Diuji ke Manusia Besok, Vaksin Covid-19 Ditargetkan Tersedia September

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 22 April 2020 | 10:59 WIB
Diuji ke Manusia Besok, Vaksin Covid-19 Ditargetkan Tersedia September
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Suara.com - Pakar vaksin dari Universitas Oxford, Inggris mengatakan bahwa vaksin Covid-19 mungkin sudah bisa diproduksi massal sekitar musim gugur 2020 atau sekitar September mendatang.

Terbaru, menurut Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock, vaksin tersebut akan diuji pada manusia pada Kamis pekan ini (23/4/2020).

"Tidak ada yang pasti tentang proses ini. Pegembangan vaksin adalah proses coba-coba dan uji coba lagi. Itulah sifat bagaimana vaksin dikembangkan," ucap Hancock, seperti dikutip laman CNBC, Rabu (22/4/2020).

Hancock mengatakan, ia akan mengucurkan dana sebesar 20 juta pound sterling atau sekitar 24,5 juta dolar untuk para ilmuwan di Oxford, serta tambahan 22,5 juta pound sterling dalam pendanaan untuk para ilmuwan di Imperial College London.

Menurut Sarah Gilbert, pakar vaksinologi dari Oxford mengatakan bahwa pihaknya telah mengembangkan kandidat vaksin Covid-19, yang akan diberikan ke 500 sukarelawan pada pertengahan Mei mendatang.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Orang dewasa berusia antara 15-55 tahun sudah direkrut sebagai sukarelawan dalam uji coba fase awal dan tengah. Uji coba lanjutan akan digelar dan melibatkan orang berusia lebih tua, sebelum fase 3 digelar dengan melibatkan 5000 sukarelawan.

Kandidat vaksin yang dikembangkan Gilbert dkk adalah salah satu yang paling cepat masuk ke fase uji klinis. Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan saat ini sudah ada 70 calon vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia, meskipun hanya segelintir yang sedang diuji pada manusia.

Inggris telah melakukan lockdown sejak 23 Maret dan baru-baru ini pemerintah mengumumkan akan memperpanjang kebijakan itu setidaknya tiga minggu lagi. Warga Inggris hanya diperbolehkan ke luar rumah untuk membeli persediaan penting, olahraga, dan pekerjaan utama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona  Kini Bermutasi Jadi 30 Jenis, Peneliti Khawatirkan Hal Ini

Virus Corona Kini Bermutasi Jadi 30 Jenis, Peneliti Khawatirkan Hal Ini

News | Selasa, 21 April 2020 | 14:22 WIB

Ilmuwan Turki Gandeng AS Kembangkan Proyek Obat Virus Corona

Ilmuwan Turki Gandeng AS Kembangkan Proyek Obat Virus Corona

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 07:00 WIB

Ilmuwan Sebut Antibodi Llama Bisa Jadi Vaksin Virus Corona

Ilmuwan Sebut Antibodi Llama Bisa Jadi Vaksin Virus Corona

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 13:37 WIB

Covid-19 Belum Usai, Ilmuwan Sebut Dunia Waspadai Pandemi Lain

Covid-19 Belum Usai, Ilmuwan Sebut Dunia Waspadai Pandemi Lain

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 12:00 WIB

Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit

Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit

Health | Senin, 20 April 2020 | 11:32 WIB

Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?

Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 10:49 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×