Astronot Bagikan Potret Asap Kebakaran di Australia dari Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:50 WIB
Astronot Bagikan Potret Asap Kebakaran di Australia dari Luar Angkasa
Kebakaran hutan Australia. [AFP/Saeed Khan]

Suara.com - Para astronot mengamati kebakaran yang melanda hutan di Australia dari luar angkasa dan membagikan potret asap tebal yang menyerupai awan lewat media sosial Twitter.

Komandan Stasiun Luar Angkasa Internasional sekaligus astronot asal Italia Luca Parmitano, mencuitkan serangkaian tweet yang menyebutkan dampak lingungan dari kebakaran mematikan di Australia, yang telah menewaskan puluhan orang dalam beberapa pekan terakhir dan sekarang menyelimuti di sekitar kota-kota besar seperti Adelaide, Canberra, Melbourne, dan Sydney dengan kabut asap.

NASA telah melacak penyebaran asap tersebut yang dapat dengan mudah dilihat Parmitano dari luar angkasa.

"Awan abu besar menutupi Australia ketika kami terbang menuju Matahari terbenam," cuit Parmitano lewat akun @astro_luca pada 13 Januari seraya mengunggah dua foto yang menunjukkan awan tebal dan asap yang menutupi gurun.

Potret kebakaran hutan Australia dari luar angkasa. [Twitter]
Potret kebakaran hutan Australia dari luar angkasa. [Twitter]

Selain itu, astronot NASA Christina Koch juga berbagi beberapa foto yang diambilnya dari orbit Bumi. Foto tersebut memperlihatkan debu yang beterbangan dan asap mengepul dari beberapa wilayah.

"Australia. Hati dan pikiran kami menyertai Anda," cuit Koch lewat akun @astro_christina pada 14 Januari.

Dilansir dari Space.com, badai petir yang disebabkan oleh kebakaran hutan mempercepat penyebaran asap.

"Kenaikan asap setinggi setidaknya 17 kilometer dan dapat bergerak relatif tanpa hambatan, di atas sebagian besar atmosfer," ucap Lisa Harvey-Smith, seorang astrofisikawan di Universitas New South Wales.

Potret kebakaran hutan Australia dari luar angkasa. [Twitter]
Potret kebakaran hutan Australia dari luar angkasa. [Twitter]

Menurut blog NASA, awan-awan yang dihasilkan dari kebakaran ini disebut sebagai pyrocumulonimbus dan flammagenitus.

baca juga

Pembentukan awan pyrocumulonimbus membutuhkan api untuk menciptakan udara panas dengan cepat. Ketika udara panas naik dan menyebar, udara tersebut akan mendingin dan menyebabkan uap air mengembun, lalu membentuk awan. Dalam kondisi tertentu, angin kencang dapat menyebabkan awan naik beberapa kilometer dan berubah menjadi badai petir yang dapat membahayakan petugas pemadam kebakaran karena turbulensi yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakkan Letusan Gunung Api Taal di Filipina dari Luar Angkasa

Penampakkan Letusan Gunung Api Taal di Filipina dari Luar Angkasa

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:40 WIB

NASA Ubah Jamur Jadi Material Rumah di Mars

NASA Ubah Jamur Jadi Material Rumah di Mars

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2020 | 11:20 WIB

Mengerikan! NASA Temukan Dua Planet Bertabrakan

Mengerikan! NASA Temukan Dua Planet Bertabrakan

Tekno | Minggu, 12 Januari 2020 | 11:30 WIB

Chris Hemsworth, Pemeran Driver F1, Galang Dana Kebakaran Australia

Chris Hemsworth, Pemeran Driver F1, Galang Dana Kebakaran Australia

Otomotif | Selasa, 07 Januari 2020 | 17:00 WIB

Kebakaran Hutan Australia Makin Parah, Tagar #PrayForAustralia Menggema

Kebakaran Hutan Australia Makin Parah, Tagar #PrayForAustralia Menggema

News | Senin, 06 Januari 2020 | 09:13 WIB

Suhu Makin Panas Akibat Kebakaran, Ribuan Orang di Australia Dievakuasi

Suhu Makin Panas Akibat Kebakaran, Ribuan Orang di Australia Dievakuasi

News | Senin, 30 Desember 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan

4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak

Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah

Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×