Astronom Temukan Lubang Hitam Punya Jadwal Makan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 14 November 2019 | 15:10 WIB
Astronom Temukan Lubang Hitam Punya Jadwal Makan
Ilustrasi lubang hitam. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah lubang hitam supermasif berjarak 250 juta tahun cahaya dari Bumi dan terletak di pusat galaksi GSN 069 menjadi sorotan astronom. Terungkap adanya semburan sinar-X yang kuat berasal dari pusat GSN 069 kira-kira setiap 9 jam sekali.

Hal itu menunjukkan bahwa lubang hitam di pusat galaksi tersebut menelan banyak materi secara teratur. Menurut pernyataan dari Chandra X-ray Observatory, perilaku lubang hitam seperti ini belum pernah terdeteksi.

"Lubang hitam ini seperti memiliki jadwal 'makan' yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Perilaku ini belum pernah terjadi sehingga kami harus membuat istilah baru untuk menggambarkannya, yaitu 'X-ray quasi-periodic eruptions'," ucap Giovanni Miniutti, seorang astronom di Pusat Astrobiologi Badan Antariksa Eropa (ESA), Spanyol.

Dengan menggunakan Chandra X-ray Observatory milik NASA dan teleskop XMM-Newton milik ESA, para astronom menemukan bahwa lubang hitam ini mengandung sekitar 400 ribu kali massa Matahari.

Menariknya, lubang hitam di pusat GSN 069 terbilang cukup kecil untuk menjadi lubang hitam supermasif. Dengan semburan sinar-X yang terjadwal, hal ini menjelaskan mengapa lubang hitam ini tidak teramati sebelumnya.

Jadwal makan lubang hitam ini pertama kali terdeteksi oleh teleskop XMM-Newton, yang berhasil mengamati dua semburan sinar-X pada 24 Desember 2018 dan lima semburan lainnya antara 16 dan 17 Januari 2019. Kurang dari sebulan kemudian, Chandra X-ray Observatory menangkap tiga ledakan lain pada 14 Februari.

Galaksi GSN 069. [Chandra]
Galaksi GSN 069. [Chandra]

"Dengan menggabungkan data dari observatorium dan teleskop, kami telah melacak ledakan berkala ini selama setidaknya 54 hari. Ini memberi kita kesempatan unik untuk menyaksikan aliran materi ke dalam lubang hitam supermasif berulang kali," ucap Richard Saxton, salah satu penulis pengamatan ini dari Astronomy Center ESA.

Selama semburan berlangsung, para astronom menemukan emisi sinar-X menjadi sekitar 20 kali lebih terang dan material yang jatuh ke lubang hitam menjadi 2,5 kali lebih panas. Namun, asal gas panas yang mengalir ke lubang hiyam masih tetep menjadi misteri.

Setelah ditemukannya lubang hitam ini, para astronom memutuskan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kebiasaan jadwal 'makan' yang perlu digali dengan data dan model teoritis baru.

baca juga

Dilansir laman Space.com, penemuan dan penelitian mengenai lubang hitam ini sendiri telah dipublikasikan di jurnal Nature pada 11 September lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Jika Matahari Diganti dengan Lubang Hitam?

Bagaimana Jika Matahari Diganti dengan Lubang Hitam?

Tekno | Sabtu, 09 November 2019 | 07:45 WIB

Mahasiswa Buat Aplikasi Pantau Tabrakan Lubang Hitam

Mahasiswa Buat Aplikasi Pantau Tabrakan Lubang Hitam

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 08:35 WIB

Tak Hanya Bintang, Planet Juga Bisa Mengorbit Lubang Hitam

Tak Hanya Bintang, Planet Juga Bisa Mengorbit Lubang Hitam

Tekno | Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:36 WIB

Lolos dari Lubang Hitam, Fornite Penuh Pembaruan

Lolos dari Lubang Hitam, Fornite Penuh Pembaruan

Tekno | Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:01 WIB

Fortnite Ditelan Lubang Hitam, Ada Apa Gerangan?

Fortnite Ditelan Lubang Hitam, Ada Apa Gerangan?

Tekno | Senin, 14 Oktober 2019 | 18:45 WIB

Planet Kesembilan Bisa Jadi Lubang Hitam Tersembunyi

Planet Kesembilan Bisa Jadi Lubang Hitam Tersembunyi

Tekno | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:50 WIB

Terkini

Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Bypass

Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Bypass

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Review Film Motor City: Sengaja Mengorbankan Cerita demi Gaya

Review Film Motor City: Sengaja Mengorbankan Cerita demi Gaya

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Tabung Lengkap Contoh Soal dan Pembahasan

Rumus Volume dan Luas Permukaan Tabung Lengkap Contoh Soal dan Pembahasan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:41 WIB

Gara-gara Fogging, Sistem Pemadam di Basement KPK Aktif dan Dikira Kebakaran

Gara-gara Fogging, Sistem Pemadam di Basement KPK Aktif dan Dikira Kebakaran

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Galaxy S26 FE Jadi yang Pertama Bawa One UI 9, Samsung Genjot Kamera dan Galaxy AI

Galaxy S26 FE Jadi yang Pertama Bawa One UI 9, Samsung Genjot Kamera dan Galaxy AI

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:31 WIB

KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa!

KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa!

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Kabar Baik dari Halimun Salak! 51 Macan Tutul Jawa Buktikan Alam dan Manusia Bisa Berbagi Ruang

Kabar Baik dari Halimun Salak! 51 Macan Tutul Jawa Buktikan Alam dan Manusia Bisa Berbagi Ruang

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Kuansing Status Siaga Darurat Bencana Akibat Kabut Asap Karhutla

Kuansing Status Siaga Darurat Bencana Akibat Kabut Asap Karhutla

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:17 WIB

Aragon Menanti Marc Marquez: Mampukah Sang Raja Kembali Berjaya?

Aragon Menanti Marc Marquez: Mampukah Sang Raja Kembali Berjaya?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Heboh Harga Yamaha R2 40 Jutaan, Mesin DOHC Garang yang Bikin R15 Minder

Heboh Harga Yamaha R2 40 Jutaan, Mesin DOHC Garang yang Bikin R15 Minder

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:11 WIB

×