Ditemukan Makam Zaman Batu dengan Cakar Beruang, Diduga Bekas Ritual

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Minggu, 05 Mei 2019 | 12:59 WIB
Ditemukan Makam Zaman Batu dengan Cakar Beruang, Diduga Bekas Ritual
Ilustrasi kerangka manusia (Shutterstock).

Suara.com - Para arkeolog belum lama ini menemukan cakar beruang berusia 4.500 tahun di makam Zaman Batu yang berada di Polandia. Tidak hanya cakar beruang, para arkeolog juga menemukan kerangka manusia dan kerangka anak kecil yang sudah terpotong-potong.

Sebelumnya, seorang penduduk desa menemukan situs pemakaman tersebut saat sedang membuat galian. Situs tersebut lalu diperiksa oleh para arkeolog yang tergabung dalam Science in Poland di bawah pengawasan Kementrian Sains dan Pendidikan Tinggi negara tersebut.

Dari penggalian tersebut, para arkeolog menemukan rongga yang mengarah ke pintu masuk besar dari ruangan tempat ritual mengerikan dilakukan.

Di tempat tersebut, para arkeolog menemukan kerangka pria dewasa dan seorang anak kecil yang sudah dipotong-potong. Tepat di rongga yang terdapat di bawah pintu masuk, para arkeolog juga menemukan rahang babi, tulang sapi dan cakar beruang.

''Ternyata di bagian bawah rongga pintu masuk, sebelum ceruk penguburan, ditemukan tulang sapi dan cakar beruang yang hampir lengkap. Temuan ini benar-benar unik jika dibandingkan dengan kuburan Neolitikum lainnya..'' ujar Elzbieta Sieradzka dari Institut Universitas Rzeszow.

Ilustrasi beruang (Shutterstocks)
Ilustrasi beruang (Shutterstocks)

Dilansir dari Newsweek, penemuan ini jelas disebut sangat unik, karena sebelumnya penemuan serupa tidak pernah ditemui dalam kuburan Neolitikum.

Cakar beruang yang ditemukan ini berada dalam susunan anatomi yang rapi. para arkeolog berpendapat jika cakar tersebut sengaja ditempatkan di makam ini. Tersusun sangat rapi, dapat dikatakan bahwa cakar beruang, tulang sapi, dan rahang babi ini bukan sisa pesta atau perayaan.

Miroslawa Zabilska-Kunek dan Daniel Makowiecki, dua arkeolog yang melakukan analisis pada tulang tersebut menyampaikan pendapatnya.

Keduanya sependapat jika penemuan ini berbeda dari yang sebelumnya. Pasalnya, makam di masa tersebut memang sering berisi tulang sapi dan babi. Namun, untuk cakar beruang, merupakan hal yang aneh sekaligus tidak biasa.

baca juga

Dua arkeolog ini lalu sepakat bahwa situs pemakaman ini adalah tempat dilakukannya sebuah ritual menjelang akhir Zaman Batu pada masa tersebut. Cakar beruang sendiri dianggap sebagai persembahan bagi orang yang sudah meninggal.

Ilustrasi fosil tengkorak Homo sapiens (Shutterstock).
Ilustrasi fosil. (Shutterstock)

Jika melihat budaya beberapa daerah, seperti di Fennoscandia, taring, cakar, dan tulang beruang dipercaya memiliki kekuatan untuk penyembuhan, melindungi ternak, dan mampu memberikan kekuatan hewan pada pemiliknya.

Sedangkan kepercayaan lain menyebutkan bahwa cakar beruang dapat berguna sebagai jimat dan dapat menjauhkan penggunanya dari berbagai kejahatan.

Sayangnya, mengenai mengapa kerangka tersebut dipotong-potong, hingga kini para arkeolog belum mampu menjawabnya.

Mengenai ritual mengerikan apa yang dilakukan manusia purba dengan kerangka manusia dan cakar beruang juga masih menjadi misteri hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo

Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Jasad Sutrimo Nihil Luka, Tim Forensik Tak Temukan Bekas Pukulan Benda Tumpul

Jasad Sutrimo Nihil Luka, Tim Forensik Tak Temukan Bekas Pukulan Benda Tumpul

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Desa Wlahar Mendadak Sibuk, TPU Radius 300 Meter Dijaga Aparat saat Ekshumasi Sutrimo

Desa Wlahar Mendadak Sibuk, TPU Radius 300 Meter Dijaga Aparat saat Ekshumasi Sutrimo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Horor Beruang Madu Serang Warga Riau dari Belakang: Korban Pingsan, Tim WRU Pasang Jebakan

Horor Beruang Madu Serang Warga Riau dari Belakang: Korban Pingsan, Tim WRU Pasang Jebakan

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Siapa Eyang Djoego? Ini Sosok Asli di Balik Makam Keramat Gunung Kawi

Siapa Eyang Djoego? Ini Sosok Asli di Balik Makam Keramat Gunung Kawi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:00 WIB

Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan

Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×