Google Minta AS Cabut Larangan Atas Huawei, Merasa Terancam?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 11 Juni 2019 | 10:25 WIB
Google Minta AS Cabut Larangan Atas Huawei, Merasa Terancam?
Ilustrasi logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) sebelumnya telah mengeluarkan larangan untuk para perusahaan teknologi seperti Google menjalin hubungan kerja sama dengan Huawei. Meskipun sempat mengikuti keinginan Amerika Serikat, Google dilaporkan tengah mencoba melobi pemerintah untuk mencabut pelarangannya tersebut.

Menurut laporan The Financial Times, Google sedang mendiskusikan hal ini dengan pemerintah Amerika Serikat. Google mengatakan bahwa pelarangan tersebut justru akan membahayakan keamanan Amerika Serikat.

Adanya larangan kerja sama tersebut, Huawei akan menjadi lebih mandiri dengan membuat sistem operasi Android sendiri atau menggunakan sistem Android hybrid. Android modifikasi atau hybrid tersebut dianggap lebih rentan diretas, termasuk dari serangan virus dan software berbahaya lainnya.

Tak hanya itu, smartphone Huawei dengan modifikasi Android tersebut dapat membahayakan pengguna smartphone lainnya yang terhubung karena tidak dilengkapi dengan pengamanan Google.

Ilustrasi smartphone Android. [Shutterstock]
Ilustrasi smartphone Android. [Shutterstock]

Namun, di sisi lain dilaporkan bahwa permintaan Google kepada pemerintah untuk mencabut larangan tersebut karena tidak ingin kehilangan monopoli atas Android dan kehilangan market share Android di pasar smartphone.

Terlebih di pasar China, jika Huawei benar-benar memutuskan untuk menggunakan sistem operasi miliknya sendiri, maka Android tidak akan lagi menguasai 86 persen market share.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Raup Rp 66,9 Triliun dari Media Online di 2018

Google Raup Rp 66,9 Triliun dari Media Online di 2018

Tekno | Selasa, 11 Juni 2019 | 05:15 WIB

Huawei Rilis Nama yang Berbeda untuk OS Pasar Internasional

Huawei Rilis Nama yang Berbeda untuk OS Pasar Internasional

Tekno | Senin, 10 Juni 2019 | 20:11 WIB

Ponsel Terbaru Huawei Tidak Terpasang Aplikasi Facebook?

Ponsel Terbaru Huawei Tidak Terpasang Aplikasi Facebook?

Tekno | Minggu, 09 Juni 2019 | 11:30 WIB

Restoran Meksiko Ini Bagi-bagi Burrito Gratis ke Pengguna Ponsel Huawei

Restoran Meksiko Ini Bagi-bagi Burrito Gratis ke Pengguna Ponsel Huawei

Tekno | Sabtu, 08 Juni 2019 | 20:06 WIB

Facebook Mulai Putuskan Hubungan dengan Huawei

Facebook Mulai Putuskan Hubungan dengan Huawei

Tekno | Jum'at, 07 Juni 2019 | 20:00 WIB

CEO Huawei: Kami Tidak Mengharapkan Balasan dari Pemerintah China

CEO Huawei: Kami Tidak Mengharapkan Balasan dari Pemerintah China

Tekno | Senin, 27 Mei 2019 | 15:55 WIB

Terkini

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Youth Economic Summit 2026 Digelar 7 November, Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta

Bogor | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Tak Hanya Emas, Tokenisasi CPO Jadi Peluang Baru Pasar Kripto RI

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:03 WIB

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:59 WIB

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Layanan Dokter ke Rumah 24 Jam Jadi Alternatif Akses Kesehatan di Surabaya

Health | Kamis, 05 November 2026 | 14:58 WIB

×