Virus Corona Disebut Bisa Masuk Tubuh Lewat Mata, Bagaimana Caranya?

Selasa, 12 Mei 2020 | 09:30 WIB
Virus Corona Disebut Bisa Masuk Tubuh Lewat Mata, Bagaimana Caranya?
Ilustrasi seorang dokter mengenakan Goggles. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins memperingatkan bahwa virus Corona (Covid-19) dapat memasuki tubuh manusia melalui mata.

Para ahli menemukan bahwa mata mengandung protein yang disebut ACE-2, yang digunakan oleh infeksi untuk mengikat sel. ACE-2 yang dikenal sebagai "pintu masuk" untuk virus Corona juga dapat ditemukan di saluran pernapasan dan paru-paru. Penemuan baru ini juga menunjukkan bahwa mata juga bisa menjadi target virus.

"Sel-sel permukaan mata termasuk konjungtiva rentan terhadap infeksi oleh Covid-19 dan karenanya dapat berfungsi sebagai pintu masuk serta tempat penyimpanan bagi penularan virus ini dari orang ke orang," tulis Lingli Zhou, ilmuwan pemimpin penelitian ini dalam jurnal yang diterbitkan di bioRxiv.

Dalam penelitian tersebut, tim ahli menganalisis 10 mata post-mortem dari pasien yang tidak meninggal karena infeksi virus. Analisis ini mengungkapkan bahwa ACE-2 terdapat di semua mata, termasuk di kornea.

Berdasarkan penemuan tersebut, para ilmuwan memperingatkan masyarakat untuk waspada ketika memakai masker saat berada di tempat umum.

"Penelitian kami menyoroti pentingnya praktik kesehatan di masyarakat umum untuk mencegah infeksi dan penyebaran serta kehati-hatian ekstra di antara dokter mata," tambah tim ahli, seperti dikutip laman Mirror, Selasa (12/5/2020).

Penelitian ini dilakukan tidak lama setelah seorang perawat mengatakan bahwa mata merah mungkin merupakan gejala dari virus Corona.

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

"Mata mereka seperti alergi. Bagian putih mata tidak merah, tetapi seperti menggunakan eye shadow merah di bagian luar mata mereka," jelas Chelsey Earnest, seorang perawat di Life Care Center di Washington.

Meski begitu, menurut American Academy of Ophthalmology mengatakan bahwa orang-orang tidak perlu merasa panik jika melihat seseorang dengan mata merah karena belum tentu orang tersebut terinfeksi virus Corona. Walaupun tindakan waspada tetap harus dilakukan.

Baca Juga: Ponsel Terlalu Panas saat Main Game, Warganet Ini Lakukan Hal Tak Terduga

Para pejabat kesehatan pun percaya bahwa virus mata merah atau konjungtivitis, berkembang sekitar 1 hingga 3 persen pada orang yang terinfeksi Covid-19. Menurut keterangan, virus dapat menyebar dengan menyentuh cairan dari mata orang yang terinfeksi atau dari benda-benda yang terkena cairan mata tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI