Dampak Virus Corona, Pabrik Ponsel Samsung di India Terpaksa Tutup

Agung Pratnyawan

Selasa, 24 Maret 2020 | 15:33 WIB
Dampak Virus Corona, Pabrik Ponsel Samsung di India Terpaksa Tutup
Logo Samsung. [Shutterstock]

Suara.com - Virus corona baru yang disebut-sebut sumber wabah COVID-19 telah berdampak ke industri ponsel. Termasuk pabrik ponsel Samsung di India yang terpaksa tutup sementara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Samsung memiliki fasilitas produksi ponsel yang besar di India. Fasilitas ini telah akti memproduksi ponsel Samsung sejak 2018 kemarin.

Di fasilitas produksi ini, Samsung setiap tahunnya bisa menghasilkan setidaknya 120 juta unit ponsel. Dan jadi salah satu pabrik ponsel Samsung yang penting.

Namun karena penyebaran virus corona, Samsung terpaksa melakukan penutupan sementara pada pabrik ponsel yang berlokasi di Noida, Uttar Pradesh, India ini.

Dikutip HiTekno.com dari GSM Arena, perusahaan asal Korea Selatan ini telah menutup sementara pabrik tersebut dari 23 Maret hingga 25 Maret 2020.

Partha Ghosh, Head of Corporate Communications at Samsung India menjelaskan terkait penutupan sementara pabrik ponsel Samsung ini.

"Untuk saat ini [Samsung] menangguhkan operasi manufaktur kami dan telah meminta karyawan di kantor penjualan, pemasaran, dan R&D kami di India untuk bekerja dari rumah." ucap Partha Ghosh.

Logo Samsung. (Samsung Newsroom)
Logo Samsung. (Samsung Newsroom)

Dilaporkan pula Samsung bukan satu-satunya yang akan menutup sementara pabrik ponsel mereka di India. LG juga akan melakukan hal serupa.

Disebutkan kalau LG juga akan mematuhi perintah pemerintah setempat untuk menutup dua pabriknya di Noidan dan Pune hingga akhir bulan ini.

baca juga

Sebelumnya, Samsung juga sempat menghentikan salah satu fasilitas produksi ponsel di Gumi, Korea Selatan sebagai dampak virus corona.

Bukan cuma sekali, pabrik ponsel Samsung di Korea Selatan tersebut sampai dua kali mengalami penutupan. Jelas ini akan berdampak pada produksi perangkat mereka.

Pabrik ponsel Samsung yang masih berjalan lancar tanpa kena dampak virus corona adalah fasilitas produksi di Vietnam.

Itulah dampak virus corona yang memaksa pabrik ponsel Samsung di India untuk tutup sementara. Begitu juga sejumlah pabrik lainnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggemar Samsung Berikan Petisi Stop Jual Ponsel dengan Chipset Exynos

Penggemar Samsung Berikan Petisi Stop Jual Ponsel dengan Chipset Exynos

Tekno | Senin, 23 Maret 2020 | 09:05 WIB

Virus Corona, Samsung Beberkan Suplai dan Distribusi Galaxy S20 Series

Virus Corona, Samsung Beberkan Suplai dan Distribusi Galaxy S20 Series

Tekno | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:45 WIB

Pekerja Positif Virus Corona, Samsung dan LG Tutup Pabrik di Korea Selatan

Pekerja Positif Virus Corona, Samsung dan LG Tutup Pabrik di Korea Selatan

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 06:57 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×