Tiga Amunisi Perusahaan Cloud Lokal untuk Jawab Tantangan Era Big Data

Kamis, 29 Agustus 2019 | 09:25 WIB
Tiga Amunisi Perusahaan Cloud Lokal untuk Jawab Tantangan Era Big Data
Ilustrasi cloud. [Shutterstock]

Suara.com - Menjawab tantangan pengelolaan Big Data, Paques mengenalkan tiga produk software solusi data lake dan analitik yang 100 persen berasal dari Indonesia. Ketiga layanan perusahaan cloud lokal itu adalah Paques Data Lake, Paques Data Studio, dan Paques data Modeler.

“Ketiga produk itu merupakan satu kesatuan yang bisa digunakan dalam meng-handle masalah-masalah data processing, yang masih menjadi momok dari pengelolaan Big Data di Indonesia," terang Benny Adam, CEO dan Product Creator Paques di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Software Paques dilengkapi dengan fitur Distributed Asynchronous Pipeline Processing (Paques Core). Teknologi ini memungkinkan pengguna menjalankan kueri secara paralel di banyak server dan bisa dikerjakan dalam waktu bersamaan.

Selain itu, eksplorasi data diklaim menjadi lebih efisien seiring dengan adanya fitur intuitive drag-and-drop. Untuk kalangan bisnis, pengguna bisa mengolah data yang besar dalam kurun waktu relatif singkat sehingga bisa meningkatkan efisiensi serta efektivitas dari perusahaan.

Menariknya, tidak ada batasan kuota data yang dapat diolah, karena Paques bersifat virtual unlimited. Dengan kemampuan ini, raksasa bisnis Indonesia, seperti Telkom, Telkomsel, dan Bursa Efek Indonesia menggunakan layanan dari Paques.

CEO Paques, Benni Adham saat di Jakarta, Rabu (28/8/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]
CEO Paques, Benni Adham saat di Jakarta, Rabu (28/8/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

“Perusahaan besar Indonesia pastinya membutuhkan software pengolahan big data di mana produk tersebut masih di monopoli dengan pemain besar dari negara lain. Namun, hal itu menjadi peluang bagi kami (Paques) untuk mendapatkan pasar di Indonesia," terang Adam.

Lebih lanjut lagi, Adam juga menegaskan bahwa kemampuan mengolah data dalam bahasa Indonesia menjadi hal yang penting dalam bisnis tersebut.

"Kalau pakai yang lain kan pakai bahasa Inggris. Kalau di Paques, karena lahir dan karya anak bangsa, bahasa yang dipakai ya Indonesia. Tentu ini akan memudahkan operator untuk mengolah platform ini," tandasnya.

Baca Juga: Intip Cloud Edge Moon, Sepatu yang Terinspirasi dari Neil Armstrong

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI