Google Ubah Cara Karyawan Melaporkan Pelecehan dan Diskriminasi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 26 April 2019 | 13:15 WIB
Google Ubah Cara Karyawan Melaporkan Pelecehan dan Diskriminasi
Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat. (Shutterstock)

Suara.com - Google mengumumkan adanya perubahan cara karyawan melaporkan tindak pelecehan dan tuduhan diskriminasi, setelah terjadinya insiden pemogokan massal karyawan pada tahun lalu.

Google sebelumnya telah menghadapi serangan dari para karyawannya yang berimbas pada 20.000 pekerja keluar dari pekerjaan mereka pada November lalu. Para pekerja menuntut perubahan dalam perusahaan dan eksekutif Google memenuhi beberapa tuntutan tersebut.

CEO Sundar Pichai mengumumkan di bulan yang sama bahwa perusahaan akan membuat opsi arbitrase untuk pelecehan seksual dan tuduhan. Hal itu akan mengubah cara karyawan melaporkan pelecehan dan diskriminasi.

CEO Google Sundar pichai. [AFP]
CEO Google Sundar pichai. [AFP]

Dalam sebuah posting blog yang dirilis pada 25 April, perusahaan memberikan pembaruan di mana sekarang karyawan dapat melaporkan tindakan yang mereka terima di sebuah situs web khusus dan Google telah merilis laporan pelanggaran internal tahunannya.

Google juga secara terbuka merilis kebijakannya tentang pelecehan dan masalah tempat kerja lainnya. Kebijakan yang ditulis dalam sebuah dokumen setebal 13 halaman itu merinci apa yang memenuhi syarat sebagai pelecehan dan diskriminasi serta bagaimana Google akan menyelidiki masalah-masalah tersebut.

Melonie Parker selaku kepala pejabat keanekaragaman mengatakan bahwa mendengarkan gagasan yang dimiliki karyawan adalah bagian dari pekerjaannya dan menerima umpan balik tentang bagaimana Google dapat meningkatkan lingkungan tempat kerja.

"Kami tidak akan menerapkan setiap gagasan yang diajukan karyawan kami (atau dari dunia luar), tetapi kami selalu mendengarkan dan kami menganggap umpan balik yang konstruktif," ucap Melonie Parker, seperti yang dikutip dari The Verge.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Populer di Indonesia, Bagaimana Cara Google Duo Bersaing dengan WhatsApp?

Populer di Indonesia, Bagaimana Cara Google Duo Bersaing dengan WhatsApp?

Tekno | Kamis, 25 April 2019 | 04:05 WIB

Google Doodle Ingatkan Pengguna untuk Mencoblos di Pemilu 2019

Google Doodle Ingatkan Pengguna untuk Mencoblos di Pemilu 2019

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 07:54 WIB

Google Izinkan Pengguna Android Gunakan Ponselnya Sebagai Kunci Keamanan

Google Izinkan Pengguna Android Gunakan Ponselnya Sebagai Kunci Keamanan

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 13:41 WIB

Google Wing Luncurkan Layanan Pengiriman Drone di Australia

Google Wing Luncurkan Layanan Pengiriman Drone di Australia

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 14:30 WIB

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Apple Bajak Pakar AI Google Lagi

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Apple Bajak Pakar AI Google Lagi

Tekno | Minggu, 07 April 2019 | 11:00 WIB

Berkat AI Google, Astronom Temukan Dua Planet Baru

Berkat AI Google, Astronom Temukan Dua Planet Baru

Tekno | Jum'at, 29 Maret 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:08 WIB

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

×