Yuk! Bantu Ilmuwan Perangi Virus Corona Hanya Lewat Komputer

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 01 April 2020 | 08:00 WIB
Yuk! Bantu Ilmuwan Perangi Virus Corona Hanya Lewat Komputer
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Sebagian besar ilmuwan di seluruh dunia tengah mencoba meneliti tentang pandemi yang terjadi saat ini, virus Corona (COVID-19). Namun, jika ingin melakukan kontribusi positif, siapapun kini bisa membantu para ilmuwan seperti di Universitas Stanford, hanya lewat komputer.

Dengan menginstal program kecil di laptop atau desktop di rumah, yang berjalan di latar belakang saat pengguna tidak melakukan hal lain di komputer, pengguna dapat membantu para ahli menjalankan perhitungan rumit untuk mempelajari lebih lanjut tentang penyakit COVID-19.

Aplikasi yang tersedia untuk Windows, Linux, dan macOS ini disebut Folding at Home dan dapat diakses melalui https://foldingathome.org merupakan aplikasi yang telah membantu penelitian penyakit serta obat-obatan selama hampir 20 tahun.

Fokus utama dari proyek ini adalah pelipatan protein (protein folding), yaitu proses biologis yang menggambarkan bagaimana protein mengatur bentuknya di dalam sel. Dengan mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana proses itu terjadi pada protein virus tertentu, dapat membantu mengembangkan pengobatan untuk penyakit tertentu.

Dalam kasus COVID-19, infeksi terjadi di paru-paru ketika apa yang dikenal sebagai spike protein berikatan dengan reseptor yang disebut ACE2. Dengan memblokir koneksi tersebut berpotensi, dapat menghentikan penyakit dan pemodelan komputer adalah salah satu cara untuk mengetahui bagaimana cara menjaga protein dan reseptor tetap terpisah.

Memiliki pengetahuan tentang spike protein sangat penting untuk pengembangan obat yang bisa efektif melawan virus COVID-19.

Aplikasi Folding at Home. [Science Alert]
Aplikasi Folding at Home. [Science Alert]

"Data yang Anda bantu kami hasilkan akan dengan disebarluaskan dengan cepat sebagai bagian dari kolaborasi sains terbuka dari beberapa laboratorium di seluruh dunia, memberi para ilmuwan alat baru yang dapat membuka peluang untuk mengembangkan obat yang menyelamatkan jiwa," ucap Greg Bowman, ahli biokimia dan direktur Folding at Home.

Dilansir laman Science Alert, aplikasi akan menangani semua pengangkatan berat dan pengguna tidak perlu melakukan apapun setelah menginstal aplikasi.

Jika pengguna ingin membantu meneliti virus COVID-19, pilih opsi Any Disease dari halaman antarmuka. Pengguna dapat memulai dan menghentikan aplikasi kapanpun pengguna inginkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Berapa Nyawa Bisa Diselamatkan Lewat Physical Distancing

Ilmuwan Ungkap Berapa Nyawa Bisa Diselamatkan Lewat Physical Distancing

Tekno | Selasa, 31 Maret 2020 | 13:00 WIB

Kabar Baik, Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Mulai Pulih

Kabar Baik, Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Mulai Pulih

Tekno | Selasa, 31 Maret 2020 | 11:00 WIB

Penelitian Terbaru! Virus Corona Bermutasi Jadi 40 Jenis

Penelitian Terbaru! Virus Corona Bermutasi Jadi 40 Jenis

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 10:39 WIB

Penularan Virus Corona Bisa dari Air Mata ?

Penularan Virus Corona Bisa dari Air Mata ?

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 07:33 WIB

Ilmuwan Dunia Berlomba Mencari Vaksin untuk Lawan Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Dunia Berlomba Mencari Vaksin untuk Lawan Virus Corona Covid-19

Video | Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:00 WIB

Metode Baru Pengobatan Virus Corona Lewat Sampel Darah ?

Metode Baru Pengobatan Virus Corona Lewat Sampel Darah ?

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×