Karena Covid-19, Awak Media Dilarang Hadiri Pencalonan Kembali Donald Trump

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 03 Agustus 2020 | 17:35 WIB
Karena Covid-19, Awak Media Dilarang Hadiri Pencalonan Kembali Donald Trump
Donald Trump (Alex Brandon/AP Photo)

Suara.com - Awak media tidak diizinkan untuk menyaksikan pencalonan kembali Donald Trump sebagai calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik pada konvensi nasionalnya akhir bulan ini.

Menyadur The Guardian, alasan mengenai keputusan tersebut karena masalah kesehatan yang berkaitan dengan pandemi virus corona.

Juru bicara konvensi mengatakan kepada Associated Press bahwa awak media akan ditolak untuk memastikan kepatuhan terhadap pedoman negara bagian dan lokal mengenai jumlah orang yang dapat menghadiri acara.

Sebuah surat kabar Arkansas, The Demokrat Gazette, pertama kali melaporkan berita tersebut. Komite nasional Republik selaku panitia menyelenggarakan konvensi belum memberikan komentar mengenai berita tersebut.

"Mengingat pembatasan kesehatan dan pembatasan yang berlaku di negara bagian Carolina Utara, kami berencana untuk menutup kegiatan Charlotte [untuk] mempersingkat dari Jumat, 21 Agustus – Senin, 24 Agustus," kata juru bicara konvensi kepada AP.

"Kami senang memberi tahu Anda jika ini berubah, tetapi kami bekerja pada parameter yang ditetapkan oleh pedoman negara bagian dan lokal mengenai jumlah orang yang dapat menghadiri acara." sambungnya.

Belum jelas bagaimana konvensi ini dapat diselenggarakan sesuai dengan pedoman negara. North Carolina saat ini telah menetapkan batas resmi 10 orang untuk pertemuan dalam ruangan dan 25 orang di luar ruangan.

Partai Republik juga sudah mengumumkan bahwa 336 pejabat akan menghadiri konvensi tersebut.

North Carolina mencatat hampir 2.000 kematian akibat virus corona sejak awal pandemi. Masyarakat juga diwajibkan menggunakan masker di depan umum.

Konvensi tersebut semula akan dihadiri oleh 15.000 jurnalis di Charlotte, tetapi penyebaran virus corona musim semi ini membuat rencana itu gagal.

Beberapa delegasi GOP juga sudah mulai berdatangan ke Charlotte, karena setiap orang yang datang diwajibkan melakukan karantina selama 14 hari.

Bulan lalu, Partai Republik tiba-tiba mengumumkan relokasi kegiatan konvensi utama ke Florida, yang memiliki gubernur sangat pro-Trump.

Tetapi Trump harus membatalkan pertemuan publik tersebut karena jumkah kasus virus yang menyebar di seluruh negeri semakin banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Covid di RI, Media Asing: Influencer Dorong Pengobatan ala Dukun

Penanganan Covid di RI, Media Asing: Influencer Dorong Pengobatan ala Dukun

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 14:07 WIB

Presiden AS Donald Trump Segera Menindak TikTok, Diblokir?

Presiden AS Donald Trump Segera Menindak TikTok, Diblokir?

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:32 WIB

Donald Trump Dukung Microsoft Beli TikTok

Donald Trump Dukung Microsoft Beli TikTok

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB