Ingin Buktikan Bumi Datar, Nekat Terbangkan Roket dari Antartika

RR Ukirsari Manggalani | Tivan Rahmat
Ingin Buktikan Bumi Datar, Nekat Terbangkan Roket dari Antartika
Mike Hughes, seorang pendukung teori Bumi datar di Amerika Serikat, berfoto bersama roket yang akan mengantarnya ke angkasa pada Januari 2018 [Facebook/Mad Mike Hughes].

Ide ini akan direalisasikan oleh Mike Hughes, seorang "penganut" faham Bumi datar.

Suara.com - Mike Hughes, "penganut' pengertian bahwa Bumi itu datar tengah berencana menerbangkan roket miliknya sendiri di Antartika untuk membuktikan pendapatnya tadi.

Dikutip dari Philly Voice pada Senin (22/4/2019), lelaki paruh baya ini akan menjelaskan detil eksperimennya bulan depan, tepatnya di ajang Flat Earth: Exit the Matrix Expo yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat.

Di acara perkumpulan penganut Bumi datar itu, ia akan mengumumkan rencana peluncurannya menggunakan Rockoon, akronim dari rocket balloon. Artinya, roket yang akan dipakai oleh Mark Hughes bisa berubah menjadi balon setelah roket meluncur.

Rockoon dan persiapan Mad Hughes yang dijadikan pariwara menyambut peluncuran mereka di Antartika [YouTube: Rocketman].
Rockoon dan persiapan Mad Hughes yang dijadikan pariwara menyambut peluncuran mereka di Antartika [YouTube: Rocketman].

Setelah peluncuran perdananya tahun lalu, lelaki yang dijuluki sebagai "Mad Hughes" ini mengatakan roket tadi diharapkan mampu membawanya terbang lebih tinggi.

"Sekitar 10 km hingga 13 km," ujarnya saat ditanyai penambahan ketinggian yang bisa dicapai oleh Rockoon.

Terkait alasan pemilihan Antartika yang dijadikan lokasi peluncuran roket, Mark Hughes beralasan bahwa benua atau kontinen dingin ini adalah salah satu tempat krusial dalam teori Bumi datar.

Gilanya, para penganut Bumi datar mempercayai bahwa di Antartika terdapat tembok es raksasa yang mengitari Bumi yang seolah-olah menjadi pembatas antara dunia ini dengan antariksa.

Sebelumnya, sekitar tahun lalu, Mike Hughes berhasil menerbangkan dirinya setinggi 572 m dengan pusat peluncuran di Gurun Mojave, California, Amerika Serikat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS