Ngeri, Ini Layanan Pengolah Kompos dari Kerangka Manusia Pertama di Dunia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 10 Desember 2019 | 10:36 WIB
Ngeri, Ini Layanan Pengolah Kompos dari Kerangka Manusia Pertama di Dunia
Ilustrasi taman bunga. (Pixabay/6406513)

Suara.com - Fasilitas pengomposan manusia pertama di dunia akan dibuka pada musim semi 2021 mendatang. Hal tersebut diputuskan setelah anggota parlemen Negara Bagian Washington mengesahkan proses anumerta awal tahun ini.

Fasilitas ini disediakan perusahaan asal Seattle, Recompose, yang menawarkan layanan pengubahan sisa-sisa tubuh manusia seperti tulang dan gigi menjadi tanah organik atau kompos.

"Transformasi manusia ke tanah organik akan terjadi di dalam Recomposition Vessels berbentuk heksagonal yang dapat digunakan kembali. Ketika proses sudah selesai, keluarga akan dapat membawa pulang sebagian tanah yang dibuat," tulis Recompose di situs webnya.

Fasilitas ini dibangun di bangunan seluas 1.720 meter persegi bulan lalu dan menjadikan Negara Bagian Washington sebagai wilayah pertama yang menyediakan layanan pengomposan manusia.

Dilansir laman IFL Science, proses rekomposisi ini memakan biaya lebih mahal dari kremasi biasa dengan harga 5.500 dolar AS per orang atau sekitar Rp 77 juta.

Pemilik perusahaan, Katrina Spade, bekerja sama dengan ilmuwan tanah Lynne Carpenter-Boggs dari Washington State University untuk melakukan pengomposan tersebut.

Keduanya melakukan percobaan pengomposan pertama dengan menggunakan sisa-sisa manusia dari enam badan yang diberikan secara sukarela dan berhasil.

Ilustrasi kerangka manusia (Shutterstock).
Ilustrasi kerangka manusia (Shutterstock).

Hasil tanah dari pengomposan manusia ini pun disebut memiliki kemampuan besar untuk menyerap karbon atmosfer di tanah. Perkiraan menyebutkan bahwa satu metrik ton karbon dioksida dapat disimpan setiap kali dilakukan pengomposan manusia.

"Dengan ini kami dapat meminimalkan limbah, mengindari mencemari air tanah, dan mencegah emisi karbon dioksida dari kremasi dan pembuatan peti mati atau nisan. Selain itu, pengomposan tubuh juga bermanfaat dan memperkuat hubungan kita dengan siklus alam," jelas Recompose.

baca juga

Pengomposan ini akan dilakukan selama 30 hari. Recompose akan menyaring bahan-bahan non-organik seperti alat pacu jantung, tambalan logam, dan semacamnya pada tubuh sebelum akhirnya menjadi tanah organik murni. Sebagian besar obat-obatan kimia dan antibiotik juga secara alami akan terurai oleh mikroorganisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merinding, Ratusan Kerangka Manusia Ditemukan di Stadion Olimpiade Tokyo

Merinding, Ratusan Kerangka Manusia Ditemukan di Stadion Olimpiade Tokyo

Lifestyle | Rabu, 13 November 2019 | 11:09 WIB

Seram.. Ditemukan Kerangka Manusia Bekas Ritual Mengerikan

Seram.. Ditemukan Kerangka Manusia Bekas Ritual Mengerikan

Tekno | Rabu, 06 November 2019 | 08:15 WIB

Tinggi Gas Metana, Sampah Makanan Berisiko Picu Perubahan Iklim

Tinggi Gas Metana, Sampah Makanan Berisiko Picu Perubahan Iklim

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 09:15 WIB

Romantis, Kerangka Berumur Ribuan Tahun Ini Ditemukan Bergandengan Tangan

Romantis, Kerangka Berumur Ribuan Tahun Ini Ditemukan Bergandengan Tangan

Tekno | Jum'at, 13 September 2019 | 18:55 WIB

Kisah Situs Pengorbanan Anak di Peru, Dulu Dipercaya Menangkal Iklim Buruk

Kisah Situs Pengorbanan Anak di Peru, Dulu Dipercaya Menangkal Iklim Buruk

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:25 WIB

Ditemukan Makam Zaman Batu dengan Cakar Beruang, Diduga Bekas Ritual

Ditemukan Makam Zaman Batu dengan Cakar Beruang, Diduga Bekas Ritual

Tekno | Minggu, 05 Mei 2019 | 12:59 WIB

Terkini

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:09 WIB

×