Pertama Kali Terjadi: Gajah Kembar Lahir di Sri Lanka

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 12:26 WIB
Pertama Kali Terjadi: Gajah Kembar Lahir di Sri Lanka
Taman Nasional Minneriya, Sri Lanka, lokasi terbesar keberadaan gajah Asia di dunia [Shutterstock].

Suara.com - Sepasang gajah kembar telah lahir di taman nasional Minneriya di Sri Langka. Ini adalah pertama kalinya negara itu mencatat kelahiran gajah kembar sebagai kejadian yang sangat langka. Diperkirakan dua anakan gajah itu baru berusia sekitar tiga atau empat minggu.

Sepasang gajah ini terlihat sedang menyusu pada induknya di Taman Nasional Minneriya pekan ini. Karena kasus kelahiran gajah kembar sangat tidak biasa, diperkirakan kurang dari satu persen, para penjaga taman nasional awalnya tidak yakin apakah ini merupakan kasus bayi gajah kembar atau bayi lain yang diberi makan oleh induk berbeda.

Namun setelah diamati, para penjaga mengkonfirmasi keduanya adalah sepasang gajah kembar.

Tempat yang dinamakan "Ujung Dunia" di Sri Lanka. (Shutterstock)
Tempat yang dinamakan "Ujung Dunia" di Sri Lanka. Sebagai ilustrasi alam bebas negara itu  (Shutterstock)

"Untuk pertama kalinya Sri Lanka mencatat kelahiran bayi gajah kembar," ucap Tharaka Prasad, direktur Kesehatan Satwa Liar di Departemen Konservasi Margasatwa, seperti dikutip dari IFL Science pada Jumat (10/7/2020).

Bayi-bayi gajah itu juga diabadikan dalam foto oleh ahli konservasi Sumith Pilapitiy.

Para penjaga pun sedang melakukan tes DNA pada kotoran gajah untuk mengkonfirmasi karena tidak sepenuhnya jelas mengapa kasus kelahiran kembar pada gajah sangat langka. Kemudian, gajah kembar juga memiliki tantangan yang lebih besar untuk bertahan hidup daripada seekor anak gajah tunggal.

Terlahir dengan berat sekitar 100 kg, keduanya minum hingga 11,4L susu per hari. Pada usia sekitar 4 bulan, gajah kembar biasanya akan mulai memakan beberapa tanaman. Namun karena belum dapat mengendalikan belalainya, gajah kembar tidak akan benar-benar mulai mencari makan sendiri sampai usia 6-8 bulan, dan akan terus minum susu induk selama sekitar 2 tahun.

Dibutuhkannya energi yang luar biasa bagi induk gajah membesarkan bayi gajah kembar, sehingga kasus bayi gajah kembar seringkali tidak berhasil sampai dewasa.

Sebelumnya, sepasang gajah kembali yang lahir di Taman Nasional Amboseli, Kenya, pada 2018 juga menarik perhatian dunia, tetapi sayangnya beberapa bulan kemudian salah satu bayi gajah mati.

Gajah-gajah Sri Lanka (Elephas maximus maximus) adalah salah satu dari tiga subspesies gajah Asia dan asli dari Sri Lanka. Jumlah subspesies ini diperkirakan antara 2.500 dan 4.000 hingga 7.000 ekor, menurun dari 12.000 ekor pada awal abad terakhir karena hilangnya habitat dan konflik antara manusia-gajah.

Gajah Sri Lanka terdaftar sebagai satwa yang terancam dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) dan mendapatkan perlindungan serius di bawah hukum Sri Lanka.

Hukuman untuk membunuh gajah termasuk hukuman mati. Namun, diperkirakan masih ada sekitar 200 satwa yang dibunuh setiap tahun, kemungkinan besar oleh para peternak ketika hewan itu tersesat di tanah pertanian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:54 WIB

Gacor! Eks Penyerang Chelsea Langsung Cetak 2 Gol di Laga Debut bersama Timnas Thailand

Gacor! Eks Penyerang Chelsea Langsung Cetak 2 Gol di Laga Debut bersama Timnas Thailand

Bola | Rabu, 19 November 2025 | 08:43 WIB

5 Buronan Kakap Sri Lanka Terciduk usai Ngumpet di Kebon Jeruk Jakbar, Kasus-kasusnya Ngeri!

5 Buronan Kakap Sri Lanka Terciduk usai Ngumpet di Kebon Jeruk Jakbar, Kasus-kasusnya Ngeri!

News | Rabu, 10 September 2025 | 16:09 WIB

Gembong Kriminal Nomor Wahid Sri Lanka Sembunyi di Apartemen Jakarta, Tertangkap di Kebon Jeruk!

Gembong Kriminal Nomor Wahid Sri Lanka Sembunyi di Apartemen Jakarta, Tertangkap di Kebon Jeruk!

News | Rabu, 10 September 2025 | 13:28 WIB

Penggerebekan di Apartemen Kebon Jeruk, Buronan Narkoba dan Pelaku Kasus Pembunuhan Diciduk

Penggerebekan di Apartemen Kebon Jeruk, Buronan Narkoba dan Pelaku Kasus Pembunuhan Diciduk

News | Rabu, 10 September 2025 | 13:20 WIB

Negara Mau Bangkrut Ini Pilih Bangun Tempat Judi Buat Dongkrak Ekonomi

Negara Mau Bangkrut Ini Pilih Bangun Tempat Judi Buat Dongkrak Ekonomi

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:08 WIB

Menyusuri Sri Lanka, Saat Konservasi Satwa dan Ekowisata Tropis Berjalan Beriringan

Menyusuri Sri Lanka, Saat Konservasi Satwa dan Ekowisata Tropis Berjalan Beriringan

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2025 | 10:50 WIB

BNPB: Indonesia Negara Nomor 2 Berisiko Bencana Tertinggi di Dunia, Sumbar Waspada Megathrust!

BNPB: Indonesia Negara Nomor 2 Berisiko Bencana Tertinggi di Dunia, Sumbar Waspada Megathrust!

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 18:48 WIB

Skuad Indonesia di Sri Lanka Internasional Challenge 2025

Skuad Indonesia di Sri Lanka Internasional Challenge 2025

Your Say | Senin, 24 Februari 2025 | 10:22 WIB

Terkini

26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale

26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 19:30 WIB

28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis

28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 19:15 WIB

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 18:05 WIB

Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta

Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 17:27 WIB

iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!

iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:38 WIB

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 16:10 WIB

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:40 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:19 WIB

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:12 WIB