Google Blokir Pengembang Aplikasi Pabrik Klik Palsu

Dythia Novianty

Sabtu, 27 April 2019 | 13:19 WIB
Google Blokir Pengembang Aplikasi Pabrik Klik Palsu
Ilustrasi logo Google. (Shutterstock)

Suara.com - Google memblokir pengembang China populer dari Google Play Store dan secara sistematis menghapus puluhan aplikasinya setelah BuzzFeed. Aksi ini dilakukan setelah peneliti keamanan menemukan pengembang melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna.

Pengembang China DO Global, yang sebagian dimiliki Baidu, ditemukan memproduksi klik iklan palsu untuk mendapatkan penghasilan, di antara praktik penipuan lainnya.

“Kami mengambil tanggung jawab kami untuk melindungi pengguna dan pengiklan secara serius, dan berinvestasi dalam alat serta sumber daya untuk memerangi penipuan dan penyalahgunaan secara global. Kami secara aktif menyelidiki perilaku jahat, dan ketika kami menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan, termasuk penghapusan pengembang untuk memonetisasi aplikasi mereka dengan AdMob atau menerbitkan di Play," tulis Google seperti dilansir dari The Verge.

Google tidak secara resmi mengkonfirmasi bahwa langsung memblokir DO Global. Setidaknya enam aplikasi ditemukan oleh para peneliti berisi kode untuk mengklik iklan palsu yang akan berjalan di latar belakang bahkan ketika pengguna tetap menutup aplikasi.

Google Play Store [shutterstock]
Google Play Store [shutterstock]

DO Global sebelumnya memiliki sekitar 100 aplikasi di Play Store, banyak dari mereka terdaftar di bawah nama pengembang lain, seperti "Grup Alat Pic." BuzzFeed melaporkan bahwa 46 dari mereka sekarang hilang.

Check Point menulis dalam penelitiannya, “Di dunia di mana pendapatan iklan dapat menghasilkan pendapatan yang sangat tinggi, tidak mengherankan mengapa pelaku jahat mengejar kegiatan penipuan terhadap agen iklan. 'Ikuti uangnya' adalah aturan praktis yang baik saat menyelidiki kampanye jahat."

Ini bukan pertama kalinya Google harus menghapus sejumlah besar aplikasi untuk pelanggaran. Pada Januari tahun lalu, Google menghapus 60 game dari Play Store setelah Check Point menemukan bug berbahaya yang terdapat dalam aplikasi yang menampilkan iklan porno. Banyak permainan tersebut ditujukan untuk anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Populer di Indonesia, Bagaimana Cara Google Duo Bersaing dengan WhatsApp?

Populer di Indonesia, Bagaimana Cara Google Duo Bersaing dengan WhatsApp?

Tekno | Kamis, 25 April 2019 | 04:05 WIB

Google Doodle Ingatkan Pengguna untuk Mencoblos di Pemilu 2019

Google Doodle Ingatkan Pengguna untuk Mencoblos di Pemilu 2019

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 07:54 WIB

Google Izinkan Pengguna Android Gunakan Ponselnya Sebagai Kunci Keamanan

Google Izinkan Pengguna Android Gunakan Ponselnya Sebagai Kunci Keamanan

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 13:41 WIB

Google Wing Luncurkan Layanan Pengiriman Drone di Australia

Google Wing Luncurkan Layanan Pengiriman Drone di Australia

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 14:30 WIB

Berkat AI Google, Astronom Temukan Dua Planet Baru

Berkat AI Google, Astronom Temukan Dua Planet Baru

Tekno | Jum'at, 29 Maret 2019 | 07:00 WIB

Pantau Penggunaan AI yang Tidak Etis, Google Bentuk Dewan Penasihat

Pantau Penggunaan AI yang Tidak Etis, Google Bentuk Dewan Penasihat

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:00 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×