Awas! Lima Hal Ini Bisa Bikin Kamu Kalah Bermain Call of Duty: Mobile

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:15 WIB
Awas! Lima Hal Ini Bisa Bikin Kamu Kalah Bermain Call of Duty: Mobile
Salah satu tokoh jagoan dalam game Call of Duty: Mobile. [callofduty.com]

Suara.com - Tingginya jumlah pengunduh Game Call of Duty: Mobile yang menembus ratusan persaingan dalam game First Person Shooter (FPS) ini tentu sangat kompetitif. Maka, kesalahan sekecil apapun, baik faktor internal dan eksternal, berpotensi untuk membuat pemain kalah saat memainkan game terbaru ini.

Berikut ini adalah kesalahan yang bisa membuat kamu kalah saat bermain game Call of Duty: Mobile.

Tidak Aktif Bergerak

Game Call of Duty: Mobile menuntut para pemainnya untuk selalu aktif bergerak guna merespon lingkungan di sekitar dengan cepat.

Seandainya pemain cenderung pasif, apalagi tidak waspada, maka jangan kaget bila kalian akan terkena serangan mendadak dari musuh yang muncul secara tidak terduga.

Tidak Meng-upgrade Senjata

Satu kesalahan fatal yang bisa membuat kalah saat bermain Call of Duty: Mobile selanjutnya adalah karena tidak meng-upgrade senjata api yang mereka gunakan dalam permainan.

Pemain perlu memeriksa apakah senjata api yang ia gunakan sudah dalam kondisi optimal atau belum. Jika senjata tidak di-upgrade, situasi menyulitkan akan terjadi ketika kalian berhadapan dengan lawan yang memiliki senjata dengan level lebih tinggi.

Jadi seandainya pemain mendapatkan item baru untuk meningkatkan kekuatan senjata, maka segeralah masuk ke tampilan Loadout untuk meng-upgrade senjata kalian.

baca juga

Setelah di-upgrade, jumlah amunisi dan akurasi tembakan akan meningkat.

Belum Menguasai Senjata

Setiap senjata di game Call of Duty: Mobile memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Saat bertempur jarak dekat, gunakan senjata api macam shotgun. Bila jauh, senjata bertipe sniper atau bahkan granat cocok kalian gunakan.

Namun, seandainya pemain tidak memahami kegunaan senjata yang dipilihnya, maka besar kemungkinan ia menjadi bulan-bulanan musuh.

Kurang Kerja Sama Tim

Tidak seperti game petualangan yang 100 persen memerlukan skill pemainnya, game Call of Duty: Mobile merupakan permainan yang menuntut kerja sama tim untuk memenangkan game.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Menang, Pakai Lima Senjata Api Terbaik di Game Call of Duty: Mobile

Biar Menang, Pakai Lima Senjata Api Terbaik di Game Call of Duty: Mobile

Tekno | Selasa, 15 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Tips Jago Bermain Call of Duty: Mobile

Tips Jago Bermain Call of Duty: Mobile

Tekno | Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:10 WIB

Ini Bedanya Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile

Ini Bedanya Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile

Tekno | Minggu, 13 Oktober 2019 | 09:40 WIB

Pecahkan Rekor, Call Of Duty: Mobile Diunduh 100 Juta Kali dalam Seminggu!

Pecahkan Rekor, Call Of Duty: Mobile Diunduh 100 Juta Kali dalam Seminggu!

Tekno | Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:10 WIB

Cara Memainkan Call of Duty: Mobile di PC

Cara Memainkan Call of Duty: Mobile di PC

Tekno | Rabu, 09 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Tencent Boyong Call of Duty: Mobile ke PC

Tencent Boyong Call of Duty: Mobile ke PC

Tekno | Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×