Array

Dieng dan Misteri Kompleks Candi Kuno: Pusat Ritual dan Pendidikan Agama?

BBC Suara.Com
Senin, 03 Agustus 2020 | 23:16 WIB
Dieng dan  Misteri Kompleks Candi Kuno:  Pusat Ritual dan Pendidikan Agama?
[BBC].

Selain tangga berundak, patung atau arca Ganesha - salah-satu dewa paling populer dalam Hinduisme - ditemukan di lahan pertanian seorang warga di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, akhir tahun lalu.

Penemuan arca setinggi 1,4 meter dan lebar 1,2 meter itu merupakan salah-satu dari empat temuan peninggalan arkeologi di kawasan Dieng dalam delapan bulan belakangan.

Arca tanpa kepala itu, yang terbuat dari batu andesit, ditemukan seorang petani saat menggali di lahan tanah miliknya.

Temuan lainnya adalah fondasi bangunan yang diyakini sebagai candi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, pertengahan Januari 2020 lalu.

Struktur candi itu ditemukan di kedalaman dua meter oleh seorang warga setempat saat menggali tanah untuk membuat septic tank. Lokasinya tidak jauh dari Musium Kaliasa - tempat menyimpan koleksi benda-benda cagar budaya, artefak, dan film mengenai Dieng.

"Secara analogi sudah terlihat bentuk candi," kata Koordinator Unit Dieng Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah, Eri Budiarto, kepada media, pertengahan Februari silam.

Dipastikan bangunan candi itu sudah tidak utuh, namun tim balai cagar budaya menemukan material candi di sekitarnya.

Pada September 2019, Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa tengah telah mengamankan batu-batuan kuno di areal Terminal Dieng Wetan, Wonosobo, yang diduga dulunya bagian dari struktur candi.

Apa arti temuan benda-benda arkeologi di kawasan Dieng?

Baca Juga: Fenomena Embun Beku di Dieng Akibat Angin Dingin dari Australia

Dari temuan-temuan itu, Eri Budiarto mengharapkan akan menambah data untuk mengungkap "budaya masa lalu di kawasan Dieng".

"Karena memang banyak misteri yang belum terungkap," kata Eri. Selama ini ada anggapan bahwa keberadaan candi-candi dan struktur lainnya di Dieng hanya sebatas untuk kegiatan keagamaan.

Namun Eri menduga ada kegiatan lain yang bisa dilacak lebih lanjut di kawasan Dieng.

"Jadi aktivitasnya tidak hanya ritual atau pemujaan keagamaan, mungkin juga di situ ada aktivitas kehidupan lain. Itu jejak yang masih belum ketemu," jelasnya.

Mengapa di masa lalu dataran tinggi Dieng disebut lokasi ritual keagamaan?

Kemungkinan bahwa keberadaan candi-candi di dataran tinggi Dieng merupakan lokasi ritual keagamaan, memang sudah disepakati para ahli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI