Pemburu Alien Klaim Temukan Fosil Penghuni Planet Mars

Bangun Santoso, Tivan Rahmat

Minggu, 29 Maret 2020 | 06:10 WIB
Pemburu Alien Klaim Temukan Fosil Penghuni Planet Mars
Ilustrasi planet Mars (Shutterstock).

Suara.com - Seorang pemburu alien mengklaim dirinya berhasil menemukan tempurung kepala yang diyakini merupakan penghuni planet Mars.

Adalah Scott C. Waring, mengaku sebagai sang pemburu alien, meyakini bahwa temuannya itu merupakan bukti nyata adanya kehidupan di planet Merah tersebut di masa silam, mirip dengan zaman purba di bumi.

Mulanya, pria garis keras yang meyakini keberadaan alien ini melihat situs NASA Midnightplanets yang menyimpan banyak koleksi foto luar angkasa hasil pencitraan satelit maupun wahana yang dikirim NASA untuk menjelajahi planet di luar bumi.

"Aku menemukan tempurung kepala di salah satu foto rover Curiosity. Ada banyak detail, kamu bahkan bisa melihat dua gigi besar dalam mulut yang terbuka lebar," ujar Waring seperti dikutip dari Express, Minggu (29/3/2020).

Untuk menambah keyakinan publik, Waring juga menyebut bahwa foto yang dimaksud memperlihatkan bagian dagu dan mata yang diyakini sebagai nenek moyang penghuni Mars.

Bahkan, ia mengklaim bagian hidung fosil tersebut mirip manusia, namun lebih besar dan lebar pada bagian atas. Di bagian bahwah kepalanya juga terlihat adanya sambungan leher.

Perihal alasan kepala fosil tersebut putus dari badannya, Waring juga mengatakan bahwa kemungkinan besar 'alien' tersebut meninggal dalam keadaan yang tragis.

"Fosil luar biasa yang ditemukan ini juga bukti nyata bahwa alien pernah tinggal di Mars. Tapi fakta bahwa ia mati terlentang pada permukaan dengan mulut terbuka lebar membuatku yakin alien ini meninggal akibat diteror atau kesakitan," imbuhnya.

Namun, penjelasan Waring itu jelas berbeda dengan keterangan yang diberikan NASA, yang menyebut obyek yang diyakini fosil itu sebenarnya merupakan efek pareidolia.

baca juga

Sekadar informasi, pareidolia adalah sebuah fenomena psikologis ketika otak menipu mata untuk melihat benda-benda atau bentuk-bentuk yang sudah dikenal dalam pola atau tekstur, seperti permukaan batu.

Ringkasnya, fosil 'tengkorak' yang dimaksud hanyalah batu di permukaan Mars yang kebetulan memiliki bentuk yang jamak dikenal mata manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Pandemi Virus Corona, NASA Tetap Luncurkan Penjelajah Baru Mars

Di Tengah Pandemi Virus Corona, NASA Tetap Luncurkan Penjelajah Baru Mars

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:10 WIB

Peluncuran Penjelajah Mars Milik Eropa Ditunda Gegara Virus Corona

Peluncuran Penjelajah Mars Milik Eropa Ditunda Gegara Virus Corona

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2020 | 15:30 WIB

NASA Temukan Molekul Organik di Mars, Bukti Kehidupan Kuno?

NASA Temukan Molekul Organik di Mars, Bukti Kehidupan Kuno?

Tekno | Rabu, 11 Maret 2020 | 13:30 WIB

ESA Sukses Tangkap Gambar Kawah Moreux di Mars

ESA Sukses Tangkap Gambar Kawah Moreux di Mars

Tekno | Senin, 09 Maret 2020 | 14:10 WIB

Sah! Ini Nama Resmi Mars 2020 Milik NASA

Sah! Ini Nama Resmi Mars 2020 Milik NASA

Tekno | Senin, 09 Maret 2020 | 09:41 WIB

Tidak Hanya Mars, Planet Ini Kemungkinan Bisa Dihuni Manusia

Tidak Hanya Mars, Planet Ini Kemungkinan Bisa Dihuni Manusia

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:35 WIB

Jepang Akan Ambil Sampel Bulan Milik Mars

Jepang Akan Ambil Sampel Bulan Milik Mars

Tekno | Kamis, 27 Februari 2020 | 11:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×