Teleskop Terbesar di Dunia Dipakai Berburu Alien

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 12 April 2020 | 08:03 WIB
Teleskop Terbesar di Dunia Dipakai Berburu Alien
Ilustrasi makhluk alien. [shutterstock]

Suara.com - Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST), memang baru beroperasi secara resmi di China pada Januari 2020 lalu. Selama masa pembuatannya, teleskop radio single aperture terbesar di dunia ini sudah melakukan ratusan penemuan penting bagi ilmu pengetahuan.

Bahkan, studi terbaru yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences (CAS) menyimpulkan bahwa teleskop ini memiliki kegunaan lain, yaitu mencari kehidupan alien.

Studi ini melibatkan para anggota FAST Collaboration, mulai dari CAS, University of California Berkeley, SETI Institute, dan lain-lain. Sementara Di Li dari CAS Key Laboratory of Fast didapuk jadi pemimpin studi. Hasil studinya sendiri sudah dimuat dalam Astronomy and Astrophysics.

Dalam studi tersebut, dibahas beberapa keunggulan yang dimiliki FAST yang bisa digunakan untuk mencari kehidupan lain di Tata Surya. Karena permukaan utamanya yang mencapai 500 meter, hingga saat ini FAST tercatat sebagai teleskop radio terbesar di dunia yang bisa mengakses area langit lebih luas, ketimbang teleskop Arecibo di Puerto Riko.

"Keunggulan utama FAST adalah cakupan area pengumpulan obyeknya yang efektif. Bersamaan dengan receiver berteknologi tinggi, FAST menyediakan keunggulan terhadap sumber poin, yang merupakan sinyal SETI," tutur Li seperti dilansir laman Universe Today, Minggu (12/4/2020).

Selain itu, teleskop FAST juga dibangun dengan kemungkinan untuk membantu riset pencarian alien atau search for extraterrestrial intelligence (SETI). Untuk itu, Breakthrough Listen Initiative (BLI) telah meminta FAST untuk bergabung dengan National Astronomical Observatories (NAOC) pada 2016 lalu, bersama teleskop raksasa lainnya.

Sekadar informasi, BLI sendiri merupakan proyek senilai USD 100 juta yang diberi mandat untuk mencari kehidupan di dunia lain. Saat ini proyek tersebut mengandalkan tiga teleskop yaitu Green Bank Telecope, Parkes Radio Telescope, dan Automated Planet Finder.

Keunggulan teleskop FAST lainnya adalah receiver 19 beam yang dibawanya bisa meningkatkan sudut pandang untuk melihat obyek di luar Bumi. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding 7 beam yang digunakan teleskop Arecibo dan 13 beam yang digunakan teleskop Parkes.

Teleskop Fast China. [Xinhuanet.com]
Teleskop Fast China. [Xinhuanet.com]

Teleskop FAST juga dilengkapi hardware, software dan jaringan terbaru. Teknologi baru inilah yang memungkinkan FAST untuk mengumpulkan banyak data untuk beberapa tugas sekaligus.

baca juga

Kabar baiknya, Li dan timnya juga sudah memikirkan apa yang ingin dicari oleh FAST. Salah satunya untuk meneliti exoplanet yang telah ditemukan oleh satelit TESS milik NASA dengan harapan bisa menemukan komunikasi extraterrestrial dengan sosok alien.

"Selain pencarian buta, kami akan menargetkan planet TESS dan galaksi Andromeda. FAST cukup sensitif untuk mendeteksi teknologi mirip manusia di planet TESS, misalnya dunia dengan radar yang lebih kuat dibanding Arecibo. Untuk jarak Andromeda, FAST bisa mendeteksi Kardashev type II atau kehidupan yang lebih kuat," tutup Li.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemburu Alien Klaim Temukan Fosil Penghuni Planet Mars

Pemburu Alien Klaim Temukan Fosil Penghuni Planet Mars

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 06:10 WIB

Wabah Virus Corona, NASA Hentikan Pengerjaan Teleskop Penerus Hubble

Wabah Virus Corona, NASA Hentikan Pengerjaan Teleskop Penerus Hubble

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:21 WIB

Wabah Virus Corona, Pengamatan Event Horizon Telescope Dibatalkan

Wabah Virus Corona, Pengamatan Event Horizon Telescope Dibatalkan

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:00 WIB

Mantul! Gunakan Data Kepler, Mahasiswa Astronom Ini Ungkap 17 Planet Baru

Mantul! Gunakan Data Kepler, Mahasiswa Astronom Ini Ungkap 17 Planet Baru

Tekno | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:30 WIB

Astronom Temukan Planet Raksasa Termuda Paling Dekat Bumi

Astronom Temukan Planet Raksasa Termuda Paling Dekat Bumi

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:10 WIB

Belum Pernah Terlihat, Astronom Temukan Bintang Ini

Belum Pernah Terlihat, Astronom Temukan Bintang Ini

Tekno | Rabu, 05 Februari 2020 | 12:40 WIB

Terkini

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

×