Peringatan 100 Tahun, 780 Ribu Orang Beri Nama 112 Bintang dan Eksoplanet

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 22 Desember 2019 | 14:10 WIB
Peringatan 100 Tahun, 780 Ribu Orang Beri Nama 112 Bintang dan Eksoplanet
Ilustrasi eksoplanet. [Shutterstock]

Suara.com - International Astronomical Union (IAU) menggelar kampanye NameExoWorlds dalam skala besar, di mana sebanyak 780 ribu orang di seluruh dunia berpartisipasi dalam penamaan bintang dan eksoplanet. Kampanye ini merupakan bagian dari peringatan 100 tahun IAU.

IAU sebelumnya pernah melakukan hal serupa pada tahun 2015 dengan memberi nama sebanyak 31 eksoplanet. Tahun ini, sebanyak 112 negara berpartisipasi dan mengusulkan banyak nama. Nama-nama tersebut kemudian dipilih oleh masyarakat umum. Secara kesuluruhan, ada 360 ribu nama yang diusulkan.

"IAU sangat senang melihat kampanye NameExoWorlds menghasilkan sesuatu. Sangat menyenangkan melihat begitu banyak orang di seluruh dunia telah membantu menciptakan nama untuk sistem planet. Upaya ini membantu menyatukan kita semua dalam perjalanan alam semesta," ucap Debra Elmegreen, presien IAU, seperti dikutip dari laman IFL Science.

Nama-nama terpilih tersebut dapat dilihat di situs web NameExoWorld. Salah satunya adalah, negara Azerbaijan menamai bintang dengan Mahsati yang diambil dari penyair terkenal Mahsati Ganjavi. Sementara planet yang mengorbit bintang itu dinamai Ganja, diambil dari kota kuno Azerbaijan.

Sementara Kepulauan Cook memilih nama Poerava untuk bintang yang berarti mutiara hitam besar yang indah dan sempurna. Planet yang mengitarinya disebut dengan Pipitea, yang berarti mutiara putih dan emas kecil.

International Astronomical Union. [IAU}
International Astronomical Union. [IAU}

Selain diambil dari nama tokoh terkenal, IAU juga menyarankan untuk mengusulkan nama-nama dari bahasa tradisional di negara tersebut.

IAU sendiri merupakan satu-satunya lembaga resmi yang berwenang untuk menamai objek-objek langit saat ini. Untuk menamai sebuah bintang, tentu saja harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari IAU. IAU adalah anggota International Council for Science (ICSU) dengan tujuan utama untuk mempromosikan dan menjaga ilmu astronomi dalam semua aspeknya melalui kerja sama internasional.

Kelompok kerjanya termasuk Working Group for Planetary System Nomenclature (WGPSN) yang mempertahankan konvensi penamaan astronomi dan nomenklatur planet untuk badan planet, serta Working Group on Star Names (WGSN) yang menyusun katalog dan menstandarisasi nama-nama yang tepat untuk bintang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunakan Bahasa Nias, Indonesia Sumbang Nama Penamaan Bintang dan Eksoplanet

Gunakan Bahasa Nias, Indonesia Sumbang Nama Penamaan Bintang dan Eksoplanet

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 10:30 WIB

Microlensing, Cara Astronom Temukan Eksoplanet

Microlensing, Cara Astronom Temukan Eksoplanet

Tekno | Rabu, 06 November 2019 | 14:11 WIB

Astronom Temukan Planet yang Seharusnya Tak Ada

Astronom Temukan Planet yang Seharusnya Tak Ada

Tekno | Kamis, 03 Oktober 2019 | 07:55 WIB

Astronom Deteksi Eksoplanet dengan Orbit Paling Ekstrem

Astronom Deteksi Eksoplanet dengan Orbit Paling Ekstrem

Tekno | Jum'at, 13 September 2019 | 11:00 WIB

Akhirnya! Air Ditemukan di Planet di Luar Tata Surya Kita

Akhirnya! Air Ditemukan di Planet di Luar Tata Surya Kita

Tekno | Kamis, 12 September 2019 | 20:21 WIB

Jutaan Bintang di Langit, Bisakah Kita Beli dan Namai Sendiri?

Jutaan Bintang di Langit, Bisakah Kita Beli dan Namai Sendiri?

Tekno | Rabu, 28 Agustus 2019 | 05:55 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×