Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Senin, 20 April 2020 | 17:01 WIB
Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan
Ratusan warga melakukan demonstrasi di utara Ibu Kota Tripoli pada, Jumat (17/4/2020), meski pemerintah Lebanon telah memberlakukan lockdown. Mereka berunjuk rasa terkait korupsi dan masalah ekonomi di Lebanon. [AFP/Ibrahim Chalhoub]

Suara.com - Kombinasi penerapan lockdown dan distribusi bantuan yang tak merata membuat masyarakat Lebanon terancam kelaparan.

Organisasi Hak Asasi Manusia Human Rights Watch (HRW) menyebut skenario terburuk itu sangat mungkin terjadi apabila program bantuan tak ditingkatkan pemerintah hingga Juni 2020.

Lebanon telah menerapkan lockdown setelah pemerintah mengumumkan darurat kesehatan pada 15 Maret. Pemberlakuan lockdown berlangsung hingga 26 April mendatang.

Sebelum pandemi Covid-19 memberangus sektor ekonomi Lebanon, masyarakat mereka telah lebih dulu terdampak krisis finansial.

Sejak musim gugur, ribuan orang telah kehilangan pekerjaan dan sebagian besar mengalami pemotongan gaji menjadi setengahnya.

Pemberlakuan lockdown oleh pemerintah bertujuan untuk menghentikan rantai penyebaran virus Corona.

Namun, keputusan itu turut jadi bumerang lantaran ekonomi yang sudah rapuh kembali tergerus.

"Kami tak pernah melihat hari-hari gelap seperti saat ini," kata Suzan, ibu dua anak, seperti dilansir dari Aljazeera, Senin (20/4/2020).

"Kondisi ini lebih parah dari peperangan," tambahnya.

baca juga

Menteri Urusan Sosial Ramzi Moucharafieh memperkirakan awal pekan ini, sekitar 75 persen dari populasi Lebanon membutuhkan bantuan. Namun, tak banyak yang bisa dilakukan pemerintah.

Mahmoud Kataya, seorang aktivis bersama dengan LSM Anti-Korupsi, telah coba membantu menggalang sumbangan untuk warga.

Namun, kian hari kemampuan orang-orang untuk memberi bantuan turut menurun lantaran krisis ekonomi yang ada.

Orang-orang seperti Mahmoud Kataya secara tak langsung telah menentang kebijakan lockdown yang tak bertanggung jawab bagi kebutuhan masyarakat.

"Masalahnya adalah, ketika seorang wanita atau pria tua memanggil Anda dan menangis karena mereka tidak memiliki makanan untuk anak-anak mereka, Anda akan memberi mereka daging dari tulang Anda?" kata Mahmoud.

"Tapi berapa lama kita bisa melanjutkan kampanye ini? Berapa lama kita bisa hidup ketika orang-orang kehilangan setengah dari gaji dan bank telah menyitanya sebagian?" tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Ribu Warga Hadiri Pemakaman Ulama, Bangladesh Lockdown 7 Desa

Puluhan Ribu Warga Hadiri Pemakaman Ulama, Bangladesh Lockdown 7 Desa

News | Senin, 20 April 2020 | 16:12 WIB

Lockdown Corona, Serigala sampai Babi Hutan Kini Kuasai Kota-kota Italia

Lockdown Corona, Serigala sampai Babi Hutan Kini Kuasai Kota-kota Italia

News | Senin, 20 April 2020 | 15:46 WIB

Kelaparan saat Wabah Corona, Yuli Sekeluarga Cuma Bertahan dengan Air Putih

Kelaparan saat Wabah Corona, Yuli Sekeluarga Cuma Bertahan dengan Air Putih

Banten | Senin, 20 April 2020 | 13:33 WIB

Jamaah Tabligh Terjebak Lockdown di India: Perjalanan Kami Terencana

Jamaah Tabligh Terjebak Lockdown di India: Perjalanan Kami Terencana

News | Senin, 20 April 2020 | 10:30 WIB

Niat Tulis Lockdown Tapi Tipo, Spanduk Peringatan Ini Bikin Netizen Ngakak

Niat Tulis Lockdown Tapi Tipo, Spanduk Peringatan Ini Bikin Netizen Ngakak

News | Senin, 20 April 2020 | 15:59 WIB

Terkini

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:15 WIB

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Batam | Rabu, 04 November 2026 | 07:10 WIB

Apa Jabatan Ahrie Sonta di Polri? Eks Ajudan Prabowo yang Jadi Tersangka Penyadapan

Apa Jabatan Ahrie Sonta di Polri? Eks Ajudan Prabowo yang Jadi Tersangka Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:05 WIB

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Nonaktif, Ini Syarat dan Langkahnya

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Nonaktif, Ini Syarat dan Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 06:53 WIB

Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King Dapat Adaptasi Anime 2027

Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King Dapat Adaptasi Anime 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:50 WIB

×