Jailolo Diguncang Tiga Kali Gempa dalam Hampir 30 Menit

Dythia Novianty

Jum'at, 15 November 2019 | 06:59 WIB
Jailolo Diguncang Tiga Kali Gempa dalam Hampir 30 Menit
Suasana saat terjadi gempa di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (14/11). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Suara.com - Wilayah Jailolo Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sudah tiga kali gempa bumi dalam kurun waktu sekitar 30 menit, pada Jumat (15/11/2019) pagi.

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 pun kembali mengguncang Jailolo pada pukul 04.37 WIB, berdasarkan laman dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Gempa itu tak berpotensi tsunami. Lokasi gempa berada pada 1.49 Lintang Utara, 126.39 Bujur Timur (137 kilometer Barat Laut Jailolo-Maluku Utara) dengan kedalaman 10 kilometer.

Sebelumnya, pada pukul 03.54 WIB Jailolo diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 5,3. Lokasi gempa berada pada 1.66 Lintang Utara, 126.38 Bujur Timur (137 kilometer Barat Laut Jailolo-Maluku Utara) dengan kedalaman 10 kilometer.

Kemudian Jailolo kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,1 pada pukul 04.12 WIB.

Lokasi gempa berada pada 1.66 Lintang Utara, 126.36 Bujur Timur (137 kilometer Barat Laut Jailolo-Maluku Utara) dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 yang mengguncang Pantai Jailolo.

"Yang diwaspadai sekarang ini adalah gempa-gempa susulan. Karena diperkirakan gempa-gempa susulan akan terus terjadi. Namun, masyarakat harus tetap tenang," kata Kepala Pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat dinihari sebagaimana dilansir laman Antara.

Suasana saat terjadi gempa di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (14/11). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]
Suasana saat terjadi gempa di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (14/11). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

BMKG pun telah mencatat terjadi 28 kali gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB.

baca juga

"BMKG mencatat hingga pukul 01.53 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali," katanya.

Menurut Dwikorita, kekuatan gempa tektonik itu bervariasi, yang terkecil Magnitudo 3,2 dan terbesar Magnitudo 5,9.

Pihaknya akan terus melakukan monitoring gempa-gempa susulan yang akan terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pascagempa Magnitudo 7,1 SR, Malut Diterpa 28 Gempa Susulan

Pascagempa Magnitudo 7,1 SR, Malut Diterpa 28 Gempa Susulan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 06:01 WIB

Gempa Jailolo, Bikin Warga Tobelo Panik Saat Terlelap

Gempa Jailolo, Bikin Warga Tobelo Panik Saat Terlelap

News | Jum'at, 15 November 2019 | 01:09 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami, Walkot Bitung Minta Warga Tak Panik

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami, Walkot Bitung Minta Warga Tak Panik

News | Jum'at, 15 November 2019 | 00:50 WIB

Gempa Bermagnitudo 7,1 Terjadi di Laut Maluku, Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 7,1 Terjadi di Laut Maluku, Berpotensi Tsunami

News | Kamis, 14 November 2019 | 23:51 WIB

Target Awal Meleset, Tanggap Darurat di NTB dan Sulteng Diperpanjang Lagi

Target Awal Meleset, Tanggap Darurat di NTB dan Sulteng Diperpanjang Lagi

News | Kamis, 14 November 2019 | 17:29 WIB

Gempa 5,9 SR Guncang Maluku Utara

Gempa 5,9 SR Guncang Maluku Utara

News | Selasa, 12 November 2019 | 07:25 WIB

Terkini

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×