Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

M Nurhadi

Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
Gunung Karangetang di Pulau Siau meletus melontarkan lava pijar di sekitar kawah. Lontaran material pijar kemudian membakar alang-alang. ANTARA/HO-BPBD Kepulauan Sitaro
baca 10 detik
  • Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro mengalami erupsi eksplosif yang melontarkan material pijar pada Minggu malam, 12 Juli 2026.
  • Lontaran material pijar menyebabkan kebakaran vegetasi di sekitar kawah yang memicu pantulan cahaya masif ke arah awan utara.
  • Status aktivitas vulkanik berada di Level III dan otoritas melarang warga mendekati zona steril demi menjamin keselamatan penduduk.

Suara.com - Gunung Karangetang yang terletak di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, dilaporkan meletus pada Minggu (12/7/2026) malam sekitar pukul 19.14 WITA. Erupsi ini melontarkan material pijar yang memicu kebakaran vegetasi di area puncak gunung api tersebut.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P. Tatipang, mengonfirmasi bahwa letusan yang terjadi bermuatan energi yang cukup besar.

"Terjadi letusan eksplosif cukup kuat yang kemudian diikuti dengan lontaran material pijar di sekitar kawah," ujar Yudia saat memberikan keterangan dari Manado, Minggu malam.

Efek Pantulan Cahaya Membumbung ke Awan

Yudia menjelaskan, material pijar yang menyembur dari perut gunung tersebut langsung membakar hamparan alang-alang yang tumbuh di sekitar kawah utama.

Kebakaran vegetasi ini sempat menimbulkan kepanikan visual karena membuat kobaran api terlihat sangat masif dari kejauhan.

"Nyala api tersebut kemudian memantul ke awan sehingga kelihatan nyala api tersebut besar. Jadi letusannya mengarah ke arah utara," tambahnya.

Meski demikian, pihak PGA memastikan bahwa radius lontaran material batu dan abu pijar tersebut masih berada dalam zona steril dan diperkirakan tidak sampai menjangkau kawasan permukiman penduduk di lereng gunung.

Status Masih Level III (Siaga)

baca juga

Sebagai langkah antisipasi pasca-erupsi, tim pengamat di lapangan langsung dikerahkan untuk memonitor potensi munculnya ancaman sekunder, seperti guguran atau leleran lava baru. "Pascaletusan tersebut, kami mengajak personel di lapangan memantau bila ada terjadi leleran lava pijar," kata Yudia.

Hingga berita ini diturunkan, status aktivitas vulkanik Gunung Karangetang masih ditetapkan pada Level III (Siaga) (catatan: teks asli menyebut level II namun tertulis Siaga, di mana secara standar PVMBG, Siaga adalah Level III).

Pihak otoritas mengimbau dengan sangat agar masyarakat setempat maupun wisatawan mematuhi seluruh rekomendasi jarak aman yang telah dikeluarkan guna menghindari risiko jatuhnya korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Anak Krakatau Siaga, Radius Bahaya 3 Km dari Pusat Erupsi

Gunung Anak Krakatau Siaga, Radius Bahaya 3 Km dari Pusat Erupsi

Video | Senin, 06 Juli 2026 | 19:05 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:07 WIB

Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi

Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:59 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×