Mampu Makan Burung, Ini Penampakan Tarantula Terbesar di Dunia

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 06 Mei 2020 | 16:00 WIB
Mampu Makan Burung, Ini Penampakan Tarantula Terbesar di Dunia
Tarantula Theraphosa Blondi atau dikenal sebagai Goliath Bird Eater. (YouTube/ Tom Moran)

Suara.com - Sebuah kebun binatang bernama Wellington Zoo baru saja mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menetaskan tarantula terbesar di dunia.

Predator yang disebut sebagai Goliath Bird Eater ini mempunyai ukuran yang sangat masif dan mampu memakan seekor burung.

Jika dalam ukuran maksimalnya, Theraphosa blondi atau Goliath Bird Eater merupakan salah satu dari tarantula terbesar di dunia.

Ia menduduki posisi dua dalam hal rentang tubuh sebagai tarantula terbesar di dunia. Namun dalam hal massa tubuhnya, Theraphosa blondi menduduki posisi puncak sebagai tarantula terbesar di dunia.

Pada ukuran maksimal, hewan ini mempunyai rentang kaki sekitar 30 sentimeter dengan berat 170 gram yang membuatnya menjadi seukuran piring makan orang dewasa.

Bayangkan jika itu ada di pojok kamar mandi tempatmu, mungkin kamu akan bergidik ngeri.

Tarantula Theraphosa Blondi atau dikenal sebagai Goliath Bird Eater. (YouTube/ Epic Wildlife)
Tarantula Theraphosa Blondi atau dikenal sebagai Goliath Bird Eater. (YouTube/ Epic Wildlife)

Santai saja, tarantula ini tidak mungkin kelayapan di dalam rumah karena Goliath Bird Eater merupakan hewan endemik yang hidup di hutan hujan Amerika Selatan.

Wellington Zoo menjelaskan bahwa mereka berhasil menetaskan 13 anak "imut" dari tarantula terbesar di dunia.

Ukuran tarantula yang masih anak-anak hanya sebesar uang koin.

baca juga

Namun setelah dewasa, mereka bisa menjadi tarantula yang sangat kejam.

Anak-anak dari tarantula Theraphosa Blondi atau dikenal sebagai Goliath Bird Eater. (Wellington Zoo)
Anak-anak dari tarantula Theraphosa Blondi atau dikenal sebagai Goliath Bird Eater. (Wellington Zoo)

Jika membaca namanya, mungkin kita akan mengira bahwa hewan tersebut mempunyai makanan favorit berupa burung.

Namun ternyata Theraphosa blondi atau Goliath Bird Eater hanya sesekali saja memakan burung. Kebanyakan mereka memakan arthropoda besar, cacing, dan amfibi.

Tak hanya itu, mereka juga pernah terekam memakan tikus, katak, kadal, hingga ular.

Dikutip dari IFLScience, tarantula ini mencapai usia matang dalam tiga hingga enam tahun.

Spesies Goliath Bird Eater betina dapat hidup selama 15 hingga 25 tahun, sementara spesies jantan akan segera mati setelah mencapai usia dewasa.

Meski predator ini terlihat mengerikan, namun hewan tersebut justru menjadi "makanan lezat" bagi suku lokal yang di Amerika Selatan.

Tarantula tersebut akan dipanggang dalam daun pisang dan dijadikan "lauk" di mana suku lokal menyebutkan rasanya seperti udang.

IUCN hanya mengategorikan tarantula terbesar di dunia sebagai Not Evaluated atau Tidak Dievaluasi, sehingga tidak termasuk dalam kategori hewan terancam punah.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Hidup 2,6 Juta Tahun Lalu, Fosil Kukang Raksasa Ditemukan Ilmuwan

Pernah Hidup 2,6 Juta Tahun Lalu, Fosil Kukang Raksasa Ditemukan Ilmuwan

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 14:55 WIB

Ahli: Spesies Penyebar Virus Corona Mungkin Tak Bakal Pernah Ditemukan

Ahli: Spesies Penyebar Virus Corona Mungkin Tak Bakal Pernah Ditemukan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:45 WIB

5 Hewan Ini Sudah Ada Sebelum Dinosaurus

5 Hewan Ini Sudah Ada Sebelum Dinosaurus

Tekno | Minggu, 03 Mei 2020 | 08:31 WIB

Terkini

Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan

Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:21 WIB

Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya

Sabun Cuci Muka Sombong Apakah Sudah BPOM? Intip Fakta dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:20 WIB

Kemenko PMK dan Petani Tembakau Sepakat: Ambang Batas Nikotin Belum Menjadi Prioritas Pembahasan

Kemenko PMK dan Petani Tembakau Sepakat: Ambang Batas Nikotin Belum Menjadi Prioritas Pembahasan

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18 WIB

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:14 WIB

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:13 WIB

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:08 WIB

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:04 WIB

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:01 WIB

×