Penampakkan Letusan Gunung Api Taal di Filipina dari Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:40 WIB
Penampakkan Letusan Gunung Api Taal di Filipina dari Luar Angkasa
Erupsi Gunung Taal, Fililpina. [AFP/Ted Aljibe]

Suara.com - Gunung api Taal kembali aktif pada 12 Januari lalu setelah letusan terakhirnya pada 43 tahun lalu. Letusan gunung itu menyemburkan segumpal uap dan belerang, sehingga mengharuskan petugas mengevakuasi ribuan orang di Pulau Luzon, Filipina.

Letusan ini berhasil ditangkap dalam gambar oleh satelit Himawari-8 milik Jepang. Sebuah animasi dari data satelit yang dirilis oleh NASA menunjukkan semburan vulkanik yang menyebar selama 12 dan 13 Januari.

Menurut Program Vulkanisme Global Smithsonian Institution, Gunung Taal sering mengalami erupsi sepanjang pertengahan 1960-an hingga 1977. Pada 2006, 2008, 2010, dan 2011, gunung berapi itu secara berkala menyebabkan gempa bumi dan terkadang menunjukkan peningkatan aktivitas hidrotermal.

Pada akhirnya, 12 Januari 2020, Gunung Taal meletus dengan mengeluarkan abu setinggi 14 kilometer ke udara. Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) di Kota Quezon, letusan uap juga diikuti oleh munculnya air mancur lava yang memancar.

PHIVOLCS mendesak evakuasi semua orang yang masih berada dalam radius 14,7 kilometer dari gunung berapi. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Filipina memperkirakan bahwa lebih dari 450 ribu orang tinggal di daerah di sekitar gunung berapi.

Penampakkan erupsi Gunung Taal, Filipina. [NASA]
Penampakkan erupsi Gunung Taal, Filipina. [NASA]

Gunung Taal mengeluarkan sulfur dioksida yang mengharuskan orang sekitar menggunakan penutup wajah atau pakaian basah agar tidak menghirup udara yang terkena dampak.

Letusan dahsyat itu juga menimbulkan gempa baru ke sisi gunung. Jaringan Seismik Filipina mendeteksi setidaknya 144 gempa bumi telah terjadi sejak 12 Januari.

Dilansir dari Space.com, terlepas dari bahaya akan abu dan gas beracun, Gunung Taal juga terletak di sebuah danau yang besar. Letusan mendadak bisa menciptakan tsunami berbahaya yang akan membanjiri kota-kota dan desa-desa terdekat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Ubah Jamur Jadi Material Rumah di Mars

NASA Ubah Jamur Jadi Material Rumah di Mars

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2020 | 11:20 WIB

NASA dan Eropa Luncurkan Satelit Pantau Kenaikan Permukaan Air Laut

NASA dan Eropa Luncurkan Satelit Pantau Kenaikan Permukaan Air Laut

Tekno | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:27 WIB

Selain Gunung Taal, Ini Fenomena Erupsi Disertai Petir Vulkanik

Selain Gunung Taal, Ini Fenomena Erupsi Disertai Petir Vulkanik

Tekno | Rabu, 15 Januari 2020 | 12:27 WIB

Gunung Taal Filipina Meletus, Pengantin ini Tetap Lanjutkan Pernikahan

Gunung Taal Filipina Meletus, Pengantin ini Tetap Lanjutkan Pernikahan

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 17:52 WIB

Mengerikan! NASA Temukan Dua Planet Bertabrakan

Mengerikan! NASA Temukan Dua Planet Bertabrakan

Tekno | Minggu, 12 Januari 2020 | 11:30 WIB

NASA Temukan Planet Seukuran Bumi Pertama dengan Potensi Air Cair

NASA Temukan Planet Seukuran Bumi Pertama dengan Potensi Air Cair

Tekno | Sabtu, 11 Januari 2020 | 19:33 WIB

Terkini

BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan

BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:38 WIB

BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026

BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:34 WIB

BRI Group Raih Enam Penghargaan Internasional, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Group Raih Enam Penghargaan Internasional, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan

Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel

Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya

Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU

Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:29 WIB

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:25 WIB

×