Vaksin Covid-19 Sinopharm Siap Dijual Desember, Harganya Terjangkau

Dythia Novianty

Rabu, 19 Agustus 2020 | 06:30 WIB
Vaksin Covid-19 Sinopharm Siap Dijual Desember, Harganya Terjangkau
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Salah satu kandidat vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi China, Sinopharm, kemungkinan akan tersedia di pasar pada akhir Desember mendatang.

Disinyalir, vaksin Covid-19 tersebut akan dijual dengan harga terjangkau, yakni kurang dari 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,15 juta untuk dua suntikan.

Menurut ketua Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm), Liu Jingzhen dilansir Global Times mengutip Guangming Daily, Rabu (19/8/2020), prosedur tinjauan pemasaran akan dimulai setelah uji klinis fase III di luar negeri selesai.

Liu menjanjikan, harga vaksin tidak akan tinggi setelah mereka masuk ke pasar, dengan dua suntikan berharga kurang dari 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,15 juta.

Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China.(ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Menurut Liu, tidak semua 1,4 miliar orang China perlu divaksinasi.

Dia menyarankan agar siswa dan mereka yang bekerja di kota, harus mengambil suntikan.

Namun, mereka yang tinggal di daerah pedesaan dengan populasi yang relatif lebih kecil, tidak perlu melakukannya.

Setelah vaksin tersedia untuk umum, beberapa kelompok besar seperti pekerja medis dan pelajar, mungkin bisa mendapatkannya secara gratis.

Sementara yang lain harus mendapatkan vaksinasi dengan biaya sendiri, kata para analis.

baca juga

Sinopharm mulai menawarkan suntikan sukarela gratis kepada pekerja medis garis depan di beberapa rumah sakit milik negara, pada akhir Juli lalu.

Berita tersebut memicu diskusi hangat di platform media sosial China. Sebuah survei di Weibo terhadap hampir 5.000 responden, 2.527 mengatakan mereka tidak mampu membeli vaksin, sementara 2.127 lainnya mengatakan bahwa biayanya cukup rendah sehingga mereka akan menerima suntikan.

Menariknya, menurut otoritas kesehatan China, masyarakat bisa mendapatkan vaksin gratis jika vaksin tersebut termasuk dalam program imunisasi nasional, yang mencakup 14 suntikan untuk 15 penyakit seperti polio dan hepatitis B.

Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Dua kandidat vaksin yang tidak aktif yang dikembangkan oleh institut di bawah Sinopharm secara terpisah di Beijing dan Wuhan, dikirim ke uji klinis fase III di Uni Emirat Arab pada Juni lalu.

Liu sendiri juga telah disuntik dengan dua tembakan dari salah satu kandidat yang tidak aktif. Sejauh ini, dia mengatakan dia merasa "tidak ada efek samping."

"Sebuah pabrik di Beijing yang mampu memproduksi 120 juta dosis per tahun, telah lulus pemeriksaan keamanan biologis dari otoritas terkait dan siap untuk diproduksi. Pabrik Sinopharm lain di Wuhan, mampu menghasilkan 100 juta dosis per tahun," kata Liu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggi Peminat, 1.866 Orang Daftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Sinovac

Tinggi Peminat, 1.866 Orang Daftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Sinovac

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2020 | 19:50 WIB

Hebat! Sudah 1.866 Orang Daftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Hebat! Sudah 1.866 Orang Daftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 15:25 WIB

Meski Diragukan, Rusia Tetap Lakukan Proses Produksi Vaksin Covid-19

Meski Diragukan, Rusia Tetap Lakukan Proses Produksi Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 13:57 WIB

Siap Produksi, Vaksin Covid-19 Rusia Diluncurkan Akhir Agustus

Siap Produksi, Vaksin Covid-19 Rusia Diluncurkan Akhir Agustus

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2020 | 06:30 WIB

PM Narendra Modi: India akan Produksi Massal Vaksin Covid-19

PM Narendra Modi: India akan Produksi Massal Vaksin Covid-19

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 10:38 WIB

Vietnam akan Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia sebanyak 150 Juta Dosis

Vietnam akan Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia sebanyak 150 Juta Dosis

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:37 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×