Beda TikTok Dulu dan Sekarang

Selasa, 11 Februari 2020 | 14:13 WIB
Beda TikTok Dulu dan Sekarang
TikTok memperkenalkan program #BelajarBareng di Jakarta, belum lama ini. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Di awal kemunculannya di Indonesia pada 2017, TikTok mencuri perhatian pengguna gadget di Tanah Air.

Bukan karena fiturnya saja, namun juga konten-konten videonya yang tak jarang menuai kontroversi. Maklum, saat itu masih banyak konten pornografi yang ditayangkan oleh aplikasi besutan ByteDance tersebut.

Maka, tidak mengherankan jika tahun lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sempat memblokir TikTok karena dianggap meresahkan masyarakat.

Tapi, itu dulu...

Kini, TikTok bertransformasi menjadi sebuah aplikasi video yang digemari oleh kalangan yang lebih luas, seiring dengan "wajah" baru yang diusungnya saat ini.

Tak hanya dari kalangan milenial, sejumlah selebriti, pejabat negara, hingga Kominfo pun punya akun TikTok sendiri. Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi?

Kepada Suara.com, Donny Eryastha selaku Head of Public Policy Indonesia, Malaysia, and Filipina mengatakan bahwa kesuksesan tersebut dipengaruhi banyak faktor.

"Harus diakui, dulu kita kurang berkomunikasi dengan pemerintah. Tapi sekarang, kita sudah menjalin hubungan yang baik. Bahkan, Kominfo juga punya akun (TikTok)," terang Donny di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/2/2020).

Terkait konten pornografi yang sempat beredar di TikTok beberapa tahun lalu, ia menegaskan bahwa hal tersebut kini sudah bisa diberantas. Makanya, Kominfo sudah membuka kembali aplikasi ini.

Baca Juga: Dua Perusahaan Ini Jadi Pemenang Tender Menara XL Axiata

TikTok bersama komunitas Sudah Dong meluncurkan panduan bertajuk “Sama Sama Aman, Sama Sama Nyaman” di Jakarta, Selasa (11/2/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Donny Eryastha selaku Head of Public Policy Indonesia, Malaysia, and Filipina (kiri) dalam TikTok bersama komunitas Sudah Dong meluncurkan panduan bertajuk “Sama Sama Aman, Sama Sama Nyaman” di Jakarta, Selasa (11/2/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]

"Dari dulu, TikTok memang melarang konten pornografi. Hanya saja, filternya belum seketat saat ini. Sekarang, kita punya pedoman komunitas yang mengatur masalah ini. Nah, aturannya kita selaraskan dengan anjuran Kominfo," lanjutnya.

Donny menuturkan, pihak internal TikTok juga sudah membuat algoritma tertentu pada machine learning yang bisa secara otomatis memblokir konten-konten negatif.

"Machine learning kita sudah diperbarui. Itu akan memblokir otomatis konten negatif. Selain itu, kita juga ada tim pengawas yang akan mereview semua konten yang diunggah," tandasnya.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk membuat konten di TikTok?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI