PVMBG: Erupsi Tangkuban Perahu Freaktif, Tidak Akan Membesar

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 26 Juli 2019 | 20:10 WIB
PVMBG: Erupsi Tangkuban Perahu Freaktif, Tidak Akan Membesar
Kepulan asap keluar dari Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (23/7/2019). [Antara/Raisan Al Farisi]

Suara.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan erupsi yang terjadi di Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat pukul 15.48 WIB tidak didahului oleh peningkatan kegempaan vulkanik.

"Seperti saat ini, erupsi sebetulnya tidak didahului oleh peningkatan gempa vulkanik hanya gempa-gempa hembusan," kata Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Nia Khaerani, kepada wartawan, Jumat (26/7/2019).

Oleh karena itu, kata Nia, peristiwa yang terjadi di Gunung Tangkuban Perahu saat ini ditafsirkan olehnya sebagai erupsi freaktif.

"Jadi kalau erupsi freaktif itu dari segi intensitas dia tidak akan membesar, seperti tadi (erupsi) yang terjadi mudah-mudahan tidak akan terjadi yang lebih besar dari kejadian tadi," kata dia.

Nia mengatakan erupsi terakhir Gunung Tangkuban Perahu terjadi pada Februari dan Oktober 2013 dan untuk saat ini statusnya level normal.

"Ya, statusnya level normal karena aktivitas erupsinya cenderung menurun tapi ikuti perkembangan dari kami. Kalau ada perubahan pasti akan kami informasikan," kata dia.

PVMBG juga menyatakan erupsi yang terjadi di Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung Barat, telah menurun.

"Kondisi saat ini, berdasarkan pemantauan visual dari kawah erupsi telah menurun," kata Mia.

Dia mengatakan hembusan masih berlangsung tapi warna hembusan kolomnya sudah berwarna putih yang artinya material yang dikeluarkan hanya didominan gas dan uap air dan tidak terdeteksi adanya batuan yang terbawa ke permukaan.

Baca Juga: PVMBG: Dampak Erupsi Tangkuban Perahu Capai 4 Km

Selain erupsi yang menurun, kata Mia, kegempaan di Gunung Tangkuban Perahu saat ini juga mengecil yakni amplitudonya menjadi 15 milimeter.

"Kami juga imbau kepada masyarakat dan wisatawan yang mau berkunjung ke Tangkuban Parahu agar ditunda dulu hingga kondisi aman. Rekomendasi dari kami agar tidak berkegiatan radius 2 km dari kawah aktif," kata dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI