Tak Ingin HarmonyOS Disebut Pesaing Android, Ini Kata Huawei

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 28 Agustus 2019 | 12:15 WIB
Tak Ingin HarmonyOS Disebut Pesaing Android, Ini Kata Huawei
Logo Huawei. [Shutterstock]

Suara.com - Huawei memuji dua sistem operasi ponsel terpopuler saat ini, yaitu iOS dan Android.

Menurut Senior Manager EMUI Product Marketing Huawei Consumer Business Group James Lu, iOS adalah sistem operasi paling revolusioner saat pertama kali dikenalkan pada 2007.

"iOS mengatasi masalah mereka yang sulit menggunakan keyboard fisik pada ponsel. Apple bisa menghadirkan multitouch. Coba bayangkan jika sekarang tidak ada multitouch," ujar James di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Meski begitu, ruang kerja iOS hanya terbatas pada perangkat lansiran Apple saja. Beruntung, Google hadir dengan membawa sistem operasi Android yang sifatnya open source sehingga bisa dikembangkan oleh banyak pihak.

Kemampuan open resource inilah yang dipuji James karena memberikan kesempatan bagi lebih banyak pengguna ponsel, untuk mencicipi sebuah sistem operasi yang terus diperbarui.

Sedangkan untuk HarmonyOS sendiri, sistem operasi ini bukan hadir sebagai pesaing iOS maupun Android. Pasalnya, HarmonyOS merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat di era Internet-of-Think (IoT) karena kemampuannya yang bisa terintegrasi dengan multi perangkat.

"Kami memecahkan problem pengguna menggunakan banyak device di era IoT. Kami memberikan pengalaman seamless antar produk-produk (yang menjalankan HarmonyOS)," klaim James.

"Harmony OS bukan rival atau pengganti Android. (Sebab) Android maupun iOS merupakan sistem operasi untuk ponsel. Sementara Harmony OS ditujukan untuk beragam perangkat pintar. Ini yang membedakannya," tegas James.

Huawei, pada Jumat (9/8/2019), meluncurkan sistem operasi Harmony OS yang bisa menggantikan Android. [Twitter/Huawei]
Huawei, pada Jumat (9/8/2019), meluncurkan sistem operasi Harmony OS yang bisa menggantikan Android. [Twitter/Huawei]

Rencananya, HarmonyOS untuk pertama kalinya akan digunakan pada televisi pintar buatan Huawei, meskipun perangkat tersebut tidak akan masuk ke Indonesia.

baca juga

Namun, masyarakat di Tanah Air bisa menikmati HarmonyOS pada smartwatch.

"Kemungkinan di smartwatch yang dirilis tahun depan," tandas James.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan HarmonyOS Tidak Digunakan Ponsel dan Tablet

Ini Alasan HarmonyOS Tidak Digunakan Ponsel dan Tablet

Tekno | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:05 WIB

HarmonyOS Lebih Aman Daripada Android?

HarmonyOS Lebih Aman Daripada Android?

Tekno | Rabu, 28 Agustus 2019 | 08:53 WIB

Huawei Belum Luncurkan Ponsel Bersistem Harmony OS Tahun Ini

Huawei Belum Luncurkan Ponsel Bersistem Harmony OS Tahun Ini

Tekno | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:58 WIB

AS Kembali Izinkan Huawei Akses Android Hingga November

AS Kembali Izinkan Huawei Akses Android Hingga November

Tekno | Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:15 WIB

Ini Alasan Peluncuran Huawei Mate X Ditunda

Ini Alasan Peluncuran Huawei Mate X Ditunda

Tekno | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 06:05 WIB

5 Berita Terpopuler Tekno: Huawei Bikin Aplikasi Pesaing Google Maps

5 Berita Terpopuler Tekno: Huawei Bikin Aplikasi Pesaing Google Maps

Tekno | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 20:14 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×