Terlibat Korupsi, Bos Samsung Janji Tak Wariskan Jabatan ke Anak

Liberty Jemadu, Tivan Rahmat

Jum'at, 08 Mei 2020 | 00:12 WIB
Terlibat Korupsi, Bos Samsung Janji Tak Wariskan Jabatan ke Anak
Ilustrasi logo Samsung. [Shutterstock]

Suara.com - Pemimpin de facto Samsung Lee Jae-yong alias JY Lee secara terbuka menyampaikan permintaan maafnya di televisi atas keterlibatannya dalam skandal korupsi nasional. Ia juga berjanji tak akan meneruskan tradisi untuk mewariskan jabatan ke anak-anaknya.

Dia mengakui telah melakukan praktik kotor tersebut karena adanya tradisi Samsung yang turun temurun menyerahkan kekuasaan kepada anak-anak mereka layaknya sebuah dinasti.

Seperti yang diketahui, JY Lee yang merupakan pangeran atau putra mahkota Samsung, adalah anak sulung Chairman Samsung Lee Kun-hee sekaligus cucu Lee Byung-chul, sang pendiri perusahaan.

Pada 2017 lalu, JY Lee dijatuhi vonis penjara selama 5 tahun oleh Pengadilan Korea Selatan atas tuduhan penyuapan, penggelapan dana, dan penyembunyian aset di luar negeri.

"Kami telah gagal memenuhi harapan publik dan mengecewakan mereka. Kami gagal mematuhi hukum dan etika secara ketat. Semua ini salah saya," kata JY Lee sembari membungkukkan badan sebagai tanda permohonan maaf, seperti dikutip dari ZDnet, Kamis (7/5/2020).

Berkaca dari pengalaman ini, JY Lee berjanji bahwa dirinya tidak akan mewariskan jabatan tertentu kepada anak-anaknya agar Samsung bisa menjadi perusahaan dengan kredibilitas dan integritas yang tinggi.

"Kami akan memastikan tidak ada lagi kontroversi yang disebabkan oleh suksesi. Memang benar bahwa setiap kontroversi (seputar Samsung) telah disebabkan oleh hal ini," sambungnya.

"Saya berjanji, kami tidak akan lagi mengambil jalan pintas yang dipertanyakan secara etis atau menimbulkan kontroversi dari suksesi. Saya hanya akan fokus pada peningkatan nilai perusahaan," imbuhnya.

"Saya tidak akan menyerahkan hak manajemen kepada anak-anak saya. Saya sudah memikirkan hal ini sejak lama, tetapi saya tidak ingin mengatakan apa-apa karena saya pikir sangat tidak bertanggung jawab berkomentar mengenai suksesi selama masa-masa sulit ini, dan bahkan sebelum saya telah dievaluasi dengan benar sebagai pemimpin Samsung," tandasnya.

baca juga

Permintaan maafnya di televisi muncul di tengah persidangan ulang kasus korupsi yang sedang menimpanya. Jaksa berpendapat JY Lee dan eksekutif senior Samsung menyuap pembantu dekat mantan Presiden Korea Selatan Park Guen-hye untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam penggabungan dua afiliasi Samsung yang kontroversial untuk meningkatkan kontrol JY Lee atas grup bisnisnya.

JY Lee ditangkap pihak berwenang pada 2017 dan dipenjara pada tahun itu juga. Pengadilan banding kemudian menangguhkan hukumannya dan membebaskannya dari penjara pada 2018. Namun, pada 2019, Mahkamah Agung memerintahkan pengadilan ulang yang saat ini masih dalam proses di pengadilan banding.

JY Lee dan Samsung telah mengakui dakwaan suap dan saat ini hanya berjuang melawan hukuman dalam persidangan ulang. Pada saat yang sama, Samsung juga membentuk komite kepatuhan independen ada awal tahun ini untuk bisa membersihkan nama perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Kelompok Mahasiswa Anti Korupsi Desak Revisi UU Tipikor, Ingatkan Pasal Kerugian Negara

Kelompok Mahasiswa Anti Korupsi Desak Revisi UU Tipikor, Ingatkan Pasal Kerugian Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×