Tak Disangka, Dua Hal Ini Disebut Berisiko Tularkan Virus Corona

Dythia Novianty

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 09:15 WIB
Tak Disangka, Dua Hal Ini Disebut Berisiko Tularkan Virus Corona
Ilustrasi seorang perempuan tengah menikmati musik sambil bernyanyi. [Bruce Mars/Unsplash]

Suara.com - Ilmuwan terus-terusan melakukan penelitian terhadap cara penularan virus corona (Covid-19), sebagai langkah antisipasi. Tak disangka, ada beberapa perilaku kita yang ternyata memiliki risiko penularan.

Ternyatam bernyanyi tidak lebih berisiko daripada berbicara jika dihubungkan dengan risiko penyebaran virus corona. Para ilmuwan menilai, volume justru merupakan faktor risiko terpenting.

Pekan lalu pemerintah Inggris merevisi pedoman miliknya untuk memungkinkan para profesional maupun nonprofesional melanjutkan latihan dan pertunjukkan, selama menjaga jarak sosial yang sesuai dengan aturan Covid-19 dan menghapus kebutuhan untuk mitigasi ekstra saat bernyanyi.

Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)
Ilustrasi ngobrol. (Pixabay)

Keputusan itu diinformasikan oleh sebuah riset para ilmuwan yang berbasis di Universitas Bristol. Mereka meneliti jumlah aerosol dan percikan yang dihasilkan oleh 25 penyanyi profesional, yang melakukan latihan bernyanyi, berbicara, bernapas serta batuk

Para peneliti menemukan bahwa massa aerosol yang dihasilkan meningkat tajam, seiring peningkatan volume saat bernyanyi atau berbicara, sebanyak 20-30 kali.

Namun ,secara substansial bernyanyi tidak memberikan aerosol yang lebih banyak, ketimbang berbicara pada volume yang sama dan tidak terjadi perbedaan signifikan dalam produksi aerosol di antara genre berbeda, seperti paduan suara, teater musikal, opera, jazz, musik rock atau pop.

"Riset membuktikan penularan virus dalam partikel aerosol kecil yang dihasilkan ketika seseorang bernyanyi atau berbicara sama untuk kedua aktifitas yang menghasilkan jumlah partikel yang sama," kata direktur Centre for Doctoral Training in Aerosol Science ESPRC, Jonathan Reid dilansir laman Antara, Sabtu (22/8/2020).

"Penelitian kami memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk rekomendasi COVID-19 bagi tempat seni agar beroperasi secara aman baik bagi pemain maupun penonton, dengan memastikan bahwa ruangan memiliki ventilasi yang tepat untuk mengurangi risiko penularan udara."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui kemungkinan penularan virus corona melalui udara, setelah sejumlah wabah terkait dengan ruangan di tempat tertutup. Namun,studi tersebut merupakan pracetak, yang artinya belum ditinjau oleh sesama rekan ilmuwan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:36 WIB

Ilmuwan Temukan 30 Spesies Baru di Perairan Dalam

Ilmuwan Temukan 30 Spesies Baru di Perairan Dalam

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2020 | 09:00 WIB

Serpihan Mikroplastik di Samudera Atlantik Bobotnya Mencapai 21 Ton

Serpihan Mikroplastik di Samudera Atlantik Bobotnya Mencapai 21 Ton

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2020 | 22:22 WIB

KPAI Minta Siswa dan Guru Wajib Swab Test Corona Sebelum Pembukaan Sekolah

KPAI Minta Siswa dan Guru Wajib Swab Test Corona Sebelum Pembukaan Sekolah

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 18:55 WIB

Ilmuwan: Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Sangat Tinggi, Ini Buktinya

Ilmuwan: Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Sangat Tinggi, Ini Buktinya

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:37 WIB

Bisa Hancurkan Patogen, Ilmuwan Rancang Bahan Baru Masker Wajah

Bisa Hancurkan Patogen, Ilmuwan Rancang Bahan Baru Masker Wajah

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

×