alexametrics

BRTI Sebut eSIM Belum Perlu Regulasi, Ini Alasannya

Dythia Novianty
BRTI Sebut eSIM Belum Perlu Regulasi, Ini Alasannya
Ilustrasi eSIM. [Shutterstock]

BRTI menyebut belum memerlukan dibentuknya regulasi untuk eSIM.

Suara.com - Layanan eSIM mulai dipergunakan di Indonesia, meski masih dalam skala kecil. Namun, pihak BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) menyebut belum memerlukan dibentuknya regulasi untuk layanan canggih satu ini.

"Kita masih dalam tahapan memperhatikan, mencerna. Belum menentukan hal-hal yang harus diatur (terkait keberadaan eSIM)," ujar Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Setyardi Widodo, di Jakarta dalam temu media beberapa waktu lalu.

Saat ini, BRTI masih memperhatikan beberapa hal terkait eSIM. Seperti masalah registrasi dan teknis penggunaan eSIM.

Meskipun begitu, diakuinya, keberadaan eSIM ini tentu akan merubah role model bisnis yang membuat industri lebih efisien.

Baca Juga: Terungkap! Kelebihan eSIM di Mata Operator

Menurutnya, perangkat yang kompatibel menggunakan eSIM di Indonesia saat ini baru perangkat Apple seperti iPhone XR, XS, dan XS Max. Begitu juga operator yang memiliki layanan eSIM, hingga kini baru ada Smartfren.

"Masih sangat baru jadi belum memerlukan aturan secara khusus. Masa masih baru sudah dibatas-batasi, bagaimana bisa berkembang nantinya," kata dia.

Pernyataannya pun diamini Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys yang menilai bahwa eSIM tidak memerlukan aturan secara khusus.

iPhone XR diperkenalkan di Jakarta, Jumat (14/12). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]
iPhone XR diperkenalkan di Jakarta, Jumat (14/12). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]

"Perkembangan eSIM itu akan beragam. Jadi banyak skenario yang mungkin terjadi dengan eSIM. Jadi bukan eSIM yang diatur tapi turunan-turunannya atau layanan-layanan berikutnya dari model bisnis,” katanya.

Merza berharap, ke depannya akan banyak perangkat yang kompatibel dengan eSIM dan operator-operator lain yang diyakini akan mengikuti langkah Smartfren dengan mengadakan layanan eSIM.

Baca Juga: XL Axiata Buka Suara Soal Persiapan eSIM

Komentar