
Ilustrasi pakaian astronot. [Shutterstock]

Suara.com - Tabir surya digunakan untuk melindungi kulit dari sengatan sinar Matahari. Sinar ultraviolet (UV) sendiri merupakan gelombang elektromagnetik yang dilepaskan oleh Matahari. Terkena paparan sinar tersebut dalam takaran yang sesuai bisa membuat tubuh lebih baik. Misalnya, kontak langsung dengsn sinar ultraviolet B (UV-B) mendorong kulit manusia untuk memproduksi vitamin D3.

Namun, jika menyerap terlalu banyak sinar ini dapat membuat DNA rusak dan tidak dapat diperbaiki. Kerusakan tersebut nantinya akan memicu penyakit kanker kulit. Selain UV-B, terdapat dua kategori radiasi UV yaitu ultraviolet A (UV-A) dan ultraviolet C (UV-C).

Setiap jenis sinar ini bergerak pada panjang gelombang yang berbeda. Sinar UV-C dianggap sangat berbahaya bagi manusia. Untungnya, Bumi memiliki lapisan ozon yang bertugas menyerap hampir semua sinar UV-C yang memasuki atmosfer Bumi.

Tabir surya sendiri diciptakan dengan beberapa tingkatan SPF yang berbeda, yang memberikan pertahanan bagi kulit terhadap paparan sinar UV yang berhasil menembus lapisan ozon. Lalu bagaimana dengan para astronot yang pergi ke luar angkasa?

Bulan sendiri tidak memiliki banyak atmosfer sehingga permukaannya dipenuhi radiasi ultraviolet. Dengan begitu banyaknya paparan radiasi UV di Bulan, sebagian besar orang mungkin berpikir bahwa astronot yang mengunjungi Bulan akan pulang dengan sengatan Matahari yang mengerikan. Tetapi hal itu terjadi.

Ilustrasi astronot di luar angkasa. [Shutterstock]
Ilustrasi astronot di luar angkasa. [Shutterstock]

Para astronot yang dikirim ke luar angkasa rupanya tidak memerlukan pelindung seperti tabir surya. Hal itu dikarenakan pakaian luar angkasa dibuat dengan kain tebal yang menghalangi sinar UV.

Pakaian tersebut juga dilengkapi dengan helm tebus pandang. Perancang helm tersebut menggunakan bahan polikarbonat yang distabilkan ultraviolet, plastik ultra-tangguh yang melindungi wajah para astronot dari radiasi UV.

Dilansir dari How Stuff Works, risiko paparan terkena sengatan Matahari menurun ketika para astronot berada di dalam pesawat ruang angkasa. Misalnya, di dalam Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Para astronot hanya menggunakan kemeja dan celana katun biasa saat melakukan pekerjaan sehari-hari di dalam stasiun luar angkasa tersebut. Untuk menghalau sinar Matahari, ISS menggunakan jendela yang dapat memblokir sinar UV.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Akan Kembali ke Bulan pada 2024

Amerika Serikat Akan Kembali ke Bulan pada 2024

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 21:26 WIB

Tantang China, AS Targetkan 5 Tahun Siap Kirim Kembali Astronot ke Bulan

Tantang China, AS Targetkan 5 Tahun Siap Kirim Kembali Astronot ke Bulan

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 08:14 WIB

Stres Akibat Penerbangan Luar Angkasa Bangkitkan Virus yang Tertidur

Stres Akibat Penerbangan Luar Angkasa Bangkitkan Virus yang Tertidur

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:25 WIB

Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?

Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 11:32 WIB

Saat Memfoto dari Luar Angkasa, Astronot NASA Rekam Cahaya Aneh

Saat Memfoto dari Luar Angkasa, Astronot NASA Rekam Cahaya Aneh

Tekno | Selasa, 12 Februari 2019 | 20:32 WIB

Toilet di Stasiun Luar Angkasa Meledak, Astronot NASA Kerepotan

Toilet di Stasiun Luar Angkasa Meledak, Astronot NASA Kerepotan

Tekno | Jum'at, 08 Februari 2019 | 08:16 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×