Bikin Khawatir, Medan Magnet Bumi Melemah Secara Misterius

Dinar Surya Oktarini, Amelia Prisilia

Kamis, 28 Mei 2020 | 08:00 WIB
Bikin Khawatir, Medan Magnet Bumi Melemah Secara Misterius
Ilustrasi medan magnet Bumi (Shutterstock)

Suara.com - Medan magnet Bumi baru-baru ini dilaporkan melemah secara misterius. Kembali menunjukan keanehan, para ilmuwan khawatir jika titik pelemahan medan magnet Bumi tersebut makin meluas.

Sebelumnya, Badan Antariksa Eropa (ESA) mengungkap bahwa medan magnet Bumi melemah secara misterius. Dalam laporan terbaru, sepertinya akan ada masalah lain yang muncul akibat fenomena aneh tersebut.

ESA juga melaporkan dalam dua abad terakhir, medan magnet Bumi rata-rata kehilangan sekitar 9 persen kekuatannya.

Ditambah fenomena ini membuatnya turun dari sekitar 24.000 nanoteslas menjadi 22.000 nanoteslas selama 50 tahun terakhir.

Seperti yang diketahui, hamparan luas yang berpengaruh pada medan magnet Bumi ada pada daerah Amerika Selatan hingga Afrika barat daya. Daerah ini lalu disebut sebagai The South Atlantic Anomaly.

Medan magnet Bumi pada dasarnya memiliki tugas penting sebagai perisai dan pelindung Bumi dari angin Matahari serta radiasi kosmik. Selain itu, medan magnet Bumi juga berpengaruh pada kutub magnet Bumi.

Jika medan magnet Bumi mengalami hal aneh yang berpengaruh hingga melemah, kemungkinan besar dapat menyebabkan kerusakan teknis pada satelit hingga pesawat ruang angkasa di daerah South Atlantic Anomaly.

Medan magnet Bumi. (ESA)
Medan magnet Bumi. (ESA)

Pada dasarnya, South Atlantic Anomaly tidak hanya diam. Sejak tahun 1970, fenomena ini kerap kali bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per tahun.

Dalam laporan terbaru, satelit Swarm ESA menunjukan bahwa dalam lima tahun terakhir, pusat intensitasi pada medan magnet Bumi ini terus membuka secara berkala.

baca juga

Jika hal ini terus terjadi, titik melemahnya medan magnet Bumi dapat memisah menjadi dua bagian yaitu di Amerika Selatan dan bagian lainnya di lepas pantai Afrika Barat Daya.

Ilustrasi planet raksasa dengan bintang di dekatnya. (Pixabay/ LoganArt)
Ilustrasi. (Pixabay/ LoganArt)

Cukup unik sekaligus menakutkan, belum ada jawaban yang pasti mengenai fenomena tersebut. Penelitian pada inti Bumi lalu perlu dilakukan untuk memahami penyebab perubahan pada medan magnet Bumi ini.

Pada dasarnya, perubahan pada medan magnet Bumi memang sudah terjadi secara berkala. Untuk fenomena kali ini, dipastikan untuk dilakukan penelitian mendalam untuk dipelajari kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?

Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?

Tekno | Senin, 25 Mei 2020 | 06:00 WIB

Kutub Utara Medan Magnet Bumi Alami Perpindahan, Apakah Berbahaya?

Kutub Utara Medan Magnet Bumi Alami Perpindahan, Apakah Berbahaya?

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:08 WIB

Medan Magnet di Kutub Utara Berubah, Ini yang Terjadi

Medan Magnet di Kutub Utara Berubah, Ini yang Terjadi

Tekno | Rabu, 06 Februari 2019 | 07:19 WIB

Terkini

KPK Periksa Anggota Polri Yayat Sudrajat, Dalami Suap Proyek di Kabupaten Bekasi

KPK Periksa Anggota Polri Yayat Sudrajat, Dalami Suap Proyek di Kabupaten Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:10 WIB

Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU

Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 13:09 WIB

The Early Spring Meledak di Netflix, Drama China Ini Tembus 2,4 Juta Views

The Early Spring Meledak di Netflix, Drama China Ini Tembus 2,4 Juta Views

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:09 WIB

Kering karena Kemarau Panjang: Dasar Waduk di Ngawi Disulap Jadi Ladang

Kering karena Kemarau Panjang: Dasar Waduk di Ngawi Disulap Jadi Ladang

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 13:09 WIB

Kisah M A Hasibuan, Insan BRI di Sumatera Utara yang Dampingi  UMKM Hingga Naik Kelas

Kisah M A Hasibuan, Insan BRI di Sumatera Utara yang Dampingi UMKM Hingga Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:08 WIB

Apa Itu Essence Wajah dan Apa Manfaat Utamanya?

Apa Itu Essence Wajah dan Apa Manfaat Utamanya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:05 WIB

Harga Sepatu Lari New Balance Terbaru, Ini 4 Seri Terbaik untuk Daily Run hingga Race

Harga Sepatu Lari New Balance Terbaru, Ini 4 Seri Terbaik untuk Daily Run hingga Race

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:05 WIB

Pompa Air Celup Sanyo yang Bagus, Ini 4 Pilihan untuk Sumur Dalam

Pompa Air Celup Sanyo yang Bagus, Ini 4 Pilihan untuk Sumur Dalam

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:04 WIB

Kembangkan Kasus Bupati Bekasi, KPK Resmi Terbitkan Sprindik Baru

Kembangkan Kasus Bupati Bekasi, KPK Resmi Terbitkan Sprindik Baru

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:04 WIB

Raih Gelar Sarjana Hukum, Rieke Diah Pitaloka Soroti Ancaman Ketergantungan Teknologi

Raih Gelar Sarjana Hukum, Rieke Diah Pitaloka Soroti Ancaman Ketergantungan Teknologi

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:04 WIB

×