YLKI Desak Marketplace Online Tanggung Jawab Peredaran Ponsel Ilegal

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Rabu, 17 Juni 2020 | 12:50 WIB
YLKI Desak Marketplace Online Tanggung Jawab Peredaran Ponsel Ilegal
Ilustrasi e-commerce. [Pixabay/Pete Linforth]

Suara.com - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai bahwa marketplace online, seperti e-Commerce, adalah pihak yang harus bertanggung jawab atas adanya ponsel Black Market (BM) atau ponsel ilegal yang beredar di Indonesia, meskipun aturan validasi IMEI sudah berlaku sejak April lalu.

"Dengan adanya kebijakan validasi IMEI, seharusnya sudah selesai nasib ponsel Black Market. Jika ditengarai masih dijual secara online dan masih mendapat layanan selular, maka YLKI mengimbau kepada semua pihak terkait untuk memiliki komitmen bersama dan bersinergi untuk mengawal kebijakan ini yang sudah diterapkan,” beber Tulus, Selasa (17/6/2020).

Meski demikian, Tulus tidak ingin mengkambinghitamkan marketplace online atas masalah ponsel BM yang masih berkeliaran di Indonesia. Di sisi lain, ia juga mengharapkan adanya kesadaran konsumen untuk membeli produk elektronik yang legal.

"Ciri utama ponsel legal atau bukan BM, adalah pada aspek jaminan yang diberikan. Jika jaminan yang diberikan hanya jaminan toko, maka bisa dipastikan bahwa ponsel tersebut adalah ponsel ilegal/BM. Sebab secara regulasi (Permendag) jaminan harus dari produsen secara langsung, bukan hanya jaminan toko saja," lanjutnya.

Selain itu, Tulus juga sepakat dengan kebijakan yang diterapkan Kemendag bahwa pihak Market Place harus ikut bertanggung jawab mengawasi merchant yang diduga menjual ponsel BM.

“Kami kira jika semua berkomitmen untuk menjalankan regulasi untuk kepentingan kita bersama, baik itu konsumen maupun ekosistem industri. Pemerintah harus konsisten jangan maju mundur kayak undur-undur, masyarakat perlu ketegasan,” kata Tulus.

Namun, tulus juga mengingatkan agar para pemanggku kebijakan, dalam masa transisi validasi IMEI ini, perlu melakukan monitoring yang intensif dan berkelanjutan.

Ilustrasi melakukan cek IMEI [Shutterstock].
Ilustrasi melakukan cek IMEI [Shutterstock].

“Sebaiknya lakukan sweeping terhadap peredaran dan penjualan ponsel ilegal. Sangat gampang kok, tinggal cek ke website e-Commerce cari produk yang kita tuju. Saya dengar katanya yang lagi heboh iPhone SE 2 2020. Jika sudah didata, tinggal ditegur saja e-Commerce-nya. Ini salah satu cara membangun komitmen bersama agar peredaran ponsel BM berhenti sembari menunggu software penegndali IMEI berjalan secara optimal,” pungkasnya.

Sebagaimana telah diketahui, kebijakan validasi IMEI sudah diterapkan sejak 18 April 2020 lalu karena selama ini ponsel BM mengalir deras masuk ke Indonesia, sehingga ditaksir berpotensi merugikan negara antara Rp 2 triliun sampai Rp 5 triliun dalam setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Validasi IMEI Berlaku tapi Ponsel BM Masih Beredar, Salah Siapa?

Aturan Validasi IMEI Berlaku tapi Ponsel BM Masih Beredar, Salah Siapa?

Tekno | Rabu, 17 Juni 2020 | 09:20 WIB

Mereka yang Selamat saat Pandemi Berkat Teknologi Digital

Mereka yang Selamat saat Pandemi Berkat Teknologi Digital

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:08 WIB

Tolak Mal Dibuka 5 Juni, YLKI Minta Pemerintah Fokus Tangani Covid-19

Tolak Mal Dibuka 5 Juni, YLKI Minta Pemerintah Fokus Tangani Covid-19

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 21:27 WIB

Pemerintah Mau Buka Mal, YLKI: Berpotensi Jadi Kluster Covid-19 Baru

Pemerintah Mau Buka Mal, YLKI: Berpotensi Jadi Kluster Covid-19 Baru

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:18 WIB

Tolak Rencana Pemerintah Buka Mal 5 Juni, YLKI: Terlalu Gegabah

Tolak Rencana Pemerintah Buka Mal 5 Juni, YLKI: Terlalu Gegabah

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 13:15 WIB

Pemerintah Main Api Buka Aktivitas Transportasi di Tengah Pandemi

Pemerintah Main Api Buka Aktivitas Transportasi di Tengah Pandemi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2020 | 08:59 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×