Ilmuwan Peringatkan Peluncuran Vaksin Covid-19 Terlalu Cepat Bisa Berbahaya

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 14:07 WIB
Ilmuwan Peringatkan Peluncuran Vaksin Covid-19 Terlalu Cepat Bisa Berbahaya
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan menyebut meluncurkan vaksin virus Corona (Covid-19) terlalu cepat bisa menimbulkan masalah karena mereka tidak akan tahu berapa lama vaksin itu menawarkan perlindungan.

Menurut profesor Robin Shattock, ilmuwan yang memimpin uji coba vaksin di Imperial College London, mengakui bahwa bisa berbahaya untuk memberikan dosis sementara teka-teki tentang kekebalan tubuh terhadap Covid-19 masih belum terpecahkan.

Para ilmuwan belum mengungkap bukti kekebalan tubuh yang kuat, menimbulkan kekhawatiran bahwa pasien yang selamat dapat terinfeksi ulang setelah melawan penyakit tersebut.

Biasanya jika seseorang terkena virus Corona, yang dapat menyebabkan flu biasa, mereka hanya akan memiliki kekebalan selama beberapa bulan. Namun, kekebalan terhadap SARS, jenis virus Corona yang paling erat dengan kaitannya dengan Covid-19, bertahan selama sekitar dua tahun.

Uji coba vaksin eksperimental pada manusia masih dalam tahap awal. Artinya, masih belum jelas apakah vaksin dapat menawarkan kekebalan. Tetapi profesor Shattock mengatakan bahwa diketahui infeksi virus Corona lainnya dapat memberikan kekebalan yang relatif singkat.

"Saya pikir salah satu bahaya yang mungkin kita lihat adalah jika vaksin diluncurkan lebih awal setelah beberapa bulan analisis data, kita tahu itu protektif selama beberapa bulan, tapi kita tidak akan tahu apakah vaksin memberikan kekebalan jangka panjang. Jadi bahaya jika diberikan terlalu cepat dan kita perlu terus memantau untuk melihat durasinya," ucap profesor Shattock dalam webinar Royal Society of Medicine, seperti dikutip dari Dailymail pada Kamis (11/6/2020).

Vaksin yang dibuat Imperial College London akan diberikan kepada peserta uji coba pekan depan untuk penelitian selanjutnya. Saat ditanya kapan vaksin dari Imperial akan tersedia, profesor Shattock mengatakan, itu tidak akan siap sebelum Natal tetapi mungkin dalam dua kuartal pertama tahun depan jika semuanya berjalan dengan baik.

Di sisi lain, profesor Shattock juga mengatakan timnya tidak bersaing dengan Universitas Oxford, kandidat vaksin terkemuka lainnya di Inggris.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Kedua vaksin telah dibandingkan satu sama lain selama beberapa minggu. Vaksin Oxford telah dalam uji coba sejak 23 April. Menurut profesor Shattock, ada cukup banyak perbedaan antara vaksin yang dikembangkan oleh Imperial dan Oxford.

Vaksin Imperial didasarkan pada RNA, suatu bentuk materi genetik yang ditemukan dalam virus dan mirip dengan DNA. Para ilmuwan menyalin lonjakan (spike) unik pada permukaan virus Corona dan memasukkannya ke dalam vaksin yang tidak berbahaya.

Ketika disuntikkan ke dalam tubuh, lonjakan RNA akan memicu reaksi dari sistem kekebalan dengan cara yang sama seperti virus, tetapi tidak berbahaya. Diharapkan jika seseorang yang menerima inokulasi kemudian mengontrak virus Corona, mereka akan dilindungi terhadap Covid-19.

Sementara vaksin Oxford dikenal sebagai vaksin vektor virus rekombinan. Para ilmuwan menempatkan materi genetik dari virus Corona ke dalam virus lain, yang disebut adenovirus, yang telah dimodifikasi.

Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

Tim ahli kemudian akan menyuntikkan virus ke manusia, berharap untuk menghasilkan respon kekebalan terhadap Covid-19. Ini bisa melatih tubuh untuk menghancurkan virus Corona yang sebenarnya jika orang tersebut terinfeksi di masa depan.

Para menteri mengatakan bahwa pemerintah Inggris berharap dapat meluncurkan program vaksinasi massal pada musim gugur tahun ini. Kesepakatan telah ditandatangani dengan AstraZeneca untuk memproduksi 100 juta dosis vaksin Oxford untuk Inggris, di mana 30 juta di antaranya akan siap pada September mendatang.

Profesor Shattock sebelumnya mengatakan, sangat tidak mungkin vaksin akan tersedia untuk digunakan pada September. Pasalnya, menghasilkan dosis vaksin sangat berbeda dengan memiliki data yang diperlukan, untuk menunjukkan bahwa vaksin apa pun aman dan efektif untuk melawan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alat Terapi Kanker Bantu Peneliti Temukan Target untuk Vaksin Covid-19

Alat Terapi Kanker Bantu Peneliti Temukan Target untuk Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 08:24 WIB

Keren Banget! Ilmuwan Polandia Desain Ventilator Kendali Jarak Jauh

Keren Banget! Ilmuwan Polandia Desain Ventilator Kendali Jarak Jauh

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 19:58 WIB

Lawan Covid-19, Kemenristek Bentuk Tim Pengembangan Vaksin Nasional

Lawan Covid-19, Kemenristek Bentuk Tim Pengembangan Vaksin Nasional

Tekno | Rabu, 10 Juni 2020 | 11:00 WIB

Bio Farma dan Sinovac Akan Uji Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok di Indonesia

Bio Farma dan Sinovac Akan Uji Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok di Indonesia

Tekno | Selasa, 09 Juni 2020 | 21:16 WIB

Pakar: Vaksin Covid-19 di China Akan Tersedia Kisaran September

Pakar: Vaksin Covid-19 di China Akan Tersedia Kisaran September

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 11:19 WIB

Kabar Gembira, Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus

Kabar Gembira, Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus

Tekno | Senin, 08 Juni 2020 | 10:45 WIB

Terkini

5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas

5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:59 WIB

Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok

Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:54 WIB

Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh

Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:40 WIB

Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi

Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:23 WIB

3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo

3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:38 WIB

Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI

Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional

Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:55 WIB

28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta

28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:10 WIB

27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse

27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:10 WIB

Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar

Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:10 WIB