China Siapkan Teknologi Pesaing GPS

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 29 Desember 2019 | 06:38 WIB
China Siapkan Teknologi Pesaing GPS
Ilustrasi GPS di ponsel pintar. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa tahun terakhir ini, China sudah mengembangkan teknologi satelit navigasi bernama BeiDou Navigation Satellite System.

Konon, teknologi navigasi ini dikembangkan untuk memberikan kompetisi bagi Global Positioning System (GPS) buatan Amerika Serikat yang selama ini mendominasi teknologi navigasi di seluruh dunia.

Setelah melakukan pengembangan dan pengujian selama bertahun-tahun, China akhirnya mengumumkan kesiapannya untuk meluncurkan dua satelit terakhir yang akan menyelesaikan pembangunan BeiDou-3 Navigation Satellite System.

Juru bicara China Satellite Navigation Office Ran Chengqi menjelaskan bahwa China telah berhasil meluncurkan satelit yang berisikan inti dari sistem navigasi, yang memungkinkan jaringan satelit tersebut untuk menyediakan layanan navigasi digital secara global.

Melalui 2 satelit tambahan ini, jumlah satelit konstelasi yang dimiliki Negeri Tirai Bambu mencapai angka 24, sekaligus menandai kian mendekatknya tahap penyelesaian.

"Sebelum Juni 2020, kami berencana untuk meluncurkan dua satelit lagi ke orbit geostationary dan sistem BeiDou-3 akan lengkap sepenuhnya," tutur Chengqi seperti dilansir laman Gizmodo, Minggu (29/12/2019).

Melalui peluncuran satelit terbaru BeiDou, Chengqi mengklaim bahwa teknologi navigasi buatan China ini memiliki tingkat akurasi hingga lima meter di Asia Pasifik dan 10 meter di bagian dunia lainnya.

Sebagai informasi, proyek ini merupakan versi ketiga dari sistem BeiDou. BeiDou 1, yang terdiri dari tiga satelit, mulai menyediakan layanan terbatas pada 2000, namun dipensiunkan pada 2012.

BeiDou. [Wikipedia]
BeiDou. [Wikipedia]

Di tahun yang sama, sistem BeiDou 2 yang terdiri dari 10 satelit diluncurkan dengan cakupan area yang lebih luas ketimbang pendahulunya. Jaringan ini tercatat menyediakan layanan di wilayah Asia dan sekitarnya.

baca juga

Sedangkan untuk proyek BeiDou 3 sendiri baru dimulai pada 2015 dengan target layanan secara global. Jika sudah meluncur, BeiDou akan menjadi layanan navigasi global keempat yang ada di dunia, setelah GPS milik AS, GLONASS milik Rusia, dan Galileo kepunyaan Uni Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Meningkatkan Akurasi GPS di Android

Cara Meningkatkan Akurasi GPS di Android

Tekno | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 20:15 WIB

Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Memilih GPS Tracker

Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Memilih GPS Tracker

Tekno | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 02:05 WIB

Lakukan Pembaruan GPS iPhone dan iPad Lawas Anda, Jika Tidak...

Lakukan Pembaruan GPS iPhone dan iPad Lawas Anda, Jika Tidak...

Tekno | Rabu, 24 Juli 2019 | 12:23 WIB

Waze dan Allianz Partners Berikan Fasilitas Roadside Help

Waze dan Allianz Partners Berikan Fasilitas Roadside Help

Otomotif | Kamis, 20 Juni 2019 | 08:00 WIB

Gunakan GPS Tracker Untuk Keamanan Mobil, Malah Berakhir Ribut Dengan Istri

Gunakan GPS Tracker Untuk Keamanan Mobil, Malah Berakhir Ribut Dengan Istri

Otomotif | Rabu, 29 Mei 2019 | 10:54 WIB

Ikuti GPS, Lelaki Ini Malah Terdampar di Samping Got

Ikuti GPS, Lelaki Ini Malah Terdampar di Samping Got

Your Say | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:00 WIB

Terkini

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Demonstrasi Makin Marak, Pakar Sentil Lambatnya Respon Pemerintah, Rakyat Jangan Terus Disalahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:41 WIB

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

3 Parfum Lokal yang Cocok Dipakai saat Musim Hujan, dari Aroma Woody Hangat hingga Manis Nyaman

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Rupiah Makin Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.184, Asing Ramai-Ramai Keluar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Kupas Tuntas Gaya Kalcer Honda Genio, Motor Retro yang Paham Kebutuhan Komuter dan Punya Warna Baru

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Tak Perlu Mahal, Ini 4 Lip Balm untuk Bibir Hitam dan Kering di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Persib Waspada! Igor Tolic Akui Melbourne Victory Punya Transisi Permainan Mematikan

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Mainkan Peran Ganda di Film Kembar Tak Sama, Endy Arfian Bongkar Tantangan Terberatnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

×