Bicara Keamanan Siber di RI, Eugene Kaspersky: Bangun Infrastruktur Baru

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:04 WIB
Bicara Keamanan Siber di RI, Eugene Kaspersky: Bangun Infrastruktur Baru
CEO sekaligus pendiri Kaspersky, Eugene Kaspersky, di APAC Global Transparency Initiative Update 2019, Cyberjaya, Malaysia. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - CEO sekaligus pendiri Kaspersky, Eugene Kaspersky, menyebut masih banyak yang harus dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencegah ancaman kebocoran data dalam konteks keamanan dunia maya atau keamanan siber. Apalagi ancaman keamanan siber di Indonesia belakangan ini disebut-sebut sebagai negara ketiga paling ditarget.

Eugene menyarankan agar Indonesia membangun infrastruktur keamanan siber baru. Mengingat Indonesia salah satu negara yang warganya paling banyak menggunakan internet. Kekinian jumlah penduduk Indonesia sekitar 260 juta orang.

"Itu negara yang sangat besar, ada banyak potensi (ancaman), masih banyak hal yang harus dilakukan, dan saya pikir keamanan dunia maya (penting) di negara seperti Indonesia," ujar Eugene usai peresmian Kaspersky Transparency Center terbaru di Cyberjaya, Malaysia, Kamis (15/8/2019).

"Peluang yang sangat baik untuk membangun infrastruktur baru, karena sekarang untuk membangun sistem kekebalan tubuh diperlukan dari sekarang," lanjut Eugene.

CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky, di APAC Global Transparency Initiative Update 2019, Cyberjaya, Malaysia, (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky, di APAC Global Transparency Initiative Update 2019, Cyberjaya, Malaysia, (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Menurut Eugene, ancaman keamanan siber tidak akan melemah sedikitpun. Termasuk pada saat era Revolusi Industri 4.0 yang menuntut otomatisasi dan implementasi Internet of Things (IoT) dapat memberikan ancaman baru.

"Karena saya mendengar di Indonesia ada beberapa masalah karena ada banyak orang," katanya.

Lebih lanjut, Eugene khawatir ke depannya akan semakin banyak kejahatan siber yang akan terjadi di sejumlah negara. Untuk itu ia menyebut infrastruktur keamanan siber penting.

"Tapi saya khawatir kita akan melihat lebih banyak kriminal, kemungkinan besar tentang (atau terjadi di sektor) keuangan. Saya khawatir tentang lebih banyak serangan infrastruktur. Kita masih tidak tahu apa yang terjadi pada Venezuela misalnya," katanya.

baca juga

Pemilik perusahaan keamanan itu kemudian mencontohkan dengan kasus pemadaman aliran listrik yang terjadi di Venezuela beberapa waktu lalu. Apalagi saat itu Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan salah satu fasilitas pembangkit listrik di negaranya menjadi sasaran serangan siber teknologi tinggi.

"Jadi kami tidak tahu apa yang terjadi di sana (Venezuela) karena sangat tertutup (informasinya) sehingga mereka tidak berbagi. Tetapi ketika saya melihat laporan tentang pemadaman, pertanyaan pertama saya adalah apakah mereka ada laporan tentang asap dan denda? jawabannya tidak, mungkinkah ini siber," katanya.

CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky di APAC Global Transparency Initiative Update 2019, Cyberjaya, Malaysia, (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky di APAC Global Transparency Initiative Update 2019, Cyberjaya, Malaysia, (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Serangan siber kata Eugene, terbagi dalam beberapa kategori. Diantaranya serangan siber dan kriminal.

"Kita tidak tahu siapa yang ada di belakang, tetapi kita dapat menganalisis kode dan menerima perilaku aplikasi, dan jika dilihat, sangat penting untuk beroperasi dalam infrastruktur bank," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Pusat Transparansi Pertama di APAC, Kaspersky: Produk Kami Dipercaya

Buka Pusat Transparansi Pertama di APAC, Kaspersky: Produk Kami Dipercaya

Tekno | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 13:07 WIB

DPR Pastikan RUU Keamanan Siber Rampung Tahun Ini

DPR Pastikan RUU Keamanan Siber Rampung Tahun Ini

Tekno | Selasa, 13 Agustus 2019 | 02:05 WIB

Tips Terhindar dari Risiko Keamanan Berbahaya FaceApp

Tips Terhindar dari Risiko Keamanan Berbahaya FaceApp

Tekno | Jum'at, 19 Juli 2019 | 13:21 WIB

Video Game Populer Palsu Berpotensi Penyebar Malware

Video Game Populer Palsu Berpotensi Penyebar Malware

Tekno | Rabu, 19 Juni 2019 | 12:45 WIB

SDM Keamanan Siber di Indonesia Masih Langka

SDM Keamanan Siber di Indonesia Masih Langka

Tekno | Rabu, 19 Juni 2019 | 03:05 WIB

UpGuard Temukan  Ratusan Juta Data Pengguna Facebook yang Bocor

UpGuard Temukan Ratusan Juta Data Pengguna Facebook yang Bocor

Tekno | Sabtu, 06 April 2019 | 10:07 WIB

Kaspersky Peringatkan Pemilu 2019 Jadi Sasaran Hacker Manipulasi Data

Kaspersky Peringatkan Pemilu 2019 Jadi Sasaran Hacker Manipulasi Data

Tekno | Kamis, 07 Februari 2019 | 18:25 WIB

Terkini

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:52 WIB

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:35 WIB

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:25 WIB

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:06 WIB

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:40 WIB

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

×