Fitur Baru Twitter Sekarang Bisa Atur Percakapan

Dythia Novianty

Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:05 WIB
Fitur Baru Twitter Sekarang Bisa Atur Percakapan
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]

Suara.com - Twitter hari ini meluncurkan pengaturan percakapan untuk semua pengguna. Pengaturan ini, memungkinkan pengguna menghindari balasan yang tidak diinginkan, yang mungkin saja mengganggu esensi sebuah percakapan.

Pengaturan percakapan ini sudah dapat dinikmati pengguna dengan perangkat iOS dan Android, serta twitter.com. Dengan menggunakan pengaturan percakapan ini, sebelum memulai Tweet baru, pengguna bisa memilih siapa yang dapat membalas Tweet mereka dengan tiga opsi berikut:

  1. Semua orang (standar Twitter, dan pengaturan default).
  2. Hanya orang yang diikuti oleh pengguna.
  3. Hanya orang yang disebutkan pengguna dalam Tweet.

Tweet dengan dua pengaturan terakhir akan diberi label, dan ikon untuk membalas Tweet akan berwarna abu-abu bagi orang yang tidak dapat membalas.

Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]

Orang yang tidak dapat membalas masih dapat melihat, Retweet, Retweet dengan Komentar, berbagi, dan menyukai Tweet tersebut.

Sejak Twitter melakukan uji coba pengaturan percakapan ini pada Mei lalu, banyak orang menggunakannya untuk melakukan wawancara dan diskusi, membagikan pendapat mereka, serta berbagi tentang banyak hal.

Pengaturan ini membantu sebagian orang merasa lebih aman dan dapat menjadikan percakapan lebih bermakna. Selama uji coba pengaturan ini, ada beberapa kelebihan yang bisa dinikmati pengguna:

1. Pengaturan ini membuat pengguna merasa lebih aman

Pengguna merasa lebih nyaman menge-Tweet serta lebih terlindungi dari spam dan kekerasan. Twitter juga tidak melihat adanya peningkatan pada jumlah pengiriman Direct Message yang tidak diinginkan penerima pesan.

Orang yang mengalami tindak kekerasan di Twitter merasa pengaturan ini membantu mereka. Hal ini terlihat dari pengguna yang melaporkan adanya tindak kekerasan terhadap mereka akan 3x lipat cenderung menggunakan pengaturan ini.

baca juga

Pengaturan ini menjadi metode baru untuk meredam balasan yang mengganggu. Sebanyak 60 persen pengguna menggunakan pengaturan ini saat masa uji coba, tidak menggunakan fitur Bisukan atau Blok.

2. Perubahan ini dapat mengarah pada percakapan lebih bermakna

Sebagian orang menggunakan pengaturan ini untuk melakukan percakapan tentang topik-topik sensitif seperti politik dan masalah sosial. Mereka yang memiliki banyak pengikut, menggunakan pengaturan ini untuk berbagi lebih banyak tentang perasaan mereka, opini, dan berita pribadi.

Fitur baru Twitter. [Twitter Indonesia]
Fitur baru Twitter. [Twitter Indonesia]


3. Pengguna masih bisa melihat berbagai sudut pandang dalam sebuah percakapan

Penelitian menunjukkan bahwa pengguna memahami adanya pembatasan terhadap siapa yang dapat membalas Tweet dengan pengaturan percakapan ini. Kunjungan pada linimasa Retweet dengan Komentar meningkat 4x lipat pada Tweet yang menggunakan pengaturan ini.

Pendapat yang berbeda, masih dapat dibagikan melalui Retweet dengan Komentar, yang terkadang justru menjangkau lebih banyak audiens daripada Tweet originalnya.

"Twitter akan terus berupaya memudahkan pengguna menemukan dan terlibat dalam seluruh percakapan melalui Retweet dengan Komentar. Selain itu, Twitter juga melakukan uji coba penggunaan label baru untuk memudahkan pengguna mengetahui saat pengaturan percakapan ini digunakan," tulis juru bicara Twitter dalam keterangannya.

Dalam beberapa bulan ke depan, Twitter juga berencana menambahkan opsi agar pengguna dapat mengundang lebih banyak orang untuk dapat bergabung setelah percakapan dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Anting Super Mahal Seo Ye Ji di Episode Terakhir Its Okay to Not be Okay

5 Anting Super Mahal Seo Ye Ji di Episode Terakhir Its Okay to Not be Okay

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2020 | 11:50 WIB

Niat Menipu saat Belanja Online, Aksi Bocah Ini Malah Bikin Ngakak

Niat Menipu saat Belanja Online, Aksi Bocah Ini Malah Bikin Ngakak

Tekno | Senin, 10 Agustus 2020 | 12:00 WIB

Twitter Bakal Fitur Baru Bernama Quotes

Twitter Bakal Fitur Baru Bernama Quotes

Tekno | Senin, 10 Agustus 2020 | 05:59 WIB

Selain Microsoft, Twitter Bahas Akuisisi TikTok?

Selain Microsoft, Twitter Bahas Akuisisi TikTok?

Tekno | Minggu, 09 Agustus 2020 | 12:51 WIB

Akui Jual Konten di Situs Dewasa, The Connel Twins Raup Rp 146 Juta Sepekan

Akui Jual Konten di Situs Dewasa, The Connel Twins Raup Rp 146 Juta Sepekan

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:26 WIB

Tidak Masuk Akal, Persyaratan Lowongan Kerja Ini Bikin Mikir

Tidak Masuk Akal, Persyaratan Lowongan Kerja Ini Bikin Mikir

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:03 WIB

Terkini

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

×