BMKG Bantah Ada Pergeseran Lempeng yang Picu Letusan Gunung di Sulawesi

Liberty Jemadu

Senin, 13 Januari 2020 | 23:05 WIB
BMKG Bantah Ada Pergeseran Lempeng yang Picu Letusan Gunung di Sulawesi
Gunung Karangetang Erupsi. (Foto: Humas BNPB)

Suara.com - Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Sulawesi Utara, Edward Mengko memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial terjadinya pergerakan lempeng dan berpotensi mengaktifkan gunung api di wilayah Laut Sulawesi dan Sangihe serta garis sesar antara Bitung dan Halmahera yang dikhawatirkan memicu gempa.

"Sampai dengan saat ini gempa bumi belum bisa diprediksi kapan akan terjadi, lokasi persisnya di mana, serta kekuatan magnitudonya berapa," jelas Edward kepada Antara di Manado, Senin (13/1/2020).

Wilayah perairan Laut Sulawesi dan Sangihe serta wilayah perairan antara Sulawesi Utara dan Halmahera adalah lokasi dengan tingkat aktivitas dan mekanisme kegempaan tinggi dan kompleks.

Edward menambahkan, berdasarkan sejarah, kejadian gempa bumi di wilayah ini terjadi akibat sebagian besar aktivitas sesar aktif di lempeng Laut Maluku, serta akibat subduksi lempeng laut Maluku (perairan antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara, memanjang ke Utara sampai ke wilayah Sitaro, Sangihe, dan Talaud).

Selanjutnya, aktivitas subduksi lempeng laut Sulawesi (North Sulawesi Megathrust) yang mensubduksi dengan utara Pulau Sulawesi, dan aktivitas sesar atau patahan lokal.

Dari situasi sumber dan mekanisme kejadian gempa bumi ini, maka dapat dikatakan wilayah Sulawesi Utara adalah wilayah dengan aktivitas seismik yang tinggi, karena aktif secara tektonik, dan oleh karenanya sering terjadi gempa bumi.

"Seperti yang selama ini kita, orang-orang sebelum kita, dan beberapa generasi sebelumnya bahkan sebelumnya lagi (nenek moyang kita) telah mengalaminya," ujarnya.

Kejadian gempa bumi yang terjadi di wilayah rawan gempa bumi ini, bukanlah hal yang aneh karena gempa bumi adalah mekanisme alami bumi untuk melepaskan energi tekanan yang terakumulasi akibat adanya aktivitas pergeseran lempeng tektonik.

Konsekuensi dari letak lokasi di wilayah subduksi lempeng tektonik ini, menyebabkan banyak terdapat gunung api di darat dan di laut.

baca juga

Termasuk beberapa gunung api bawah laut yang sudah diketahui saat ini seperti Mahangetang dan lainnya di Kawio Barat, keduanya di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Lebih lanjut Edward mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah dengan aktivitas kegempaan tinggi untuk tidak mudah panik dan resah, tapi bersiaga mempersiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi bencana gempa.

Langkah mitigasi bisa dimulai dari menghindari membangun bangunan di wilayah rawan longsor akibat gempa atau atau rawan semburan erupsi gunung api; membangun rumah dan bangunan tahan gempa bumi; melatih secara rutin kesiapsiagaan pada saat terjadi gempa bumi; serta mempersiapkan dan melatih secara rutin jalur-jalur evakuasi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:12 WIB

El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?

El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:47 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:58 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:56 WIB

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 06:00 WIB

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:46 WIB

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×