Metode Baru Pengobatan Virus Corona Lewat Sampel Darah ?

Dythia Novianty, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:30 WIB
Metode Baru Pengobatan Virus Corona Lewat Sampel Darah ?
Rapid test virus corona. (Suara.com/Emi)

Suara.com - Berbagai metode disiapkan untuk terus menekan penyebaran virus corona (COVID-19). Sebuah metode baru dikembangkan oleh ilmuwan yang meneliti kembali sampel darah pasien yang sembuh dari virus corona.

Sebanyak ribuan orang yang telah terinfeksi virus corona di New York membuat ilmuwan Amerika Serikat ikut bergerak cepat dalam melakukan penelitian.

Pada Senin (23/03/2020), Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengumumkan rencana tim ilmuwan untuk memanfaatkan plasma darah dalam pengobatan virus corona.

Proses ini melibatkan pengumpulan plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari virus corona.

Plasma darah yang mengandung antibodi terhadap SARS-CoV-2 akan dimanfaatkan oleh ilmuwan.

Ini akan diinfuskan ke orang yang masih melawan virus, untuk membantu berkontribusi pada respon imun tubuh.

Andrew Cuomo mengklaim bahwa beberapa tes sebelumnya dari tim ilmuwan berhasil merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut.

"Ada beberapa tes yang menunjukkan ketika seseorang disuntik dengan antibodi, itu kemudian akan merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka terhadap penyakit tersebut. Ini hanya uji coba. Uji coba ini untuk orang-orang yang berada dalam kondisi serius, tetapi Departemen Kesehatan New York telah mengerjakan ini dengan beberapa agen perawatan kesehatan terbaik mereka sehingga cukup meyakinkan. Kami akan mulai pekan ini," kata Andrew Cuomo.

Dilansir dari IFLScience, perawatan di atas tidak sepenuhnya menggaransikan 100 persen berhasil.

baca juga

Selain itu, ada risiko yang terkait dengan transfusi plasma, seperti memberikan pasien jenis darah yang salah atau secara tidak sengaja menularkan patogen lain.

Namun, prosedur tersebut diklaim relatif aman asalkan darah disaring dari virus dan komponen lain yang dapat menyebabkan infeksi lebih lanjut. Dalam kasus virus corona, percobaan untuk metode ini telah dilakukan sebelumnya melalui studi percontohan di China.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

Pada sebuah jurnal di MedRxiv, disebutkan bahwa 10 kasus parah yang menerima pengobatan plasma, lima di antaranya menunjukkan peningkatan antibodi yang signifikan sesaat setelah tranfusi. Dalam kurun waktu seminggu, virus tidak terdeteksi pada tujuh orang pasien.

Dr Arturo Casadevall, seorang ahli imunologi di Johns Hopkins University juga menganjurkan penggunaan metode ini ketika pandemi dunia sudah semakin parah.

Hanya waktu yang akan membuktikan apakah perawatan ini (menggunakan plasma darah), memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi dampak virus corona atau tidak.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darah Penyintas Virus Corona Jadi Obat Pasien yang Masih Sakit, Bisakah?

Darah Penyintas Virus Corona Jadi Obat Pasien yang Masih Sakit, Bisakah?

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:59 WIB

Penanganan Virus Corona, Ilmuwan Dunia Sebut Indonesia Mengkhawatirkan

Penanganan Virus Corona, Ilmuwan Dunia Sebut Indonesia Mengkhawatirkan

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:47 WIB

Ingat! Virus Corona Bisa Muncul Lagi Meski Telah Dinyatakan Sembuh

Ingat! Virus Corona Bisa Muncul Lagi Meski Telah Dinyatakan Sembuh

News | Senin, 23 Maret 2020 | 08:10 WIB

Donald Trump Dilaporkan Bajak Ilmuwan Jerman yang Bikin Vaksin Corona

Donald Trump Dilaporkan Bajak Ilmuwan Jerman yang Bikin Vaksin Corona

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 19:38 WIB

Ilmuwan Rekomendasikan 4 Senjata Ini untuk Perangi Perubahan Iklim

Ilmuwan Rekomendasikan 4 Senjata Ini untuk Perangi Perubahan Iklim

Tekno | Selasa, 17 Maret 2020 | 15:57 WIB

Seberapa Efektif Cairan Disinfektan Mencegah Virus Corona ?

Seberapa Efektif Cairan Disinfektan Mencegah Virus Corona ?

Tekno | Selasa, 17 Maret 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Kehabisan Tiket Pestapora 2026? Tenang, BRImo Bagi-Bagi Tiket Gratis!

Kehabisan Tiket Pestapora 2026? Tenang, BRImo Bagi-Bagi Tiket Gratis!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:31 WIB

Oh My Guard Tayang Oktober, Intip Poster Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee!

Oh My Guard Tayang Oktober, Intip Poster Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Air Mawar Viva Mengandung Alkohol? Ini Ciri-Ciri Kulit Tidak Cocok

Apakah Air Mawar Viva Mengandung Alkohol? Ini Ciri-Ciri Kulit Tidak Cocok

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:30 WIB

Pakar UGM Ingatkan Wacana Kuliah Gratis Presiden Prabowo Bisa Jadi Pemicu Ketidakadilan

Pakar UGM Ingatkan Wacana Kuliah Gratis Presiden Prabowo Bisa Jadi Pemicu Ketidakadilan

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:29 WIB

Cara Menyimpan Cabai dan Sayuran di Kulkas agar Awet Tidak Cepat Busuk, Aman Berminggu-minggu

Cara Menyimpan Cabai dan Sayuran di Kulkas agar Awet Tidak Cepat Busuk, Aman Berminggu-minggu

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:26 WIB

Wujudkan Rumah Impian, KPR BRI Tawarkan Suku Bunga Rendah Mulai 1,75 Persen

Wujudkan Rumah Impian, KPR BRI Tawarkan Suku Bunga Rendah Mulai 1,75 Persen

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB

Proses Daur Air Hidrologi dan Tahapannya: Evaporasi, Kondensasi, Presipitasi

Proses Daur Air Hidrologi dan Tahapannya: Evaporasi, Kondensasi, Presipitasi

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB

Yadea OVA Mini Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Perkotaan, Dibanderol Rp6,9 Juta

Yadea OVA Mini Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Perkotaan, Dibanderol Rp6,9 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:23 WIB

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

×