El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:47 WIB
El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?
Ilustrasi Kekeringan Akibat El Nino (dok.Pexels/Jonathan)

Suara.com - Fenomena El Nino diperkirakan terus menguat dan mencapai intensitas tinggi hingga awal 2027. Di Indonesia, kondisi ini meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama ketika El Nino bertepatan dengan puncak musim kemarau pada Agustus–September 2026.

Untuk mengantisipasi dampak tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah prioritas.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan OMC dilakukan sebagai langkah pencegahan dini untuk mengurangi risiko kekeringan dan karhutla.

"BMKG mengambil langkah proaktif dengan memperkuat dan memperluas OMC sebagai bentuk komitmen mitigasi bencana hidrometeorologi secara terpadu di Indonesia," kata Faisal.

Melalui OMC, BMKG melakukan penyemaian awan untuk memaksimalkan potensi hujan yang tersedia sebelum kondisi kekeringan semakin parah.

Jangkauan operasi juga diperluas dengan menyiapkan posko OMC di Pekanbaru untuk mendukung penanganan karhutla di Riau. Sementara itu, posko di Bandung disiapkan untuk mengantisipasi kekeringan di Jawa Barat.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan penyemaian awan dilakukan dengan memanfaatkan potensi hujan yang tersedia di atmosfer.

Namun, upaya tersebut tidak selalu dapat dilakukan.

Ketika kondisi atmosfer tidak memungkinkan untuk pelaksanaan OMC, pemadaman langsung di lokasi tetap menjadi langkah utama untuk menangani karhutla.

baca juga

Upaya mitigasi ini dilakukan BMKG bersama sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Lingkungan Hidup.

17 kali OMC untuk cegah karhutla

Sepanjang 2026, BMKG telah melaksanakan OMC sebanyak 17 kali khusus untuk mitigasi karhutla di sejumlah wilayah rawan.

Wilayah tersebut mencakup Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Selatan.

OMC tidak hanya digunakan untuk mencegah karhutla. BMKG juga memanfaatkannya untuk menambah pasokan air di waduk dan danau sebagai bagian dari antisipasi dampak El Nino.

Upaya pengisian waduk melalui OMC telah dilakukan di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Terkini

Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?

Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Setoran Judol 1.900 Pegawai Kemensos Tembus Rp8,6 Miliar, Rata-rata Lampaui Gaji Awal ASN

Setoran Judol 1.900 Pegawai Kemensos Tembus Rp8,6 Miliar, Rata-rata Lampaui Gaji Awal ASN

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Tiga Croissant Terinspirasi Cerita Rakyat, Cara Baru Menikmati Warisan Nusantara

Tiga Croissant Terinspirasi Cerita Rakyat, Cara Baru Menikmati Warisan Nusantara

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Buku Pelajaran Indonesia Mau Dirombak, Apa Saja yang Harus Dibenahi?

Buku Pelajaran Indonesia Mau Dirombak, Apa Saja yang Harus Dibenahi?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:37 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Bruntusan di Dahi dan Pipi, Wajah Jadi Mulus

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Bruntusan di Dahi dan Pipi, Wajah Jadi Mulus

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Jangan Tertukar! Ini 5 Perbedaan Istana Negara dan Istana Merdeka

Jangan Tertukar! Ini 5 Perbedaan Istana Negara dan Istana Merdeka

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Menikah dengan Georgina Rodrguez Setelah Punya 5 Anak

Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Menikah dengan Georgina Rodrguez Setelah Punya 5 Anak

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin: Ketika Cinta Harus Belajar Ikhlas

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin: Ketika Cinta Harus Belajar Ikhlas

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Kisah Diana 30 Jam Terjebak Timbunan Bangunan Pasca Gempa Bumi Besar Kolombia

Kisah Diana 30 Jam Terjebak Timbunan Bangunan Pasca Gempa Bumi Besar Kolombia

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Sambut HUT PPAD dan RI, 131 Purnawirawan TNI AD Ikuti Turnamen Golf Bareng di Cilangkap

Sambut HUT PPAD dan RI, 131 Purnawirawan TNI AD Ikuti Turnamen Golf Bareng di Cilangkap

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:23 WIB

×