Lindungi Bulan dan Mars dari Kontaminasi Bumi, NASA Rilis Aturan Ini

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 10 Juli 2020 | 09:05 WIB
Lindungi Bulan dan Mars dari Kontaminasi Bumi, NASA Rilis Aturan Ini
Ilustrasi Bumi dan planet-planet di sekitarnya, termasuk Planet Mars (Shutterstock).

Suara.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat merilis dua Arahan Sementara NASA (NID) pada 9 Juli yang merinci aturan baru. Yaitu untuk misi manusia dan robot yang bepergian ke dan dari Bulan serta Mars.

Aturan-aturan ini diberlakukan untuk melindungi benda-benda planet dari kemungkinan kontaminasi biologis yang bisa berasal dari Bumi dan mengganggu penelitian ilmiah. Selain itu, dalam kasus Mars, aturan ini juga untuk mencegah kemungkinan bahan biologis yang mungkin dibawa pulang ke Bumi.

Pesawat luar angkasa X-37B. [MSN]
Pesawat luar angkasa X-37B.  Sebagai ilustrasi [MSN]

Salah satu NID yang baru diumumkan adalah membahas potensi masalah kontaminasi biologis maju, yaitu kontaminasi yang dibawa dari Bumi ke objek planet lain, pada misi Bulan di masa depan. NID kedua berkaitan dengan Mars dan mencakup kontaminasi maju dan mundur, yaitu jenis yang dibawa ke Bumi dari benda kosmik lain.

Menurut pejabat NASA, NID ini dibuat dengan mempertimbangkan kepentingan tiga komunitas luar angkasa.

"Kami mencoba untuk menyeimbangkan kepentingan komunitas sains, kepentingan komunitas eksplorasi manusia, dan kepentingan komunitas komersial," ucap Jim Bridenstine, Administrator NASA, seperti dikutip dari Space.com pada Jumat (10/7/2020).

Jim Bridenstine menambahkan bahwa Office of Planetary Protection NASA yang bertempat di Office of Safety and Mission Assurance akan memastikan bahwa aturan ini dipatuhi.

"Ini sangat penting karena misi masa depan harus meninggalkan lingkungan yang murni sehingga apa yang ditemukan oleh peneliti generasi masa depan bukanlah sesuatu yang ditinggalkan oleh kita saat ini. Kita harus memastikan bahwa kita telah menginventarisir setiap jenis zat biologis dan bahkan zat nonbiologis, organis misalnya, yang dapat meninggalkan sesuatu di Bulan yang dapat menjadi masalah bagi penelitian di masa depan," tambah Jim Bridenstine.

Menurut Thomas Zurbuchen, Associate Administrator Direktorat Misi Sains NASA, situs-situs di Bulan ataupun Mars memiliki nilai ilmiah yang sangat besar dalam membentuk pemahaman manusia tentang sejarah Bumi, Bulan, dan tata surya.

NID yang berfokus pada Bulan mencakup dua kategori berbeda untuk berbagai area Bulan. Menurut Jim Bridenstine, mayoritas besar Bulan akan jatuh di bawah Kategori 1 yang akan membutuhkan langkah-langkah perlindungan planet yang paling sedikit.

baca juga

Misi ke situs Bulan masuk dalam Kategori 2, ini digambarkan oleh Jim Bridenstine sebagai ujung dari Utara dan Kutub Selatan Bulan harus mendapatkan langkah-langkah perlindungan planet yang lebih ketat.

Selain itu, situs-situs di Bulan di mana misi Apollo NASA mendarat dan peralatan masih ada juga berada di bawah NID.

Di sisi lain, NID Mars sedikit lebih rumit. Tidak hanya kontaminasi maju dan mundur yang dipertimbangkan, namun masih banyak yang harus dipelajari tentang Planet Merah. Sementara NID yang berorientasi Mars mengeksplorasi cara terbaik untuk menerapkan perlindungan planet.

Bagaimanapun, NID adalah arahan sementara dan bukan arahan kebijakan yang telah ditetapkan baku, sehingga masih ada ruang untuk modifikasi.

Sebelumnya, pada Mei lalu seorang profesor bernama Scott Hubbard dari Universitas Stanford memperingatkan bahwa sampel batuan baru dari Mars dapat membawa virus alien ke Bumi. Ia mengatakan bahwa "perlindungan planet" untuk Bumi harus menjadi hal yang paling penting ketika seseorang atau sesuatu kembali dari Mars.

Scott Hubbard ikut menuliskan pemikirannya yang diterbitkan oleh National Academies of Sciences, Engineering and Medicine yang mengulas rekomendasi tentang "perlindungan planet". Itu ditujukan untuk melindungi Bumi dan dunia lain dari kontaminasi silang biologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah

Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Review Kingdom of the Planet of the Apes: Kebangkitan Era Baru Kaum Primata

Review Kingdom of the Planet of the Apes: Kebangkitan Era Baru Kaum Primata

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh

Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:18 WIB

PDI Perjuangan Sesalkan Respons Aparat soal Bendera Bulan Bintang di Aceh

PDI Perjuangan Sesalkan Respons Aparat soal Bendera Bulan Bintang di Aceh

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×