Bersin Mencapai 8 Meter, Ilmuwan Minta Kaji Kembali Physical Distancing

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 08 April 2020 | 07:00 WIB
Bersin Mencapai 8 Meter, Ilmuwan Minta Kaji Kembali Physical Distancing
Ilustrasi bersin di tengah pandemi COVID-19. [Pixabay/Mohamed Hassan]

Suara.com - Tetesan air liur yang dikeluarkan melalui batuk dan bersin, dapat menjangkau hingga 7 atau 8 meter, berpotensi mencemari permukaan di sekitarnya.

Menurut profesor di Ilmu Kesehatan dan Teknologi Harvard-MIT, Lydia Bourouiba, rekomendasi physical distancing atau jarak fisik, untuk mengurangi penyebaran virus Corona (COVID-19) sejauh 1 hingga 2 meter seperti yang disarankan WHO menjadi pertanyaan, mengingat seberapa jauh tetesan pernapasan dapat menjangkau suatu area.

Dituliskan dalam The Journal of American Medical Association, Bourouiba berpendapat bahwa diperlukan persyaratan baru untuk peralatan perlindungan pribadi.

"Meskipun strategi jarak fisik seperti itu sangat penting dalam masa pandemi saat ini, mungkin tampak mengejutkan bahwa pemahaman tentang rute penularan dari host-ke-host dalam penyakit infeksi pernapasan, didasarkan pada model penularan penyakit yang dikembangkan pada tahun 1930-an dengan standar modern, tampaknya terlalu disederhanakan," tulis Bourouiba.

COVID-19 dapat menular melalui tetesan pernapasan yang menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan jarak 2 meter untuk physical distancing, sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk menjaga jarak 1 meter.

Namun, para ahli kesehatan mencatat bahwa penularan melalui udara dan tetesan berbeda dan mungkin memerlukan tindakan perlindungan khusus untuk masing-masing cara penularan.

“Transmisi di udara berbeda dari transmisi tetesan karena mengacu pada keberadaan mikroba dalam inti tetesan, yang umumnya dianggap partikel dengan diameter kurang dari 5μm, dapat tetap berada di udara dalam jangka waktu yang lama dan ditransmisikan ke orang lain dari jarak jauh lebih dari 1 meter," tulis WHO dalam pembaruan.

Ukuran tetesan pernapasan dan lingkungan di mana penderita bersin mempengaruhi baik kemungkinan terkontaminasi seseorang atau area tertentu. Misalnya, tetesan berukuran besar mengendap lebih cepat dan mencemari area di sekitar orang yang mengeluarkannya, sedangkan tetesan kecil lebih cepat menguap.

Bourouiba menyebut peraturan ukuran tetesan yang ditetapkan oleh badan pengawas seperti WHO dan CDC "sewenang-wenang" dan tidak secara akurat mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi dengan emisi pernapasan.

baca juga
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)

Kecepatan pernapasan puncak bisa mencapai kecepatan antara 10 dan 30 meter per detik. Selain itu, awan "gas turbulen" atau kepulan dapat membungkus tetesan berbagai ukuran.

“Di bawah kondisi ini, masa hidup tetesan bisa diperpanjang dengan faktor hingga 1000, dari sepersekian detik hingga menit," jelas Bourouiba, seperti dikutip laman IFL Science, Rabu (8/4/2020).

Selain kondisi lingkungan, laju penguapan tetesan pernapasan juga tergantung pada "tingkat turbulensi dan kecepatan" awan gas yang bersin.

Meskipun sifat pernapasan COVID-19 belum diteliti, tetesan dengan ukuran bervariasi yang dibuat di dalam dan di luar saluran pernapasan mungkin mengandung virus yang menyebabkan infeksi pernapasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapatkah Virus Corona Bertahan Lama pada Kain atau Pakaian?

Dapatkah Virus Corona Bertahan Lama pada Kain atau Pakaian?

Health | Selasa, 07 April 2020 | 15:04 WIB

Definisi Perkumpulan Sesungguhnya di Tengah Pandemi COVID-19

Definisi Perkumpulan Sesungguhnya di Tengah Pandemi COVID-19

Tekno | Selasa, 07 April 2020 | 15:00 WIB

Orang Terdekat Meremehkan Bahaya Pandemi Corona? Begini Cara Meyakinkannya

Orang Terdekat Meremehkan Bahaya Pandemi Corona? Begini Cara Meyakinkannya

Health | Selasa, 07 April 2020 | 11:28 WIB

Canggih! Toilet Pintar Ini Bisa Deteksi Penyakit Anda

Canggih! Toilet Pintar Ini Bisa Deteksi Penyakit Anda

Tekno | Selasa, 07 April 2020 | 09:00 WIB

Curhat Penumpang KRL, Tak Ada Jaga Jarak Dalam Kereta

Curhat Penumpang KRL, Tak Ada Jaga Jarak Dalam Kereta

News | Senin, 06 April 2020 | 22:22 WIB

Bersin Gejala Terinfeksi Virus Corona Covid-19? Pakar Ungkap Fakta

Bersin Gejala Terinfeksi Virus Corona Covid-19? Pakar Ungkap Fakta

Health | Selasa, 07 April 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes Minta Timnas Indonesia Tak Pandang Remeh Lawan

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes Minta Timnas Indonesia Tak Pandang Remeh Lawan

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:43 WIB

Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:42 WIB

BEI Setop Sementara Perdagangan Saham NICK, BIKE, dan IDEA Hari Ini

BEI Setop Sementara Perdagangan Saham NICK, BIKE, dan IDEA Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:41 WIB

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:40 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:39 WIB

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:36 WIB

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:33 WIB

×