Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara

Dythia Novianty

Selasa, 07 Juli 2020 | 06:15 WIB
Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Ratusan ilmuwan mengatakan, ada bukti bahwa virus corona (Covid-19) dapat berlama-lama di partikel yang lebih kecil di udara dan menginfeksi orang di dalam ruangan. Artinya, masker mungkin diperlukan saat berada di dalam ruangan.

Temuan baru telah mendorong para peneliti untuk menyerukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi rekomendasi yang secara radikal, dapat mempengaruhi bagaimana orang menjalani hari-hari mereka di dalam ruangan dan di ruang terbatas.

Jika kesimpulan mereka akurat, masyarakat mungkin perlu tetap memakai masker di dalam ruangan, termasuk ketika mereka jauh secara sosial, dikutip Dailymail dari The New York Times, Selasa (7/7/2020).

Ini juga berarti bahwa sistem ventilasi di sekolah, panti jompo, tempat tinggal, dan bisnis perlu menambahkan filter baru ke unit pendingin udara mereka.

Kemungkinan lain adalah bahwa sinar ultraviolet akan digunakan untuk membunuh partikel kecil yang terinfeksi.

Seperti diketahui, WHO mengatakan bahwa penyakit virus corona menyebar terutama dari orang ke orang melalui tetesan ludah kecil dari hidung atau mulut, yang dikeluarkan ketika seseorang dengan Covid-19 batuk, bersin atau berbicara.

Dalam sebuah surat terbuka kepada agensi tersebut, yang rencananya akan dipublikasikan oleh para jurnalis dalam jurnal ilmiah minggu depan, 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti yang menunjukkan partikel yang lebih kecil dapat menginfeksi manusia.

Namun, WHO belum berkomentar.

Para ilmuwan memaparkan, apakah dibawa oleh tetesan besar yang memperbesar melalui udara setelah bersin, atau oleh tetesan dihembuskan yang jauh lebih kecil yang dapat meluncur sepanjang ruangan, virus corona melalui udara dan dapat menginfeksi orang ketika dihirup.

baca juga

Namun, WHO mengatakan, bukti virus yang mengudara tidak meyakinkan.

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

"Terutama dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menyatakan beberapa kali bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin, tetapi tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat atau bahkan jelas," ujar Dr. Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis pencegahan dan pengendalian infeksi WHO.

Ada perdebatan tentang apakah cukup partikel virus dapat bertahan hidup di udara untuk menginfeksi orang yang menghirupnya dalam beberapa jam kemudian.

Pada Maret lalu, para peneliti pemerintah AS mengklaim bahwa virus corona mampu bertahan di udara selama tiga jam dan pada permukaan plastik dan baja hingga tiga hari.

Tes menunjukkan virus dapat bertahan hidup pada tembaga selama empat jam, kardus sepanjang hari dan hingga 72 jam pada plastik dan baja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan

Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 21:46 WIB

Warganet Sangka Elang Ini Bawa Hiu, Ahli Biologi Angkat Bicara

Warganet Sangka Elang Ini Bawa Hiu, Ahli Biologi Angkat Bicara

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 16:10 WIB

WHO Akui Tahu Kasus Virus Corona Pertama dari Berita, Bukan Otoritas China

WHO Akui Tahu Kasus Virus Corona Pertama dari Berita, Bukan Otoritas China

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 13:42 WIB

Ratusan Ilmuwan Desak WHO Cabut Rekomendasi, Sebut Corona Tersebar di Udara

Ratusan Ilmuwan Desak WHO Cabut Rekomendasi, Sebut Corona Tersebar di Udara

Jawa Tengah | Senin, 06 Juli 2020 | 11:14 WIB

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan

Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 08:47 WIB

Kedua Kalinya, WHO Hentikan Uji Coba Hydroxychloroquine

Kedua Kalinya, WHO Hentikan Uji Coba Hydroxychloroquine

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 06:00 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

×