Daftar Right Issue IHSG Sepanjang Tahun 2026, Ada Saham Idola Ritel

M Nurhadi

Selasa, 01 September 2026 | 10:10 WIB
Daftar Right Issue IHSG Sepanjang Tahun 2026, Ada Saham Idola Ritel
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
baca 10 detik
  • Sepanjang tahun 2026, Bursa Efek Indonesia diramaikan aksi rights issue dengan PT Fortune Indonesia Tbk menargetkan dana maksimal Rp27,10 triliun.
  • Lima aksi korporasi terbesar di bursa pada tahun tersebut diperkirakan menghasilkan akumulasi target dana maksimal mencapai kisaran Rp42,85 triliun.
  • Mekanisme HMETD memberikan privilese bagi pemegang saham lama untuk menebus saham baru guna mencegah terjadinya efek dilusi kepemilikan perusahaan.

Suara.com - Sepanjang tahun 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) diramaikan oleh maraknya aksi korporasi berupa rights issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). 

Berdasarkan data keterbukaan informasi emiten dan jadwal HMETD Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dinamika penerbitan saham baru ini tersebar merata.

Sebagian emiten telah merampungkan agenda eksekusinya, sementara sejumlah perusahaan lain masih berada dalam periode pelaksanaan atau baru menjadwalkan pelaksanaannya hingga kuartal ketiga dan keempat tahun 2026.

Merujuk pada daftar aksi korporasi yang terdaftar di bursa, PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) menduduki posisi sebagai salah satu emiten dengan target nilai dana maksimal paling jumbo pada tahun ini.

Melalui skema HMETD, FORU menargetkan suntikan modal maksimal mencapai sekitar Rp27,10 triliun. Angka fantastis tersebut akan diperoleh dari penerbitan sekitar 215,09 miliar lembar saham baru. Manajemen telah menetapkan harga pelaksanaan di level Rp126 per saham, dengan jadwal periode perdagangan HMETD yang akan berlangsung mulai 22 September hingga 1 Oktober 2026.

Selain FORU, bursa juga mencatat sejumlah emiten lain yang mematok nilai rights issue di level triliunan rupiah. Akumulasi target dana maksimal dari lima aksi korporasi terbesar di BEI tahun ini diperkirakan mencapai kisaran Rp42,85 triliun.

Kendati demikian, angka tersebut merupakan batas potensi maksimal dan tidak otomatis mencerminkan jumlah dana riil yang pada akhirnya berhasil ditarik ke dalam kas perusahaan setelah periode pelaksanaan berakhir.

Status Pelaksanaan dan Jadwal Emiten Lainnya

Bagi pelaku pasar yang ingin berpartisipasi, mencermati kalender pelaksanaan HMETD adalah hal mutlak. Beberapa emiten yang tercatat menggelar aksi ini memiliki lini masa yang berbeda-beda:

baca juga
  1. PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR): Telah menuntaskan periode HMETD pada 14–27 Juli 2026 dengan menargetkan dana maksimal sekitar Rp4,77 triliun.
  2. PT Singaraja Putra Tbk. (SINI): Telah merampungkan periode pelaksanaan pada 14–20 Juli 2026 dengan perolehan target maksimal sebesar Rp3,61 triliun.
  3. PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG): Menjalankan periode HMETD pada 20–28 Agustus 2026 dengan harga pelaksanaan Rp310 per saham dan potensi raupan dana maksimal Rp4,12 triliun.
  4. PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA): Dijadwalkan melaksanakan perdagangan HMETD pada 31 Agustus–4 September 2026.
  5. PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP): Menjadwalkan periode eksekusi pada 28 September–2 Oktober 2026.
  6. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA): Menggelar periode rights issue pada 1–14 Oktober 2026.
  7. PT Berlina Tbk. (BRNA): Menetapkan jadwal HMETD pada 7–14 Oktober 2026.

Tujuan fundamental dari rights issue adalah penyuntikan modal ke dalam postur keuangan perusahaan melalui pencetakan lembar saham baru. Prospektus keterbukaan informasi memegang peranan krusial, mengingat alokasi dana dari setiap emiten sangat bervariasi.

Injeksi modal ini umumnya diarahkan untuk berbagai bermanuver bisnis, mulai dari ekspansi usaha, penambahan modal kerja operasional, instrumen investasi baru, pelunasan kewajiban utang, hingga restrukturisasi permodalan korporasi.

Ukuran nilai rights issue yang mencapai triliunan rupiah tidak secara otomatis menjadikan sebuah saham lebih prospektif dibandingkan dengan emiten bernilai penawaran lebih kecil. Kunci utama bagi investor terletak pada analisis mendalam mengenai bagaimana dana segar tersebut akan dieksekusi guna mendorong pertumbuhan laba di masa depan.

Mekanisme HMETD dan Risiko Dilusi Kepemilikan

Sebagai aksi korporasi yang diatur ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)—khususnya melalui POJK Nomor 32/POJK.04/2015 yang kemudian disempurnakan dengan POJK Nomor 14/POJK.04/2019—rights issue memberikan privilese bagi pemegang saham eksisting.

Mekanisme ini memungkinkan investor lama untuk menebus saham baru sesuai rasio dan harga yang disepakati, guna mencegah tergerusnya persentase kepemilikan mereka.

Jika investor memilih untuk mengabaikan hak tersebut, jumlah saham yang dimiliki memang tidak akan berkurang secara nominal. Namun, seiring dengan membanjirnya jumlah saham baru yang beredar di bursa, porsi persentase kepemilikan investor terhadap total valuasi perusahaan dipastikan akan mengalami penyusutan atau yang lazim dikenal dengan istilah efek dilusi.

Langkah penerbitan saham ini sendiri baru dapat direalisasikan setelah jajaran manajemen mendapatkan restu resmi dari para pemegang saham melalui forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rebalancing MSCI Berlaku, IHSG Dibuka Tetap Hijau di Level 6.500

Rebalancing MSCI Berlaku, IHSG Dibuka Tetap Hijau di Level 6.500

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:19 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.500, Saham KOTA Naik 30%

IHSG Masih Betah di Level 6.500, Saham KOTA Naik 30%

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Investor Asing Guyur Pasar Saham RI Lagi, BBRI Paling Banyak Dibeli

Investor Asing Guyur Pasar Saham RI Lagi, BBRI Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Saham SAFE Mendadak Melonjak, BEI Setop Perdagangan Hari Ini

Saham SAFE Mendadak Melonjak, BEI Setop Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:49 WIB

IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR

IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Terkini

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:08 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 10:01 WIB

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:00 WIB

Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru

Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:58 WIB

Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman

Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman

Jakarta | Selasa, 01 September 2026 | 09:57 WIB

Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??

Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 09:56 WIB

Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?

Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 09:53 WIB

AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan

AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:50 WIB

Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite

Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:46 WIB

AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel

AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:33 WIB

×