Pertama Kalinya, Astronom Ungkap Peta Arus Listrik di Mars

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 29 Mei 2020 | 14:00 WIB
Pertama Kalinya, Astronom Ungkap Peta Arus Listrik di Mars
Planet Mars [Shutterstock]

Suara.com - Data baru yang dikumpulkan oleh pesawat luar angkasa Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) milik NASA memungkinkan para ilmuwan untuk memetakan sistem arus listrik di sekitar Mars untuk pertama kalinya. Ini tidak hanya menyoroti perbedaan antara sistem Bumi dan Mars, namun mampu menjelaskan cara partikel bermuatan lolos ke luar angkasa dari atmosfer Mars.

Di Bumi, aliran penghantaran besi cair pada inti planet menimbulkan arus listrik dan menghasilkan medan magnet di sekitar kehidupan manusia. Namun Mars tidak memiliki kemampuan sama dalam menghasilkan medan semacam itu. Karenanya, arus listrik yang diinduksi di ionosfer Mars menghasilkan magnetosfer planet.

Ilustrasi Planet Mars dan dua buah bulannya (Shutterstock).
Ilustrasi Planet Mars dan dua buah bulannya (Shutterstock).

"Arus ini memainkan peran mendasar dalam hilangnya atmosfer yang mengubah Mars sebagai dunia yang bisa mendukung kehidupan menjadi gurun tidak ramah. Kami sekarang sedang bekerja menggunakan arus untuk menentukan jumlah tepat energi yang diambil dari angin Matahari dan kekuatan pelarian atmosfer," jelas Robin Ramstad, ahli fisika eksperimental dari University of Colorado, seperti dikutip dari IFL Science pada Jumat (29/5/2020).

Untuk memahami efek arus, para ilmuwan perlu mencari tahu cara arus ini terbentuk di tempat pertama. Dengan tidak adanya atmosfer pelindung, sinar-X Matahari dan radiasi ultraviolet bisa merobek atom-atom di atmosfer Mars, menciptakan ion dan eletron bermuatan listrik.

Pada saat yang sama, angin Matahari yang mengandung magnet ditiup secara konstan dari Matahari dengan kecepatan sekitar satu juta mil per jam. Ketika medan magnet angin Matahari berinteraksi dengan ion dan elektron yang bermuatan di atmosfer Mars, arus listrik akan diinduksi. Dengan demikian, muatan bergerak ini menghasilkan medan magnetnya sendiri, yaitu magnetosfer yang diinduksi Mars.

"Atmosfer Mars memiliki perilaku seperti bola logam yang menutup sirkuit listrik. Arus mengalir di atmosfer bagian atas dengan lapisan arus terkuat bertahan pada 120-200 km di atas permukaan planet," tambah Robin Ramstad.

Sebelum adanya penelitian ini, arus di Mars sangat sulit untuk dideteksi secara langsung. Dengan menggunakan magnetometer sensitif MAVEN, distorsi tadi bisa dihitung dan dihubungkan kembali ke arus listrik yang menyebabkannya.

Setelah membuat petanya, para ilmuwan berharap untuk memahami secara lebih mendalam tentang pengaruh terhadap pergerakan partikel bermuatan di sekitar planet. Penelitian ini telah diterbitkan dalam Nature Astronomy.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Rincian Aktivitas Gempa di Mars

Ilmuwan Ungkap Rincian Aktivitas Gempa di Mars

Tekno | Senin, 25 Mei 2020 | 08:33 WIB

Ilmuwan Sebut Mars Masih Aktif Secara Vulkanik

Ilmuwan Sebut Mars Masih Aktif Secara Vulkanik

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:45 WIB

Diduga Ada Air di Mars, Bisakah Dikonsumsi Manusia?

Diduga Ada Air di Mars, Bisakah Dikonsumsi Manusia?

Tekno | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:15 WIB

Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna

Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:05 WIB

Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop

Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:00 WIB

Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:55 WIB

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:35 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:30 WIB

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:15 WIB

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

×