Ilmuwan: Covid-19 Ada Sejak Dulu dan Aktif Kembali karena Ini

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 07 Juli 2020 | 10:30 WIB
Ilmuwan: Covid-19 Ada Sejak Dulu dan Aktif Kembali karena Ini
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan menyebut bahwa virus Corona (Covid-19) mungkin telah ada sejak dulu dan "tertidur", hingga diaktifkan oleh kondisi lingkungan yang menguntungkan, alih-alih menyebut virus berasal dari China.

Profesor Tom Jefferson dari Centre for Evidence-Based Medicine (CEBM) Oxford University merujuk serangkaian penemuan baru-baru ini tentang keberadaan infeksi di seluruh dunia sebelum muncul di Wuhan pada Desember lalu.

Jejak Covid-19 telah ditemukan dalam sampel limbah dari Spanyol, Italia, dan Brasil, sebelum penemuannya di China. Membahas kemungkinan virus itu tidak berasal dari China, Profesor Jefferson mengatakan bahwa hal-hal aneh ini juga terjadi pada Flu Spanyol.

"Pada tahun 1918, sekitar 30 persen populasi Samoa Barat meninggal karena Flu Spanyol dan mereka tidak memiliki komunikasi dengan dunia luar. Penjelasan untuk kasus ini mungkin karena virus tidak datang atau pergi ke mana pun. Virus selalu ada di sini dan sesuatu menyulutnya, mungkin karena kepadatan manusia atau kondisi lingkungan. Dan inilah yang harus kita cari pada kasus pandemi Covid-19," ucap Profesor Jefferson, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (7/7/2020).

Profesor Jefferson mengatakan bahwa ia yakin virus dapat ditularkan melalui sistem pembuangan kotoran atau fasilitas toilet yang digunakan bersama.

Virus Covid-19 diyakini menyebar melalui tetesan yang dikeluarkan dengan berbicara, batuk, dan bersin.

Ahli virologi di Spanyol pekan lalu mengklaim mereka menemukan jejak virus dalam sampel air limbah dari Maret 2019, hampir setahun sebelum pandemi melanda Eropa.

Para ilmuwan mengatakan, virus tidak terdeteksi pada saat itu karena sedang musim flu dan tidak ada yang mencarinya. Tetapi para ahli lain mempertanyakan bagaimana mungkin virus itu ada pada tingkat yang terdeteksi tetapi tidak menyebabkan wabah.

Kepala kesehatan Italia juga menemukan air limbah terkontaminasi dengan virus di Milan dan Turin pada Desember. Para ilmuwan Brasil pun mengklaim menemukan jejak virus ketika menganalisis sampel air limbah yang diambil dari Florianopolis pada November.

baca juga

Hal ini membuat para ilmuwan bingung bagaimana virus itu menular ke manusia, yang selama ini dikaitkan dengan kelelawar, trenggiling, dan ular.

Para ahli berulang kali mengklaim bahwa virus Corona mungkin telah mengintai hewan selama beberapa dekade sebelum beradaptasi untuk dapat menyerang manusia.

Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

"Ini sama sekali bukan virus baru. Ini telah beredar pada hewan di China dan mungkin bagian lain di Asia, mungkin selama bertahun-tahun," kata Sir Jeremy Farrar, direktur badan amal kesehatan global Wellcome yang berbasis di Inggris.

Ia menambahkan bahwa itu mungkin belum berpengaruh pada manusia sampai sekarang atau menyebabkan infeksi ringan sehingga tidak ada yang peduli tentang itu. Tetapi, Sir Jeremy mengatakan sesuatu berubah, mengklaim bahwa virus mungkin telah beradaptasi dengan hewan atau bermutasi menjadi menular ke manusia.

Juni merupakan bulan paling mengancurkan bagi pandemi global dengan 10 juta kasus tercatat dan angka kematian melonjak hingga 500.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara

Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara

Tekno | Selasa, 07 Juli 2020 | 06:15 WIB

Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan

Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 21:46 WIB

Singapura dan Filipina Masih Alami Penambahan Kasus Virus Corona

Singapura dan Filipina Masih Alami Penambahan Kasus Virus Corona

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 20:21 WIB

Vaksin RNA untuk Covid-19 pada Tahap Uji Coba, Tapi Keamanan Dipertanyakan

Vaksin RNA untuk Covid-19 pada Tahap Uji Coba, Tapi Keamanan Dipertanyakan

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 18:44 WIB

Survei: 40 Persen Penduduk AS Percaya Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir

Survei: 40 Persen Penduduk AS Percaya Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 16:37 WIB

Studi: Mutasi Virus Corona Lebih Menular, Tapi Tidak Bikin Sakit Parah

Studi: Mutasi Virus Corona Lebih Menular, Tapi Tidak Bikin Sakit Parah

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:48 WIB

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

×