Meledak pada 2083, V Sagittae Akan Jadi Bintang Paling Terang

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 10 Januari 2020 | 16:15 WIB
Meledak pada 2083, V Sagittae Akan Jadi Bintang Paling Terang
Ilustrasi Bimasakti [Shutterstock]

Suara.com - Para astronom memperkirakan sepasang bintang di Bimasakti akan bertabrakan pada 2083 dan menjadikannya objek paling terang di langit malam.

Disebut V Sagittae (V Sge), pasangan bintang yang berjarak sekitar 1.100 tahun cahaya di konstelasi Sagitta ini sekarang sangat redup dan sulit ditemukan bahkan dengan bantuan teleskop. Tetapi, saat ledakan pada 2083 terjadi, bintang ini diperkirakan akan bersinar seterang Sirius dan Venus.

V Sagittae [LSU].
V Sagittae [LSU].

"Selama masa ledakan terjadi, V Sge akan menjadi bintang paling terang di Galaksi Bimasakti," ucap Juhan Frank, salah satu penulis penelitian ini dan profesor di Louisiana State University.

Menurut para astronom dari Louisiana State University, V Sge dikenal sebagai bagian dari Variabel Cataclysmic (VC), sebuah sistem yang memiliki bintang normal yang mengorbit dan menumpahkan materi ke mayat bintang padat yang disebut katai putih.

Dalam kasus V Sge, bintang ini pun memiliki keunikan karena bintang pendamping jauh lebih masif daripada yang lain dan kecerahan katai putih jauh lebih besar daripada yang lain.

Meskipun objek ini redup jika dilihat dari Bumi, tetapi V Sge adalah salah satu objek paling terang dari jenisnya. Dilansir dari Gizmodo, tim astronom telah melakukan pengamatan terhadap V Sge sejak tahun 1980 dan hasil pengamatan menunjukkan bahwa objek ini telah tumbuh 10 kali lebih terang.

Menurut definisi, VC mencakup semua bintang biner tetapi memiliki variasi yang berbeda dalam perilaku.

"V Sge adalah yang paling ekstrem dari semua VC, kira-kira 100 kali lebih bercahaya dari semua VC yang dikenal," tambah Frank, seperti dikutip dari Earth Sky.

Para astronom dapat menggunakan jejak sejarah tentang perilaku V Sge untuk memprediksi masa depan bintang ini. Penggabungan pasangan bintang itu disebut jauh lebih terang daripada nova yang paling terang yang pernah terjadi lebih dari seabad yang lalu.

baca juga

"Sekarang orang-orang di seluruh dunia dapat mengetahui bahwa mereka akan melihat bintang tamu yang luar biasa bersinar sebagai bintang paling terang di langit selama sebulan atau lebih," timpal Bradley E. Schaefer, astronom dari Louisiana State University.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan 100 Tahun, 780 Ribu Orang Beri Nama 112 Bintang dan Eksoplanet

Peringatan 100 Tahun, 780 Ribu Orang Beri Nama 112 Bintang dan Eksoplanet

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 14:10 WIB

Gunakan Bahasa Nias, Indonesia Sumbang Nama Penamaan Bintang dan Eksoplanet

Gunakan Bahasa Nias, Indonesia Sumbang Nama Penamaan Bintang dan Eksoplanet

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 10:30 WIB

Bintang-bintang Hilang Secara Misterius Bisa Jadi Tanda Adanya Alien

Bintang-bintang Hilang Secara Misterius Bisa Jadi Tanda Adanya Alien

Tekno | Kamis, 19 Desember 2019 | 18:29 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×