Untuk Pertama Kalinya Kutub Utara dan Selatan Matahari Akan Difoto

Liberty Jemadu Suara.Com
Sabtu, 08 Februari 2020 | 06:30 WIB
Untuk Pertama Kalinya Kutub Utara dan Selatan Matahari Akan Difoto
Foto Matahari yang mirip labu Halloween dari badan antariksa AS. [Twitter/NASA]

Suara.com - Solar Orbiter, sebuah teleskop antariksa buatan Amerika Serikat dan Eropa, akan memotret kutub Matahari serta mengirimkannya ke Bumi. Belum pernah sebelumnya manusia melihat kutub utara dan selatan induk tata surya itu.

Seperti diwartakan The Guardian, Solar Orbiter rencananya meluncur dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada Senin (10/2/2020). Ia dijadwalkan tiba di lokasi orbitnya, di atas lintasan orbit planet-planet lain di tata surya, pada akhir 2021.

Dari Bumi, Matahari terlihat bulan sempurna. Tetapi para ilmuwan curiga, kutub-kutub bintang itu terlihat lain: mungkin memiliki lubang gelap atau bahkan memiliki pola bersudut.

Potret pertama kutub utara Planet Yupiter beberapa waktu lalu sempat membuat astronom terkejut, karena di sana terekam adanya badai yang membentuk pola oktagonal. Sementara di kutub utara Saturnus ditemukan struktur awan yang membentuk pola heksagon.

"Tak ada alasan rasional untuk mengatakan bahwa kutub Matahari tidak memiliki bentuk aneh. Siap-siap saja untuk terkejut," Mark McCaughrean, ilmuwan dari Badan Antariksa Eropa (ESA) yang terlibat dalam pembuatan teleskop itu.

Solar Orbiter akan menjalankan misi secara paralel dengan Parker Solar Probe buatan badan antariksa AS (NASA) yang meluncur 18 bulan lalu. Teleskop antariksa itu kini menjadi objek buatan manusia pertama yang terbang paling dekat dengan Matahari.

Parker Solar Probe kini berada pada jarak 3,83 juta mil dari permukaan Matahari - secara teknis ia sudah berada di dalam atmosfer Matahari. Tetapi ia tak bisa memotret langsung bintang itu, karena perangkat kameranya akan terbakar jika meneropong langsung ke bola api raksasa tersebut.

Di sinilah Solar Orbiter berperan. Ia akan mengambil gambar Matahari dari titik yang lebih jauh, untuk meneliti bintik-bintik Matahari dan menganalisis badai Matahari.

Solar Orbiter akan mulai melakukan penelitian pada Mei 2020 dan semua perangkatnya, termasuk teleskop, beroperasi penuh mulai November 2021.

Baca Juga: Keren! Astronom Bagikan Penampakan Matahari Paling Detail

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI